Semua kamera mengarah padanya, menyorot keindahan yang tuhan ciptakan.
Gadis itu duduk menikmati suasana cafe sambil minum minuman yang dia pesan.
Alunan music cafe ini membuat moodnya bertambah.
🎶"Highlight 🎶(look at me)🎵" senandungnya demi membunuh kebosanan
Memainkan sedotan yang terdapat di minumannya itu.
Mata indahnya beberapa kali menatap pintu masuk cafe tersebut, berharap yang dia tunggu datang.
Sesekali dia menatap keluar jendela, memikirkan hal yang entah hanya dia yang tau.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
🎶"Oh nan modeun geos-i 🎶Highligh Hi Highligh"🎶
Tanpa sadar dia masih mengikuti alunan music yang sudah diputar dari tadi. Bersenandung kecil dan itu membuatnya seperti malaikat
Beberapa cameramen tak mengalihkan pandangannya dari kamera. Dilihat secara langsung dan dari layar pun dia tetap sama. Sama-sama cantik
Dia mahakarya
Seseorang yang cantik, ramah, baik hati, bahkan suaranya indah
SANA POV
Hari ini adalah first meeting ku dengan suami virtualku.
Suami? Bahkan aku tak berani mengucapkannya..
Tapi kemana dia, kenapa lama sekali.
Tentu aku gelisahan menunggunya.
"Sana sii" panggil sutradara, yang mungkin hanya terdengar suaranya
Aku melihat kearah sutradara itu, tersenyum menanggapinnya
"Apa kau gugup?" Tanyanya
"Ne. Tentu aku gugup. Tanganku saja sampai dingin" ucapku jujur
Dan kenapa dia lama sekali.
"Apa kau sudah membelikan hadiah untuk frist meetmu?" Tanyanya lagi
"Tentu" aku menunjukan kado yang sudah ku bungkus. Aku tak tau dia menyukai apa dan aku tak tau dia menyukainya atau tidak.
("Eoseo oseyo") teriak pelayan cafe itu ketika ada pelanggan yang masuk
Aku langsung mengedarkan pandanganku ke pintu masuk.
"Oh" kagetku
"Kau?????" Kagetku lagi
"Annyeonghaseyo" tunduk pria itu menyapa para kru.
KAMU SEDANG MEMBACA
We Got Married ✔
FanfictionAku seorang entertaint dan aku menikmati waktu bersama denganmu -Sana- Menjadi dokter adalah sebuah pilihan dari mimpi-mimpiku dan kau masa depanku -Dahyun-
