44. WILL YOU MARRY ME?

364 13 0
                                        

Kita akan bahagia ketika bersama dengan orang yang kita cintai tanpa paksaan.

🐾🐾🐾

"Di, makasih selalu ada di samping gw. Makasih, Di. Aldi makasih" ucap Aurel dalam pelukan Aldi. Aldi melepaskan pelukan mereka lalu menghapus air mata Aurel.

"kita masih bisa jadi sahabat kan? " tanya Aldi. Aurel menggangguk kemudian kembali memeluk Aldi.

"yaudah kita masuk,yuk!" ajak Aldi ketika pelukan mereka sudah lepas. Aurel ragu ingin menjawab apa.

"ayo, Rel! " ajak Aldi lagi. Aurel mengangguk kemudian turun dari mobil itu.

🐾🐾🐾

Dengan langkah yang ragu, Aurel berdiri di depan pintu rumah Dirga.

"Assalamualaikum" salam Aldi. Aurel merasa ketakutan,ia mencengkram baju Aldi. Merasa ada yang seperti menarik narik bajunya,Aldi menggenggam tangan yang mencengkram bajunya.

"Waalaikumsalam" jawab salam mama Dirga yang membuka pintu. Ia begitu terkejut melihat kedatangan Aurel.

"tante" ucap Aurel menunduk.

"makasih udah datang, sayang" ucap mama Dirga yang menarik Aurel kepelukannya. Mama Dirga dan Aurel menangis ketika berpelukan.

"bantu Dirga,sayang. Bantu tante" ucap mama Dirga ketika pelukan mereka telah usai.

"Dirga kenapa tante? " tanya Aurel khawatir.

🐾🐾🐾

Aurel sekarang berdiri didepan pintu Dirga. Berdiri dengan ragu sambil mengingat perkataan mama Dirga tadi.

Flashback on

"Dirga kenapa tante? " tanya Aurel khawatir.

"semenjak kamu mengalami kecelakaan itu, Dirga udah berubah. Setiap malam tante denger dia nangis di kamarnya sambil memanggil nama kamu. Dia nggak pernah keluar kamar semenjak itu. Kamarnya sangat berantakan. Dan dia...." ucap mama Dirga yang tidak sanggup melanjutkan ucapannya.

"Dirga kenapa tante? " tanya Aurel khawatir.

"Dirga melukai dirinya sendiri" jawab mama Dirga dengan isak tangisnya.

Flashback off

Aurel memberanikan diri mengetuk pintu kamar itu.

Tokk tokk tokk

Tidak ada balasan.

Aurel mencoba memanggil Dirga.

"Dir" panggil Aurel dengan isak tangisnya.

Dirga yang mendengar suara yang sangat ia rindukan melihat ke arah pintu. Ingin sekali ia melihat gadis yang sangat ia cintai itu, namun ia takut jika Aurel kembali menderita karnanya.

"Dir, ini gw Aurel" ucap Aurel lagi. Aurel mencoba membuka pintunya. Tidak terkunci. Ia melihat Aldi dan mama Dirga yang berada dibelakangnya.

Aldi dan mama Dirga mengangguk, menandakan bahwa mereka setuju Aurel masuk saja.

Aurel membuka pintu itu, dan ia begitu terkejut. Kamar Dirga begitu berantakan. Barang barangnya berserakan. Di lantai ada bercak darah begitu juga di dindingnya. Aurel langsung melihat ke arah Dirga,lelaki yang sangat ia cintai.

Aurel berlari mengahampiri Dirga dan memeluknya.

"jangan gini, Dir. Nggak. Nggak boleh. Gw bertahan karna lo. Jangan gini, Dir. Gw mohon" ucap Aurel yang semakin mempererat pelukannya. Sementara Dirga hanya menangis dipelukan Aurel.

CINTA PERTAMA [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang