Aku tidak bisa meninggalkanmu meskipun satu langkah
Bahkan jika aku bertemu denganmu lagi, dan mengucapkan selamat tinggal
Aku tidak bisa melupakanmu di hatiku
Aku mencintaimu aku membutuhkanmu aku mencintaimu
Jika aku mengirim kenangan yang tersisa bersama angin
Akankah hatiku yang hanya melihatmu?
Akulah yang mencoba menghapusmu
Aku juga yang menginginkanmu
Harum yang kamu tinggalkan datang padaku
Aku mencintaimu aku membutuhkanmu aku mencintaimu
Orang yang akan bersamaku meski waktu berlalu
Hanyalah dirimu
Aku masih memikirkan dirimu hari ini
Aku merindukanmu
Merindukanmu
🎶(Lyric Ailee - Just Look for you)🎶
.
.
.
Sana POV
Semua salahku.
Andai aku tak parkir di sebrang jalan itu.
Andai aku menyuruhnya ikut bersama menyebrang jalan itu.
Ini salahku
Bahkan aku hanya bisa menatapmu bersimbah darah terbaring lemah bersama suamimu.
Kakiku seperti dipaku,aku tak hanya mematung menyaksikan semuanya.
Jebal mina ah.
Bangunlah,marahi aku
Teriaki aku karena kesalahanku.
Jebal bangun adikku, aku akan menerima semua hukuman yang akan kau berikan bahkan jika kau membenciku.
"Sayang. Berhentilah menangis" peluknya menenangkanku
"Ini salahku dahyun ah" aku benar-benar hancur, tangisku bukan lagi pecah. Bahkan aku tak bisa mengeluarkan suara dari kekesalan dalam diriku.
"Stttt jebal. Mina juga pasti sedih melihatmu begini" peluknya erat
"Semua salah orang-orang jahat itu. Kita akan menghukum mereka seberat-beratny" ucapnya lagi
Bahkan hukuman mati tak cukup untuk menebus semuanya.
"Sudah tenangkan dirimu. Jangan menangis lagi. Jika kau seperti ini chaeyoung juga akan tambah bersedih" tatapnya, aku tau dia pun sedih matanya memerah. Dia bisa saja kehilangan sahabatnya tapi tuhan masih baik chaeyoung masih bisa bangun.
"Lebih baik kita kembali ke chaeyoung. Hapus air matanya" usapnya lagi
"Kita harus beri chaeyoung kekuatan" lembutnya
Jika dia tak ada di sampingku. Jika dia tak memegang dan mendekapku. Mungkin aku sudah bunuh diri karena menyesal.
"Keluarga mina" suara dokter itu menarik perhatian ku, aku dan dahyun memang berdiri tak jauh dari ruang operasi. Aku tak kuat untuk menahan tangisku. Aku tak mau membuat chaeyoung tambah bersedih dengan melihatku menangis
"Aku suaminya" samar-samar ku dengar jawab dari pria yang terluka itu
"Bagaimana adik saya dok?" Ucapku gemetar
"Hmm saya punya kabar baik dan buruk" serius sang dokter
Lemah, bahkan kepalaku rasanya berputar. Aku tak kuat mendengarnya. Aku takut akan semua yang akan terjadi.
"Apa istri dan anakku baik-baik saja?" Tangis chaeyoung mencengkram jubah dari dokter itu. Aku tau dia pun sama, pasti sangat ketakutan terlebih kakinya di gips membuatnya sulit berdiri
"Untuk saat ini. Mina bisa kami selamatkan. Kami akan memantau terus perkembangannya" ucap dokter bernama yuri itu
"Lalu bayinya?" Tanya chaeng
"..."
"Do...ok? Bayi nya bagaimana?" Histeris chaeyoung
"Kandungan dari Dr Mina. Baru memasuki bulan ke 8. Dan itu membuat sang bayi lemah karena kurangnya bulan. Dan berat bayi juga sangat ringan. Sebaiknya kalian menyiapkan diri dan berdoa saja yang terbaik" ucap dokter perempuan yang entah sejak kapan ada disini
KAMU SEDANG MEMBACA
We Got Married ✔
Fiksi PenggemarAku seorang entertaint dan aku menikmati waktu bersama denganmu -Sana- Menjadi dokter adalah sebuah pilihan dari mimpi-mimpiku dan kau masa depanku -Dahyun-
