29. Terbongkar

161 6 0
                                        

Semua karena logika
Ketika logika mengatakan tidak
Dan hati mengatakan iya
Maka disitulah jurang kebimbangan.
Karena pada dasarnya kita harus mengikuti keinganan hati.

🐾🐾🐾

"Rel,lo kemana aja sih? Kok gak ada kabar? Asal lo tau yaa semenjak lo gak ada,gw sendirian mulu. Vira nempel ama Dirga mulu,kagak bosan kali yah. Gw kekantin sendiri,belajar sendiri,pulang sendiri,pokoknya gw sendiri mulu" oceh Thasya tanpa henti.

"eh btw Dirga ama Vira kok gak ikut?" tanya Aurel tiba tiba.

"katanya Vira mesti ke toko buku,terus Dirga nemenin dia deh" jawab Thasya.

"oh gitu" ucap Aurel dengan wajah murung.

🐾🐾🐾

Aurel,Aldi, dan Thasya sudah sampai di cafe langganan mereka. Mereka sedang menunggu pesanan mereka. Tiba tiba 2 orang datang menghampiri mereka. Aurel langsung terkejut pada saat melihat siapa yang datang.

"Vira" panggil Thasya.

Ternyata 2 orang itu adalah Vira dan Dirga.

Mendengar ada yang memanggilnya,Vira langsung menuju ke sumber suara.

"eh Aurel. Apa kabar,Rel?" tanya Vira pada saat sampai ke meja makan tempat Aurel,Aldi,dan Thasya menunggu pesanan.

"gw baik baik aja kok" jawab Aurel.

Vira dan Dirga akhirnya ikut bergabung. Dirga duduk dihadapan Aurel,membuat Aurel tidak bisa melepas pandangnya dari Dirga.

"gw rindu banget ama lo,Dir" ucap Aurel dalam hati.

Mata Aurel semakin lama semakin memerah,ternyata air matanya sudah tidak lama menetes. Aldi yang melihat itu juga merasa sedih.

"maafin gw Rel" ucap Aldi dalam hati sambil melihat Aurel.

Tiba tiba pelayan datang membawakan pesanan Aurel,Aldi,dan Thasya.

Vira merasa ada yang aneh karna Aurel memesan bubur.

"Rel,lo lagi sakit?" tanya Vira membuat Aurel terkejut.

"ha?" tanya Aurel terkejut.

"lo kenapa makan bubur?" tanya Vira lagi.

"oh..ini...gw lagi pengen aja" jawab Aurel dengan nada gugup.

"gw ke toilet dulu ya" pamit Aurel kemudian meninggal tempat itu.

Merasa ada yang aneh dengan sahabatnya,Thasya mengikuti Aurel ke toilet.

🐾🐾🐾

Sesampainya di toilet Aurel melihat keadaan toilet,ternyata toilet itu sedang sepi.

Aurel langsung menangis didepan cermin yang berada di dalam toilet.

"kenapa gw harus sakit? Gw gak mau mati,gw gak mau mati" ucap Aurel sambil menangis.

Thasya yang baru saja sampai di toilet langsung melihat sahabatnya yang sedang menangis sambil mengucapkan "gw gak mau mati" Thasya langsung menghampiri Aurel dan memeluk sahabatnya itu.

CINTA PERTAMA [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang