Sana yang dari tadi matanya menoleh pada Taehyung yang memperhatikan Jiyeon dan Taeyong. Kini beralih menatap orang yang memanggilnya, di hadapannya saat ini berdiri Suzy.
"Mau apa kau?"
Suzy malah menyeringai. "Yakin kau mau menyerah mendapatkan Taehyung?"
Sana pun melotot pada Suzy. Dari mana gadis itu tau mengenai dirinya memang menyerah mendapatkan Taehyung. Karena kemungkinan besar keluarga Taehyung lebih memilih Jiyeon dari pada dirinya mengingat hubungan yang sudah terjalin di antara dua keluarga Kim dan Park itu.
"Apa urusanmu?"
"Aku bisa membantumu menyingkirkan nya, dan juga membuat keluarga Park benci pada keluarga Kim!" Suzy menyeringai senang, sepertinya Sana akan menerima tawaran kerjasamanya.
"Bagaimana caranya?" Skakmat, Sana ternyata menerima tawaran gadis licik itu.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
^
Break
Jiyeon dengan lesu berjalan menuju canteen sekolahnya. Dari tadi yang Jiyeon lakukan adalah mengendap-endap. Takut Taeyong dapat menemukan nya kembali.
Saat Jiyeon sudah memesan makanan dan menuju kursi canteen tiba-tiba kedua matanya di tutup oleh seseorang. Aroma parfum nya seperti pernah Jiyeon cium sebelumnya.
"Tae? Kaukah itu?"
Seseorang itu akhirnya melepas kedua tangannya dari mata Jiyeon dan menghadapkan Jiyeon padanya.
"Merindukan ku?" Jiyeon tersenyum lalu kemudian memeluk Taehyung. Tak peduli masih ada semangkok ramen di tangannya dan juga tak peduli ada banyak siswa di canteen.
Nyatanya gadis Park itu sangat merindukan kekasihnya. Dia tak peduli akan di nilai apa nanti dia berpelukan di sekolah yang penting dia dapat menghilangkan rasa rindunya pada Taehyung.
"Sangat!" Kata Jiyeon dengan nada merengek, dan kemudian melepas pelukannya pada Taehyung.
Keduanya saling menatap dengan senyum yang terukir jelas. "Aku juga merindukanmu sayang."
"Ehm." Suara dehaman membuat Taehyung dan Jiyeon sama-sama saling menjauh dari posisi mereka sebelum nya yang terlampau dekat.
"Jangan berpelukan disini, kalian lupa ya aku ketua OSIS, nanti ku adukan bagaimana?"
Taehyung dan Jiyeon malah tersenyum. "Bilang saja kau cemburu Mark!"