Keluar dari Zona Nolep #12 (End)

306 16 1
                                        

Virey sedang menunggu Ken yang akan berangkat bareng bersamanya. Dan tidak lama menunggu Ken pun datang. "Siap?" Tanya Ken. "Siap!" Kata Virey mantap sambil mengepalkan tangannya.

Virey dan Ken pun pergi berangkat bersama. "Ok jadi nanti sampai kelas, pas masuk langsung bilang 'Selamat pagi, semua!', mengerti?" Kata Ken. Virey mengangguk mengerti. "Kalau grogi gimana?" Tanya Virey khawatir. "Inget aku aja." Kata Ken sambil tersenyum manis. Virey hanya balik tersenyum.

Sampai kelas Virey masuk kelas sambil menatap seisi kelas. Yep, masih kosong. "Aku harus menyapa siapa?!" Seru Virey dalam hati. Tiba-tiba ada murid yang masuk. "Eh... Eh.. Anu... S- selamat pagi!" Sapa Virey menyapa temannya yang entah siapa. "Pagi juga. Tumben nyapa." Balasnya.

"Anu... Namamu siapa?" Tanya Virey. "Lah, dua tahun belum kenal juga? Aku Kizuna Yurika." Jawab Yurika. Virey mengangguk. "Kizuna-San, aku Hanami Virey." Kata Virey mengulurkan tangannya. Yurika membalas uluran tangannya. "Ya walau aku udah kenal sih, kamu kan sering digosipin." Kata Yurika sambil tertawa ringan.

Virey hanya tersenyum terpaksa. "Eh eh maaf aku kelepasan ya. Mau jadi temenku?" Tanya Yurika. "Heee... Serius?!" Tanya Virey balik karena tak percaya. "Serius lah. Menurutku kamu itu orang yang baik. Hanya saja kamu sedikit... Sangat pemalu." Kata Yurika sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.

"Maaf ya kalau aku sering omongin kamu dibelakang." Lanjutnya. "Gak apa-apa kok. Lagian kan, dulu juga aku gak kenal kamu." Kata Virey sambil nyengir. "Kamu mau keluar dari 'zona nyamanmu'?" Tanya Yurika. "Iya." Kata Virey mantap. "Baguslah. Nanti aku bantu cari teman." Kata Yurika sambil tersenyum manis. "Wah makasih!!" Seru Virey.

"Aku juga turut berduka cita atas meninggalnya Lily." Kata Yurika. "Iya, makasih ya." Kata Virey sambil menunduk. "Masih pagi nih, mau ke kantin?" Tanya Yurika. "Boleh." Kata Virey. "Aku nyimpen tas dulu. Aku kelupaan." Kata Yurika sambil tertawa.

Setelah itu, mereka berdua pergi ke kantin. "Virey-Chan! Udah punya teman baru ya?" Sapa Ken. "Ken-Kun. Iya nih." Kata Virey sambil tersenyum. "Virey-Chan?! Ken-Kun?! Kalian pacaran?!" Seru Yurika tak percaya. "Gak lah. Kita kan sahabat." Kata Virey. "Hee... Sejak kapan?!" Tanya Yurika. "Udah lama kali..." Kata Ken.

Yurika melotot tak percaya. "Keren, Hanami-San!" Seru Yurika. "Eh... Panggil Virey saja." Kata Virey. "Ok, Virey-Chan. Panggil aku Yurika-San ya!" Kata Yurika sambil tersenyum. Mereka bertiga pun asyik mengobrol. "Istirahat bareng aku ya, gak boleh nolak!" Kata Ken. "Iya." Balas Virey pasrah.

"Nanti aku bilang ke temen-temen kalau kamu mau temenan sama mereka." Kata Yurika. "Serius, Ki.. Eh Yurika-Chan?!" Kata Virey. "Serius lah, masa bohong." Kata Yurika-San. "Makasih banyak!" Seru Virey dan Ken bersamaan dilanjutkan dengan tawa mereka.

S
.
K
.
I
.
P

Saat istirahat, Virey dan Ken berjalan ke kantin. Ya, seperti biasa, Ken langsung digerumuni anak cewek. Ken langsung menarik Virey lalu merangkulnya. "Yo! Semuanya, kenalin ini Virey. Aku ingin kalian berteman dengannya." Kata Ken mantap. Virey hanya tersenyum, pipinya memerah karena malu.

Sebenarnya, fans nya cemburu. Tapi mereka hanya fans, toh, mereka gak bisa nolak kenyataan kalau Ken deket sama cewek lain. "Jika kalian menyukaiku. Maka kalian harus menyukai Virey juga. Karena, jika melihat Virey bahagia, aku pun akan ikut bahagia." Kata Ken sambil melirik Virey. Fansnya langsung ber-aww ria.

Rasa cemburu pun terganti menjadi rasa senang. "Hai!" Sapa Virey pada semua cewek yang ada disana. "Hai juga." Balas mereka serentak. "A... Aku Ha... Hanami Virey. Kelas 8-3." Kata Virey. "Salam kenal, Hanami-Chan." Kata mereka semua. Virey tersenyum puas dan melirik Ken. Hari pertama saja sudah sangat puas, semoga kedepannya bisa lebih baik.

Pulang sekolah... Ken berjalan bersama Virey. "Hufft. Hari yang melelahkan bukan?" Tanya Ken. "Iya! Tapi aku sangat senang!" Seru Virey sambil meloncat kegirangan. Ken tersenyum. Dan refleks Ken langsung memeluk Virey. "Tetap jadi Virey yang aku kenal ya." Kata Ken. Ken melepaskan pelukannya. "I... Iya, Ken-Kun." Kata Virey. Kakinya serasa gemetar.

"Ayo!" Seru Ken sambil menggandeng tangan Virey. Sampai rumah Virey, Virey langsung berterima kasih lalu masuk ke dalam rumahnya. Mamah langsung menghampiri Virey. "Makin hari, makin deket ya." Kata mamah. Virey hanya tersenyum.

Virey memeluk mamah. "Makasih ya mah buat semuanya. Sekarang Virey punya banyak teman." Kata Virey lalu melepaskan pelukannya dan duduk di sofa. Mamah ikut duduk di sofa. Virey langsung menceritakan kejadian hari ini di sekolah.

*****
Sejak hari Senin, Virey pun menjadi terkenal di kelasnya, em ralat. Di sekolahnya. Virey sekarang tidak jam berangkat jam enam, tapi jam tujuh. Alasannya? Supaya bertemu teman luar kelas. Berbanding terbalik dengan Virey yang dulu.

Ketika Virey lewat, anak-anak yang ada disitu menyapa Virey atau tersenyum, bukan malah bisik-bisik seperti dulu. Setiap hari Minggu, Virey selalu datang ke makam ayah angkatnya dan ke makam Lily.

Sekarang sudah hari Minggu saja. Ketika Virey mau masuk makam, Virey bertabrakan dengan seorang wanita separuh baya. Karena wanita itu merasa tidak asing dengan Virey, wanita itu pun bertanya. "Kamu Virey?" Tanya wanita itu. "Iya. Kok nyonya tahu?" Tanya Virey balik. Wanita itu langsung memeluk Virey.

"Maafin ibu, Virey. Ini ibu kandung kamu. Ibu yang dulu buang kamu ke hutan. Mamah terakhir kali melihat kamu saat SD, tapi ibu malu untuk deketin kamu. Maafin ibu ya, nak. Ibu sangat menyesal." Kata wanita itu yang ternyata ibu kandung Virey. Virey tak kuasa menahan air matanya. "Iya ibu. Virey udah maafin ibu. Nanti kita lanjutin lagi ngobrolnya, aku mau ziarah dulu." Kata Virey.

Selesai Virey berziarah, Virey pun mengajak ibu kandungnya pulang ke rumahnya sekarang. Setelah mamah dan ibu kandungnya berbincang, Virey pun ditanya. "Mau tinggal sama siapa? Rumah ibu gak jauh dari SMP mu loh sekarang." Kata ibu. "Aku... Aku gak tahu mau pilih siapa." Kata Virey. Jujur saja, Virey sedikit takut dengan ibu kandungnya.

"Bagaimana, setiap senin sampai kamis aku disini sedangkan jumat sampai minggu aku di rumah ibu?" Tanya Virey. Ibu dan mamah mengangguk. "Mulai sekarang panggil mamah dengan sebutan bibi." Kata mamah. Virey menggeleng. "Gak mau, mah. Aku akan panggil mamah dengan sebutan mama dan ibu ya oka-san (bahasa jepang ibu)." Kata Virey lalu memeluk mamah.

Setelah lama berbincang, ibu pun pulang. "Kamu bener udah maafin ibu kandung kamu?" Tanya mamah. "Ya, aku masih sedikit takut sih." Kata Virey.

Mulai dari hari itu, kehidupan Virey pun berjalan normal. Ibu kandung Virey benar-benar menyesal dan sekarang selalu berbuat sangat baik pada Virey. Virey di sekolah juga sudah dikenal banyak orang. Virey dan Ken pun makin dekat. Tapi, Virey tidak pernah lupa untuk men-ziarahi makam ayah angkatnya dan Lily. Virey yang dulu nolep, cupu dan pemalu sekarang menjadi Virey yang percaya diri!

Tamat❤

Ya maap kalau cuman sampai 12 part, dicerita selanjutnya saya tamabahin deh partnya. Happy ending kan?? :) tenang, masih ada epilog kok. Ditunggu ya epilognya.. See yaa~

NOLEP✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang