part 20

26 2 0
                                        

"asalammualaikum"pinta rere sambil mengetuk pintu

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


"asalammualaikum"pinta rere sambil mengetuk pintu

Tidak ada jawaban dari dalam rumah.

"kenapa pintunya terkunci?"gumam rere

Rere merasa bahwa rumahnya kosong,terus kemana perginya kak adi

Rere berusaha untuk menghubungi kak adi tapi setiap rere menelfonya kak adi tak mengangkatnya, rere juga sudah berusaha untuk mengirimkan pesan pada kak adi, tapi pesan tersebut tak di balas.

1jam......

2jam.....

3jam......

Hingga saat ini waktu telah menunjukan pukul 8 malam, tapi samapi saat ini kak adi belum pulang juga.

"apakah kak adi marah pada ku, tapi apa kesalahan ku"gumam rere dalam hati

Rere marasa bahwa badanya terasa sangat lelah sekali hingga tanpa ia sadsri ia mulai tertidur di sofa

------------
Matahari masih malu malu untuk memancarkan sinarnya, rere mulai terbangun dari tidurnya.

Rere mulai terkaget kenapa ia tiba tiba bisa berada di dalam kamar.

"kok gue bisa di sini sih, bukanya kemarin gue ketiduran di sofa,apa mungkin kak adi yang angkati gue ke kamar? "gumam rere penuh tanya

"kak adi"ucap rere

Tanpa berfikir panjang rere keluar kamar dan mencari kak adi. Sudah setiap sudut rumah rere lewati tetapi ia tak menemukan kak adi

"sebenarnya kemana pergina kak adi"pinta rere pelana

Rere berniat untuk menghubungi kak fauzi, ubtuk hanya sekedar menanyakan tentang keberadaan kak adi, tapi sepertinya niatnya terurungkan, karena ia baru saja menerima pesan dari kak adi.

Kak adi

"re gue lagi nunggunin saudara gue yang baru aja nyampe di sini"

Renata
"di mana kak"

Kak adi
"di rumasakit citra arum"

Renata
"oh ya udah kak, gue ke sana ya? "

Kak adi
"gak usah re,kamu di rumah aja, kau gk mau kamu capek capek kesini"

Renata
"ya udah dek kak".

***

"re, kamu mau kemana? "ucap seseorang dari arah belakang.

Rere yang merasanamaya terpanggil, ia langsung membalikan tubuhnya utuk mencari sumber suara tesebut.

"novan"pinta rere pelan

"kamu mau kemana?,siang siang gini? "tanya novan

"oh mau ke super market"jawab rere pelan

"mau ngapain re, ke supermarket kok sendirian, kak adi-nya kemana? "tanya novan panjang lebar

"kak adi ada, tapi lagi ada urusan"pinta rere singkat.

"ya udah gue anterin ya"tawar novan

Rere tak mempunyai pilihan lain untuk ikut dengan novan.

Sekitar 15 menitan rere menghabiskan waktunya untuk berboncengan dwngan novan, namun sayangnya hanya ada keheningan diantaranya.

"Re, minggu depan gue mau pindah rumah"ucap novan dengan sedikit lesu.

"kamu mau pindah kemana? "tanya rere

"aku belum tau re"ucap novan lagi

"aku cuma ingin lihat kamu bahagia aja sama kak adi, gue gak mau gangguin kamu re"penjelas novan

"van.. "jcap rere pelan yang muali menyadari ucapan novan.

"maafin aku ya re, gue udah nyakin kamu"ucap novan dengan sedikit tersenyum.

"van... "

"kamu tenang aja re, kalo kamu ada apa apa gue pasti selalu ada kok buat kamu"

"tapi van kamu gak pindah kan sekolahnya? "

"aku harus pindah re"

"kamu baik baik di sini ya"ucap novan dengan mengelus elus rambut rere

"van kamu yakin?".

"iya aku yakin re".

"kalo itu udah jadi keputusan mu aku gak bisa buat apa apa lagi van"

"kamu jaga diri ya, munggkin ini terakhir kalinya aku liat kamu"ucap novan dengan meneteskan air mata

"laki laki gak boleh menangis"ucap rere dengan menghapus air mata novan.






TBC

Udah dulu ya:)
Maaf kalo lama gak up, lagi banyak urusan nih,
Hehehe😀

Aku janji deh bakalan sering up

Jangan lupa vote&coment

AuroraTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang