KIM LENA
Panggil aja sayang ehe:')
Lena Lena Lena
Gue lagi leha-leha di kamar habis pulang kuliah
Emang ya kuliah semester akhir ini tu bener-bener bikin sibuk terus cape juga
Gue cuma rebahan di kamar, mandi aja nggak
"LENA!!!"
Tuh kan baru juga enak-enak malah di teriakin
Gue turun ke bawah nyamperin mama yg manggil gue
"Apa ma?" tanya gue berdiri di ujung tangga
Mama ngedeket ke gue
"Malam ini keluarga Mina mau ke sini"
Gue diem natap mama "ya biarin aja lah ma, biasa ga bilang sama aku juga"
Ya kan biasa nya tamu mama kalo mau kerumah mana ada bilang-bilang gue
"Mereka mau ketemu kamu"
Gue nautin alis "ngapain? Mau ngelamar ya? Hahaha"
Gue tertawa terus di pukul mama
"Ishhh"
"Kamu nanti malam pakai baju sopan, yang rapi jangan bikin malu" kata mama
"Iya iyaa"
Gue langsung ngacir ke kamar lagi
Gaje deh mama gue temen nya mau dateng tapi mau ketemu gue
Ngapain lagi coba kalo gak mau ngelamar yekan? :')
_____________________
Author pov.
"Minhee?" panggil Daniel pada anaknya yg asik mainin laptop
Pekerjaan yg menumpuk membuat Minhee harus kerja ekstra:')
"Apa yah?" sahut Minhee masih fokus ke laptop
"Kamu punya cewek ga?" tanya ayah (Daniel)
"Hah?"
"Maksud ayah kamu punya pacar gak?" ralat ayah
"Gak" jawab Minhee singkat
"Kamu nikah sama anak temennya bunda ya?" tawar ayah
Minhee berhenti dari kegiatannya yg semula fokus ke laptop
"Apaan sih yah?!" Minhee sedikit meninggikan suaranya agak tak terima dengan tawaran ayahnya
"Kamu itu udah mapan diusia muda. Ayah mau kamu nikah dalam waktu dekat biar ada yg ngurusin dan belajar hidup mandiri" kata ayah
"Tapii--"
"Ayah bakalan kasih kamu separo perusahaan dan saham ayah kalo kamu nikah. Dan kalo kamu berhasil menaikkan pendapatan kurang lebih 50% semua perusahaan dan saham ayah kasih ke kamu" lanjut ayah
Minhee diam
Dia gabisa mencerna pemikiran orangtua nya yg mau dia menikah di usia muda walau Minhee sudah terbilang mapan dengan sebuah perusahaan yg di kasih ayah nya dan dirinya sebagai CEO
"Gimana?" tanya ayah
Minhee bingung, dia cukup tergiur dengan tawaran ayah nya
Minhee memang anak tunggal di keluarga Kang dan memang sepatutnya dia yg mewarisi semua harta keluarganya
Tapi kalo Minhee menolak permintaan ayahnya otomatis semua hak itu akan lenyap
Bukan Minhee mataduitan atau gimana tapi memang itu hak dia dan kalo dia ga ngambil alih perusahaan ayah nya pasti saja perusahaan ayah nya akan berada di tangan yg ga bener
KAMU SEDANG MEMBACA
Liefde - Kang Minhee
Roman pour Adolescents"Kenapa gue nerima lamaran bonyok lo sih?!" - Lena "Karna gue ganteng" - Minhee ⚠No plagiat!!
