2.Rahasia

295 13 0
                                        

Ku pikir mengetahui semua tentang dirimu itu sangat penting,namun aku salah dan kini aku telah menyesal


🐾🐾🐾

"gak" jawab Dirga sambil merutuki dirinya dalam hati.

"udah ngerti? " tanya Aurel lagi.

"hm, thanks" kata Dirga kemudian berlalu pergi meninggalkan Aurel.

"menarik"kata Aurel dalam hati.

Kringg kringg

Bel pulang sekolah sudah berbunyi,Aurel tidak ingin berlama lama lagi berada disekolah ia ingin pulang untuk memanjakan dirinya di istinanya ---kamarnya---

Sesampainya dirumahnya,aurel langsung menuju kamarnya, dikamarnya ia kembali mengingat kejadian di sekolah tadi sambil berbaring ditempat tidurnya Dan tak lama kemudian Aurel jadi tertidur.

🐾🐾🐾

Pagi telah tiba Aurel melihat jam di atas nakasnya.

"ASTAGA GW TELAT" Teriak Aurel. Aurel langsung mempersiapkan diri untuk pergi ke sekolah sehingga ia tidak sempat sarapan pagi.

Sesampainya disekolah Aurel melakukan aktivitas seperti biasanya, namun tak lama kemudian raut wajah Aurel berubah,wajahnya memucat dan Aurel memegang perutnya yang sakit.

Thasya yang melihat teman sebangkunya kesakitan menjadi heran, terus Thasya bertanya pada Aurel.

"lo napa Rel? " tanya Thasya.

"gak, perut gw sakit aja" jawab Aurel.

"lah? Napa? Lo belom makan? " tanya Thasya heran.

"iya, gw lupa sarapan tadi soalnya gw telat bangun" jawab Aurel.

"ok kalo gitu lo jangan kemana mana, tunggu gw disini!gw pergi beliin makanan buat lo" seru Thasya.

Tanpa sadar ternyata tidak ada penghuni kelas selain Aurel, perut Aurel semakin sakit. Saking Sakitnya air matanya mengalir dengan sendirinya.

Tiba tiba Dirga datang ke kelas sehabis makan dari kantin, namun pada saat masuk mata Dirga tertuju pada Aurel yang terlihat kesakitan, dengan ragu ragu Dirga menghampiri Aurel.

"lo napa? "tanya Dirga dingin.

"gak papa kok" jawab Aurel

"gak papa apanya,muka lo aja pucat" cerocos Dirga

"biarin aja napa sih, emang gw gak boleh pasang muka pucet gitu? " tanya Aurel.

Tanpa basa basi Dirga langsung membelakangi Aurel dan sedikit membungkuk agar Aurel bisa dengan mudah digendong Dirga.

"cepetan naik" seru Dirga.

"apaansih lo" kata Aurel.

"gw gendong ke uks gak macem macem" jelas Dirga.

Aurel terkejut, kemudian pada saat Aurel ingin naik ke punggung Dirga, Thasya datang membawa makanan.

"Ngapain lo Dir?" tanya Thasya heran.

CINTA PERTAMA [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang