Tak pernah terbayangkan olehku jika kau akan meninggalkanku walau hanya secepat kilat.
🐾🐾🐾
"nggak mungkin apa mah? " tanya papa Aurel penasaran.
"Aurel kecelakaan pah" ucap mama Aurel dengan isak tangisnya.
Papa Aurel yang mendengar itu sangat terkejut.
"ayo kita sekarang kerumah sakit mah! Kita liat Aurel kita mah" ajak papa Aurel.
🐾🐾🐾
Dengan isak tangisnya papa dan mama Aurel menyusuri lorong lorong rumah sakit. Mama Aurel tak sanggup melanjutkan langkahnya ketika melihat Thasya dan Aldi di depan pintu UGD.
"mama gak bisa pah" ucap mama Aurel mencoba menahan tangisannya.
"Aurel butuh kita mah" ucap papa Aurel mencoba meyakinkan istrinya.
Mama Aurel kembali melanjutkan langkahnya dengan ragu sambil menutup mulutnya agar suara isak tangisnya tak terdengar.
🐾🐾🐾
Melihat papa dan mama Aurel menghampiri mereka. Thasya langsung berdiri. Kemudian memeluk mama Aurel.
"tante" ucap Thasya dengan isak tangisnya. Mama Aurel membalas pelukan Thasya.
Aldi yang melihat Thasya dan mama Aurel berpelukan membuat Aldi begitu sedih,karna yang membuat Aurel seperti ini adalah adiknya sendiri.
🐾🐾🐾
Dokter yang menangani Aurel di dalam ruangan terlihat sangat sibuk dengan alat alatnya.
"Dok, darah pasien tidak berhenti keluar,pasien bisa saja kehabisan darah" ucap salah satu suster didalam ruangan itu.
"usahakan biar darahnya berhenti keluar!" seru dokter itu.
"dok, ternyata pasien mengalami kanker usus stadium akhir" ucap suster yang baru saja masuk kedalam ruangan itu.
"kamu keluar terus hampiri keluarganya. Kita harus melakukan operasi" seru dokter itu.
"baik,dok" ucap suster itu kemudian keluar dari ruangan itu.
🐾🐾🐾
Mama Aurel terlihat sangat lelah karna menangis. Thasya mencoba menenangkan mama Aurel dengan menggenggam tangan mama Aurel.
Tiba tiba salah satu suster keluar dari ruangan itu.
Mama Aurel langsung berdiri dari duduknya dan meghampiri suster itu.
"anak saya gak papa kan,sus?" tanya mama Aurel.
"anak ibu harus melakukan operasi. Jika ibu setuju, kami akan segera menyiapkan ruang operasinya" ucap suster itu.
"lakukan yang terbaik, sus" ucap papa Aurel.
"kami akan lakukan yang terbaik,pak" ucap suster itu,kemudian kembali masuk keruangan itu.
🐾🐾🐾
"dok, keluarga pasien sudah menyetujuinya" ucap suster itu.
"siapkan ruang operasi! Periksa golongan darah pasien! Pasien kehilangan banyak darah,jadi harus melakukan transfunsi darah" seru dokter itu.
🐾🐾🐾
Sementara Aurel mempertaruhkan nyawanya di rumah sakit, Dirga malah kembali ke rumahnya dengan tampang yang hancur, ada bekas pukulan diwajahnya dan rambutnya berantakan.
Mama Dirga yang melihat anaknya baru pulang langsung menghampirinya.
"kamu kenapa baru balik sayang? " tanya mama Dirga. Dirga tidak menjawab pertanyaan mamanya itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
CINTA PERTAMA [END]
RomansCINTA PERTAMA Semua berawal dari rasa aneh. Rasa yang sebelumnya belum pernah seorang Aurelia Putri rasakan. Rasa yang membuat Aurel harus bisa bertahan dalam keterpurukan. Sementara Dirga Rajendra,seorang pria yang harus menghadapi kebimbangan, te...
![CINTA PERTAMA [END]](https://img.wattpad.com/cover/194423939-64-k709335.jpg)