Disclaimer : Naruto punya Om Masashi Kishimoto
Warning : Bahasa tidak baku, EYD tidak sempurna, OOC, AU, Typo, dll.
•
Song : La la la Love Song by Kubota Toshinobu (Ost Love Vacation)
•
Hinata menarik napas sekali sebelum bersiap melempar koin 10 ¥ (Yen) ke dalam kolam kecil di dekat area tunggu Narita airport.
Dirinya baru saja selesai menukarkan uang di money changer di terminal 1 tadi. Mengingat pesan dari sang bunda, harus meninggalkan uang di daerah yang sedang dikunjungi, Hinata segera membuka dompet. Berharap akan dapat sering berkunjung ke Jepang jika ada kesempatan lain, Hinata pun melempar uang koin yang digenggamnya ke dalam kolam kecil itu setelah mengucapkan harapannya dalam hati.
Plung...
Yey!!!!
Hinata tahu lemparannya tidak pernah meleset. Bangga akan keahliannya itu, dia tidak menyadari jika ada yang melihat aksinya tadi.
"Hei... Apa yang kau lakukan, Nona?"
Hinata menoleh dan mendapati seorang petugas keamanan berjalan menghampirinya.
Pak satpam!! Aduh... gawat!!!!
Merasa akan mendapatkan masalah, Hinata memutar otak untuk kabur. Saat sekelompok pria melewati depannya begitu saja, Hinata segera menempel pada seseorang yang berjalan bersama pria-pria berjas hitam nan licin itu.
"Apa yang kau lakukan, Nona?"
Hinata menatap pria tampan yang saat ini sedang menatapnya penuh tanya dengan kening berkerut.
Seolah melihat member boyband di depannya, Hinata merasa silau dengan aura imajiner pria ini.
Bukannya menjawab, Hinata melirik pada petugas keamanan yang mengejarnya tadi. Bapak paruh baya petugas keamanan itu sepertinya tidak mengejarnya.
Aman.
"Apa anda bisu, Nona?" pemuda tampan itu kembali bertanya dengan alis yang menukik.
Hinata melongo. "Ha??"
Sepertinya dia kurang fokus karena kekurangan asupan air putih dan sudah melupakan roti coklatnya saat di pesawat tadi.
Iklan di tivi ternyata benar!
"Nona, aku sedang bertanya padamu." Pemuda tampan itu menggeram kesal.
"Oh... maafkan saya." Melirik jam tangan ungunya, Hinata tahu dia harus pergi sekarang juga. "Terima kasih banyak atas bantuannya. Semoga hari anda menyenangkan!"
Saat akan berbalik dan menarik kopernya, Hinata merasakan ada sesuatu yang berbeda dengan pegangan koper yang seharusnya terbuat dari logam itu.
Kok rasanya aneh? Sejak kapan pegangan koper bisa jadi letoy begini?
Tanpa Hinata tahu, pemuda tampan di belakangnya ini sedang menarik napas dan menahannya. Sedangkan para pria berjas yang masih bersama dengan pemuda itu hanya meringis ngilu.
"Nona... tolong jangan berspekulasi sambil meremas-remas benda milik orang lain seperti itu!" Suara pemuda itu tiba-tiba berubah sedikit serak di telinga Hinata.
Merasakan sedikit aneh dengan benda yang dipegangnya, Hinata pun menoleh ke belakang. Dia segera menarik tangannya dengan wajah yang memerah saat tahu benda apa yang sedari tadi diremasnya itu.
Dan sekarang benda itu menggembung di balik celana kain yang dipakai pemuda tampan itu.
Aku butuh air putih!!
"Ehem!" Pemuda itu berdeham dengan pipi yang sama merahnya.
Menggaruk kepalanya yang tidak gatal, Hinata tahu dia harus pergi dari bandara ini sebelum membuat ulah lagi. Oh... air putih, Hinata membutuhkanmu!
"Ah... hehehe, sepertinya burung anda harus segera ditidurkan kembali. Kasihan, ini masih terlalu siang untuk bangun."
Setelah membungkukan badan, Hinata segera menarik kopernya dan berlari secepat yang dia bisa. Belum ada satu jam dia sampai di tempat ini, tapi masalah sudah bertubi-tubi datang menghampirinya.
Melihat gadis aneh dengan bahasa Jepang yang lancar, semakin membuat pemuda raven itu menghela napas kasar.
"Gadis tadi benar-benar..." geramnya tertahan.
"Yang Mulia... anda baik-baik saja?" tanya pria berambut putih yang sedari tadi tidak terus menahan tawa.
"Hn!"
Jawaban yang ambigu. Kakashi tahu menjadi sekretaris pemuda ini kadang harus berubah menjadi ahli bahasa alien.
"Sebaiknya kita sege... Lho? Nona tadi menjatuhkan pasportnya."
Kakashi memungut buku kecil yang terjatuh di dekat kakinya.
"Berikan padaku!"
Pemuda berambut raven itu pun membaca nama di buku kecil itu.
"Hyuuga Hinata."
Welcome to my new story!!!!!!
Bagi yang suka rate M dan gak suka tebak-tebakan, yuk merapat.
Mucha dicerita ini gak bakal bikin cerita penuh teka-teki. Bakal mainstream sih... tapi Mucha usahain sebaik mungkin biar kalian suka.
Gak suka gak pa-pa sih, gak maksa juga. Hehe
Tapi tetep bakal agak romance drama comedy gitu. Hahaha... walau endingnya bakal jadi humor garing 😂😂😂
Oh ya... mungkin disini Bang Sasu agak OOC. Maklum jarang mandi dia.
#plakkk
Ah... jangan lupa tinggalin jejak!
Happy reading!! 😉😉
KAMU SEDANG MEMBACA
MINE ✅
Fiksi PenggemarSasuhina Fanfiction / Rate M [COMPLETE] Hyuuga Hinata, gadis imut asal Indonesia ini harus menikah secara mendadak dengan orang yang tak dikenalnya saat sedang backpacker di Jepang. Dan yang lebih mengejutkan lagi, pemuda yang dia nikahi adalah putr...
