Keluarga vampire satu ini pernah kehilangan 2 adik perempuan mereka selama bertahun-tahun dan belum ada kabar sama sekali.
Khawatir itu yang dirasakan para vampire karena mereka belum menemukan adik mereka sampai sekarang.
Sampai ada seorang yeoja d...
Dikeluarga vampire sedang berduka karena misteri kepergian adiknya bukan bukan tapi karena adik mereka meninggal.
Tapi mereka belum yakin jika cita dan arra meninggal karena mereka menghilang begitu saja.
Tidak masuk akal!
Tapi disisi lain sepasang kekasih yang baru saja menemukan 2 anak perempuan itu langsung dibawa kerumah sakit.
Di rumah sakit
“ dok tolong bantu anak ini dok ”– pinta seorang wanita yang berada didepan pintu ugd
“ baik kita akan memeriksanya terlebih dahulu ”– dokter
Setelah beberapa menit dokter keluar ruangan.
“ pasien kekuarangan darah dan jika tidak salah golongan darah mereka O kebetulan juga stok darah O sisini habis ”– kata dokter
“ golongan saya O dok ”– kata seseorang yang tiba-tiba datang
“ jungkook oppa? ”– kata wanita itu
“ iya,,dok saya akan mendonorkan darah saya untuk pasien disana ”– jungkook
“ tapi pasien membutuhkan 2 kantong darah apa anda yakin? ”– tanya dokter
“ saya yakin dok ”– jungkook santuy
“ baik mari ikut saya keruang ”
Setelah itu dokter dan jungkook pergi kesuatu ruangan.
Setengah jam akhirnya jungkook keluar dengan keadaan lengan kiri dibalut perban.
“ kalian gk usah khawatir saya sudah mendonorkan darah saya untuk mereka dan hueningkai saya pamit dulu ”– jungkook pergi
Sepasang suami istri itu masuk ke ruang UGD. Dan dokter juga menyuruh pasangan itu menjaga mereka.
“ sayang apa kita adopsi saja mereka? ”– tanya sang suami
“ jangan dulu,,kita belum tau mereka siapa dan dari mana,,bisa jadi mereka masih mempunyai keluarga ”–jawab sang istri
“ baiklah ”
35 menit kemudian 2 anak perempuan itu mulai tersadar.
“ d-dimana i-ini? ”– tanya anak 1 “ rumah sakit?Kenapa bisa?”– anak 2
“ nak kami telah membawa kalian kemari kami menemukan kalian tergelatak ditengah hutan ”– jawab wanita itu sambil tersenyum
“ siapa nama kalian nak? ”– tanya pria itu
“ aku hanya ingat nama panggilanku saja namaku Cita ”
“ dan yang aku ingat aku Arra ”
Sepasang suami istri itu saling menatap.
“ apa kalian tidak punya keluarga? ”– tanya wanita itu
“ kami tidak ingat yang kami ingat hanya nama panggilan kami ”– kata arra
“ baiklah bagaimana jika kalian menjadi anak angkat kami? ”– tawar sang pria
“ kami tidak bisa ikut saja apalagi kalian kan baru dalam hidup kami ”– kata cita
Kalau begitu ini castnya
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
•Nama suami: Kai Kamai Huening dipanggil Hueningkai. •Nama istri: Shin Yuna ato sekarang jadi Kai Yuna/kamai yuna nama panggilan Yuna. Udah nikah tapi belom punya anak jadi mereka memilih untuk mengadopsi anak
“ percayalah kami tidak jahat kami adalah pasangan yang belum mempunyai keturunan ”– kata yuna
“ baiklah kami mau asalkan kami tidak merepotkan kalian ”– kata arra
“ jinjja? Gomawo sayang ”– yuna mengecup kening arra dan cita
“ ok jadi mulai sekarang kalian panggil kami eomma dan appa ”– kata Hueningkai.
“ nee ”
Disisi lain Di rumah vampire lee
Cuta mengunci dirinya dikamar. Dia belum tenang sampai sekarang.
Kalian pasti tau lah gimana rasanya kalau pisah sama kembaran.
Bukan hanya kembarannya tapi arra yang dia sayangi juga meninggalkan nya.
Cuta pov
Huftt...hari pertama tanpa cita dan arra..apa itu akan berjalan dengan lancar?
Gw bangun dari tidur gw. Lemas itu yang gw rasakan. Kenapa? Bikos gw kemarin malam gk minum darah sama sekali.
Berharap cita dan arra akan kembali mungkin tidak akan terkabulkan.
Gw masih kl 4 udah ditinggal sama ortu terus sekarang ditinggal sama twins and adik terakhir gw.
Huaaaa...sedih banget rasanya (╥_╥)
Bangun,mandi,pakai perlengkapan sekolah, ambil tas udah berangkat gw gk napsu minum darah hari ini walaupun gw kelihatan lemas.
Saat gw turun dari tangga gw lihat hyung gw lagi nunggu gw tapi gw abaikan.
Mereka hanya menggeleng pelan.
Gw tau pasti mereka gk percaya aja sama sikap gw yang berubah kaya gini.
Kegarasi → ambil sepeda → berangkat kesekolah
Disekolah
Semua murid kayanya lagi ngelihatin gw. Paling mereka bingung kenapa gw dateng sendiri biasanya kan bareng twins ama arra.
Gk peduli sama mereka gw terus jalan sampai masuk kelas gw.
Emang mereka belum tau tapi lihat aja ntar istirahat pasti banyak yang tanya sama gw.
Didalem kelas
" woi...lo lemas ya? "– tanya aggu yang datang tiba-tiba
" nggak gw gk lemas emang gini kan muka gw "– kata gw dengan nada datar
" nada lo jangan datar-datar napa,,di cengkokin dikit lah "– kata aggu duduk dibangkunya
" dikata gw nyanyi apa pakai dicengkok "– kata gw terus berdiri
" lo mau kemana? "– tanya aggu berdiri
" gw mau ngomong sama lo bentar aja "– kata gw
" ngomong apa? "– tanya aggu
" lo kan dah tau gw sama keluarga gw itu siapa jadi gw mohon jangan kasih tau siapa pun "– pinta gw
" gimana yah "– aggu
" plis "
" ok ok gw bakal jaga rahasia "– aggu
" Thanks "
Cuta pov end
Nct pov
Skip aja langsung diSOPA
Kita udah pisah kekelas masing-masing.
Semuanya gk bisa fokus sama pelajaran tapi kalau ngerjain soal gc.
Pas istirahat kita semua pergi ke halaman belakang. Buat apa? Buat mengingat kembali adik kita yang terluka sebelum akhirnya meninggalkan kami.
Disinilah air mata kami mulai menetes. Kami membayangkan saat saat itu terulang lagi.
Renjun yang memeluk cita, haechan,jeno,jaemin mengobati arra, chenle dan jisung mengambil obat, dan mark yang mondar mandir menghampiri adiknya.
Disini juga hembusan angin menerpa wajah tampan kami.
Hingga tidak disadari ada gadis yang memerhatikan kami dari belakang.