YoonGi POV
Waktu menunjukan pukul 06.30 masih banyak waktu untuk santai-santai sebelum menuju kantor. Saat akan mandi, langkah ku terhenti karna mencium aroma masakan yang sangat menggugah selera.
Aku mengurungkan niat ku untuk pergi mandi. Aku lebih tertarik dengan asal aroma masakan ini. Aku berjalan menuju dapur. Aku melihat Mina sedang memasak di dapur. Tak ingin melihat lama-lama dari jauh, akhirnya aku pergi menghampirinya
"Tak usah repot-repot memasak, padahal kita bisa memesan makanan, aku tak mau melihat mu kelelahan dan pingsan seperti waktu lalu" ucap ku panjang lebar
"Kkamjag! Ah annyeong sajangnim. Kau mengejutkan ku" ucap mina terkejut
"Ah mian, kenapa kau memasak? Padahal kita bisa beli saja" tanya ku kembali
"Jika bisa masak, kenapa harus beli? Lebih hemat bukan?" Jawabnya.
Ada apa dengan wanita ini? Semakin lama aku mengenalnya semakin aku paham bagaimana sifat aslinya, dibalik sifatnya yang ketus dan kasar itu ternyata dia memiliki sifat mandiri juga,, tunggu apa yg aku pikirkan? Hhhh ada ada saja, mengapa juga aku harus memikirkan wanita ini.
"Baiklah terserah apa mau mu, yang pasti aku tak akan membayarmu untuk ini" ucapku kemudian pergi ke kamar mandi.
Aku tak mengetahui apa reaksinya setelah aku mengucapkan hal itu, aku tidak peduli.
Mina POV
Ada apa dengannya, sikapnya berubah 360 derajat dari tadi malam, dasar orang aneh.
Beberapa lama setelah aku selesai menyiapkan makanan dan menatanya aku melihat adik bos ku ini menghampiriku, tetapi matanya menatapku dengan tatapan seperti aku orang paling menjijikan di dunia ini, ada apa dengannya? Apakah aku pernah berbuat salah kepadanya?
"Maaf ada apa dengan tatapanmu itu? Mengapa kau menatapku seperti itu?" Tanyaku
Dia tidak menjawabku melainkan dia hanya meminum susu yang ada di meja itu kemudian melenggang pergi begitu saja.
"Heyy!!! Apakah kau tidak akan makan? Mengapa kau hanya meminum susu saja?" Teriakku padanya.
Lagi lagi dia tidak menghiraukan ku, dengan langkah kakinya yang santai dia pergi begitu saja keluar rumah tanpa berpamitan.
.........
Tak lama kemudian aku melihat Yoongi turun, dia mengenakan setelan sangat santai tak seperti biasanya, ia hanya mengenakan kaos santai dan celana pendek, dengan rambut yang masih sedikit basah dan lumayan berantakan.
Tanpa banyak bicara dia mengambil piring dan makanan yang sudah aku buat kemudian memakannya dengan lahap, cara dia makan seperti anak kecil, hahahaha itu lucu sekali.
"Apa yang sedang kau lihat?" Tanyanya.
Aku baru sadar bahwa sedari tadi aku memperhatikannya makan, aku malu sekali aku bergegas mengalihkan pandanganku ke tempat lain.
"M-mm tidak ada sajangnim" jawabku berusaha untuk tidak gugup
"Sajangnim, sebentar lagi aku akan pulang, temanku tidak bisa pulang untuk beberapa hari kedepan, jadi aku akan menjaga rumah karna aku sangat khawatir akan ada orang jahat seperti kemarin dalam rumah, maaf sudah banyak merepotkanmu, dan terimakasih banyak atas kebaikanmu padaku, aku akan mengembalikan pakaian ini besok saat di kantor, kalu begitu aku permisi" ucapku kemudian membungkuk.
"Mina-ssi, makananmu enak" ucapnya
"H-hha? Oh terimakasih" jawabku sembari tersenyum.
Sungguh aku heran dengannya, mengapa dia berbicara seperti itu? Bukannya aku baru saja berpamitan padanya? Dia seperti sedang mencari topik agar aku lebih lama berada disini. Aku menyadari ini.
"Kau bisa terus memasak dirumahku selama beberapa hari kedepan"
"Maksudmu apa sajangnim?"
"Ah aniya, chankaman biar aku antar" ucap yoongi sambil berlalu
YoonGi POV
Kalian tau? Aku sudah tak menyembunyikan rasa suka ku pada mina kan? Sekarang aku tak ingin jauh-jauh dari mina, dan aku sedikit khawatir jika Mina tinggal sendiri di rumah, takut-takut kejadian waktu itu terulang lagi. Aku bisa saja meminta Mina tinggal lebih lama disini, tapi sepertinya Mina agak keberatan. Jadi aku putuskan untuk menemani Mina tinggal di rumahnya.
Aku tau Mina pasti menolak aku untuk tinggal menemani-nya hingga temannya kembali. Tapi bukan YoonGi namanya jika tidak bisa melakukan apa yang ku mau
Aku kembali menghampiri Mina dengan membawa koper kecil yang isinya baju-baju ku. Niat anying. Aku melihat Mina menatap heran ke arah ku
"Apa yang kau bawa?" Tanya nya keheranan.
"Kajja!" Ucapku sambil menarik tangan Mina pergi meninggalkan rumah
"Yak! Jawab pertanyaan ku!" Ucapnya emosi sambil menarik tangannya yang aku genggam.
"Aku membawa koper, kau tak lihat?" Jawab ku
"Aniya, bukan itu maksud-ku. Untuk apa kau membawa koper?" Tanyanya kembali.
"Aku akan ikut tinggal bersama mu selama teman mu tidak ada di rumah. Kau tahu? Aku selalu menghawatirkan mu jika kau sedang tidak berada di sampingku"
TBC
-dhy
-rif
KAMU SEDANG MEMBACA
Why Cant? - Min Yoongi
FanfictionMin YoonGi dia ketus, dingin, teliti, cepat, pengancam tapi, dia sempurna. Dan satu hal lagi dia penuh perhatian . . . . . UPDATE SETIAP MALAM MINGGU
