Disclaimer : Naruto punya Om Masashi Kishimoto
Warning : Bahasa tidak baku, EYD tidak sempurna, OOC, AU, Typo, dll.
•
I Belong to You by MBLAQ
•
Apa aku sedang diculik?
Hinata terus memandangi punggung pria pirang yang sedang berjalan di depannya ini. Pria tampan yang memiliki wajah Asia yang keEropaan itu terus berjalan sembari menarik koper milik Hinata. Meskipun awalnya dia bersemu-semu dengan pria tampan yang tiba-tiba melamarnya, Hinata sempat menduga mungkin saja pria ini adalah anggota mafia yang sedang mencari mangsa untuk diperjual belikan. Modus penculikan sekarang sudah beraneka ragam.
Bergidik akan pemikirannya sendiri, Hinata semakin kencang berdoa di dalam hati. Dirinya belum ingin mati muda. Keinginannya untuk membuka usaha nasi pecel di Jepang dan di Korea belum terwujud.
Karena terlalu asyik melamun, Hinata tidak sadar jika pria pirang bernama Naruto itu menghentikan langkahnya di depan sebuah kamar. Dan harus berakhir dengan hidung mancungnya yang mencium punggung pria itu dengan dramatis.
"Aw..." Rintih Hinata pelan sembari memegangi hidungnya yang berdenyut sakit. Dia berharap semoga kemacungannya tidak menghilang.
Mendengar rintihan gadis di belakangnya itu, Naruto hanya menoleh sebentar sembari tersenyum kecil.
"Mari masuk, Nona Hinata!" ucap Naruto lembut sembari memutar gagang pintu pelan.
Hinata hanya terus mengikuti langkah pria itu dan terus mencoba membangun asumsi. Dan ketika mendapati sosok yang berdiri di dekat jendela, seketika Hinata membelalakan mata.
"K-kau?"
Sesempit inikah dunia??!!
"Aku membawa calon pengantinmu, Sasuke."
Dan perkataan yang meluncur dari bibir Naruto itu membenarkan salah satu asumsinya. Dia diculik, dibohongi oleh pria tampan lalu... dia diperjual belikan.
Oh... NO!!
"Hm??" Pria berambut raven itu hanya menatap Hinata tanpa minat.
Kenapa aku harus bertemu pria boyband ini lagi??
"Mengapa dia yang kau bawa, Dobe?" Sasuke juga cukup terkejut, dari sekian banyak orang di tempat ini, mengapa Naruto harus membawa gadis yang sudah mempermalukannya tadi. Tapi meskipun begitu, Sasuke merasa diuntungkan dengan ini.
"Hanya dia yang dapat kutemukan. Kita tidak memiliki banyak waktu, Sasuke."
Mendengar jawaban Naruto yang memang benar, mau tidak mau Sasuke harus tetap menjalankan rencananya.
Merasa dua manusia itu terlalu serius dengan pikiran dan pembicaraan mereka, Hinata berusaha kabur dengan sopan dari aksi penculikan manusia ini. Yang pernah dirinya dengar, mafia pun adalah seorang manusia. Mereka tidak akan bersikap bar-bar jika kita bersikap sopan.
Dan Hinata sedang mencoba itu.
"Um... Tu-tuan - tuan sekalian, sa-saya permisi dulu!" Hinata berkata dengan pelan. Dia sedang mempertaruhkan semua keberaniannya sekarang.
Sebelum mendapat respon dari dua orang itu, dengan gerakan cepat dia berbalik ke arah pintu. Hampir saja tangannya menggapai gagang pintu, tapi jantungnya hampir saja copot ketika sebuah apel menggelinding begitu saja di kakinya.
KAMU SEDANG MEMBACA
MINE ✅
FanfictionSasuhina Fanfiction / Rate M [COMPLETE] Hyuuga Hinata, gadis imut asal Indonesia ini harus menikah secara mendadak dengan orang yang tak dikenalnya saat sedang backpacker di Jepang. Dan yang lebih mengejutkan lagi, pemuda yang dia nikahi adalah putr...
