3 hari kemudian
Dahyun POV
Satu demi satu perjalan kita ku kenang.
Kecanggungan yang kau tampilkan ketika pertama kali aku ingin mengenalmu dan tertarik padamu. Masih tersimpan jelas dipikiranku.
"Oh hai, annyeonghaseyo nama ku kim dahyun" senyumku
"A....ah annyeonghaseyo sana imnida" katanya gugup menbalas uluran tanganku
Seorang wanita yang lembut dan menawan.
Aku juga ingat kali ke dua kita bertemu di ulang tahun adikmu. Masih dengan kegugupan masing-masing dan pemikiran masing-masing. Aku berusaha memberanikan diriku untuk dekat denganmu
"Apa mukamu sudah baikan?" Tanyaku menatapnya. Sial jantungku berdebar begitu kencang
"Gwe..nchana. Ku pikir sudah membaik" ucapnya terlihat gugup
"Jinjja? Boleh aku melihatnya" ini bukan disengaja. Aku bahkan baru sadar setelah aku memegang dagunya. Ini skinship pertama kami yang begitu dekat. Kuharap dia tak berpikir aku kurang sopan.
Aku tau tindakan ku tadi membuatnya jadi canggung dan tak nyaman. Aku pikir bodoh juga aku berani menyentuh wajahnya bahkan ini bukan diruang kerjaku.
"Jangan minum ini" ucapku menarik wine yang dia pegang "ini tak baik untuk kesehatan dan kesehatan kulitmu. Minum ini" ucapku memberikannya orange jus yang jauh lebih sehat kupikir.
Angun dan manis. Dia hampir membuat jantungku keluar malam itu.
Seiring berjalannya waktu. Aku terus bermimpi seorang anak kecil yang dulu sering bermain denganku. Dan karena mimpi-mimpi itu aku kembali membongkar arsip foto lama milik eomma ku.
Dia
Teman masa kecilku.
Ah pantas hatiku langsung nyaman dengannya. Apa dia mengingatku.
Annyeong minatozaki
Aku dubu.
Kurasa ini takdir kami untuk bertemu kembali.
Ada hari dimana. Aku melihat kau diserang dan di kerumuin oleh fans lawan mainmu. Mengataimu dengan kasar. Tapi kau selalu sabar dan seperti wanita tanggu. Tak seperti dulu bahkan ketika aku mengambil permen kesukaanmu saja kau menangis.
"Yaaak"
"Apa yang kalian lakukan?" Kesalku menghalangi niat jahat mereka yang lebih lagi
"Sana ah~~ gwenchana" khawatirku
"O..oh gwenchana" ucapnya ada nada ketakutan disana
"Memangnya kau siapa???? Apa hak mu? Apa kau fans wanita ular ini?" Ucap mereka para fans gila itu
"Ne majjayo (benar sekali). Aku fansnya dari aku masih kecil dan sampai sekarang. Dan ku peringatkan kalian jangan menyentuhnya"
"Dan bodoh sekali kalian mempercayai berita murahan itu. Asal kau tau. Sana tak akan berpacaran dengan oppamu itu" ucapku sedikit terpancing emosi
"Darimana kau tau" tanya mereka
"Karena dia sudah punya pacar" asalku
"Ayoo sayang" aku mengulurkan tanganku, menatap matanya yang benar-benar shock
Kyeowo. Aku mulai menyukaimu. Sangat menyukaimu.
Aku bahkan tak pernah berhenti untuk menyukainya. Bahkan mencintainya perasaan yang awalnya kecil dihati ini. Sekarang sudah memenuhi isi hatiku.
Saat pertama kali kencan dadakan denganmu hari dimana hujan membasahi jalanan. Antusiasimu akan orang jualan di pinggiran jalan membuat tingkah mu seperti anak kecil yang akan di beri kesempatan untuk jajan. Matamu berbinar dengan indah
KAMU SEDANG MEMBACA
We Got Married ✔
FanfictionAku seorang entertaint dan aku menikmati waktu bersama denganmu -Sana- Menjadi dokter adalah sebuah pilihan dari mimpi-mimpiku dan kau masa depanku -Dahyun-
