38. Perayaan

122 4 0
                                        

Jangan pernah kau berpaling dari Mahkota bunga yang kau berikan kepada tuan putri.

🐾🐾🐾

Aldi yang melihat adegan itu hatinya begitu ter iris. Aldi tak sanggup menahan sakit di dadanya. Aldi memutuskan untuk meninggalkan Aurel bersama Dirga.

🐾🐾🐾

Aurel dan Dirga sekarang sudah berada ditaman. Aurel begitu bahagia karna lelaki yang dicintainya mengajaknya ketempat favorit Aurel.

"kayaknya ini bakal jadi tempat favorit kita deh,Rel" ucap Dirga. Aurel hanya mengangguk sambil tersenyum melihat pemandangan.

"Rel,kita kesana yuk!" ajak Dirga sambil menunjuk pohon yang telah terukir nama mereka berdua.

"Dir, kalo lo rindu ama gw lo dateng aja kesini" ucap Aurel ketika mereka sampai di pohon itu. Dirga hanya diam. Dia tidak tau ingin mengatakan apa.

Dirga meninggalkan Aurel sendirian di pohon itu. Aurel begitu bingung dengan sikap Dirga.

"lo pengen kemana?" tanya Aurel.

"jangan kemana mana! Tunggu gw disini!" seru Dirga. Aurel hanya mengangguk.

🐾🐾🐾

Aurel hampir bosan karna menunggu Dirga begitu lama. Seketika Aurel melihat nama yang terukir di pohon itu.

"gw sayang ama lo,Dir" ucap Aurel sambil melihat ukiran nama itu.

Tak lama kemudian Dirga datang sambil menaruh mahkota yang dia buat dari bunga di kepala Aurel.

"Happy birthday,Rel" ucap Dirga. Aurel begitu terkejut.

"ya ampun,Dir. Dikit lagi gw jantungan tau nggak" ucap Aurel.

"hehehe... Ya maap,Rel. Kan ini suprise" ucap Dirga menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

"Dir, udah mau gelap nih. Kita pulang yuk! Tapi kita singgah ke tempat makan dulu! Soalnya gw mulai laper nih" seru Aurel sambil memegang perutnya yang lapar.

"siap komandan" ucap Dirga sambil hormat kemudian mempersilahkan Aurel untuk jalan didepan. Melihat tingkah Dirga yang seperti itu Aurel hanya tersenyum dan merasa seperti tuan putri.

🐾🐾🐾

Suasana dalam mobil lagi lagi hening. Dirga bingung ingin membicarakan apa dengan Aurel. Sedangkan Aurel ingin menanyakan sesuatu dengan Dirga,tapi Aurel takut merusak mood Dirga. Akhirnya dengan ragu Aurel memberanikan diri.

"Dir" panggil Aurel.

"iya" jawab Dirga yang fokus menyetir.

"Dir, pertunangan lo ama Vira gimana?" tanya Aurel. Dirga yang tidak tau harus menjawab apa hanya fokus menyetir.

"Gw takut karna gw pertunangan lo batal" ucap Aurel.

"maafin gw ya,Dir. Gw buat lo susah melulu" ucap Aurel lagi.

Setelah melihat ada rumah makan di pinggir jalan Dirga langsung memarkirkan mobilnya ditepi jalan.

"yaudah,kita makan dulu" ucap Dirga seperti menghiraukan perkataan Aurel tadi. Kemudian Dirga dan Aurel keluar dari mobil dan masuk kedalam rumah makan itu.

🐾🐾🐾

Vira sedari tadi  mondar mandir menunggu Dirga. Pasalnya para tamu undangan sekarang sudah banyak yang datang. Aldi yang melihat adiknya sedang khawatir juga terlihat tidak tenang. Karna Aldi tau apa yang dipikiran Vira.

Thasya dan Rio baru saja sampai dan langsung menemui Aldi dan Vira.

"Vira kenapa? Kok kayak gelisah gitu?" tanya Thasya pada Aldi.

CINTA PERTAMA [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang