FALSE CHAPTER 11

6K 442 55
                                        

FALSE

NARUTO © MASASHI KISHIMOTO

FALSE © CHIZURU BOULEVARD

Genre: Drama/Romance/Hurt Comfort mungkin agak angst juga 

*Bisa sambil denger lagu Wanderers by Yutaka Yamada 

==oo0oo==

"Ya aku baru saja keluar dari kereta. Sudah. Dia akan menjemputku sebentar lagi. Nanti akan kutlepon lagi." Sakura mematikan tlepon setelah menjawab serangkaian pertanyaan Ino yang bertubi-tubi. Tapi dia tau Ino mengkhawatirkannya.

Setelah menempuh 3 jam perjalanan akhirnya Sakura sampai ke Sunagakure. Dia akan dijemput oleh Shikamaru dan pacarnya. Apartemen pacar Shikamaru sudah hampir dikosongkan beberapa hari lalu sehingga Sakura bisa mulai memakainya hari ini.

Kepalanya masih pening dan kelopak matanya agak berat karena dia menangis tadi. Begitu menyadari kalau dia sudah benar-benar tidak lagi berada di kota itu, Sakura merasa dirinya tidak utuh, tapi tidak lagi menangis. Seperti ada bagian dari dirinya yang tertinggal.

Sakura menunggu di lobby tempat di dekat tempat taksi yang silih berganti menjemput dan menurunkan penumpang. Berharap Shikamaru tidak akan membutuhkan waktu lama menemukannya. Sakura pernah beberapa kali becakap-cakap dengan Temari, dan dia cukup menyukai perempuan galak tapi diam-diam memperhatikan. Temari mengingatkannya pada Ino, lalu Sakura tersenyum kecil.

Saat itu, ada sebuah mobil sport berwarna hitam berhenti tepat di hadapannya. Sakura tidak menyadari siapa sosok yang turun dari mobil itu karena dia melihat ke arah pejalan kaki, mencari-cari sosok Shikamaru. Lalu kemudian tanpa peringatan tanganya di tarik dengan kasar.

"Apa yang.." Sakura baru akan berteriak ketika dia menyadari siapa seseorang yang menarik tanganya.

Sasuke.

Sakura berusaha memberontak dan menarik dirinya. Tapi Sasuke lebih kuat dan dia bahkan melemparkan koper Sakura ke dalam mobilnya. Sasuke tidak berkata apa-apa, tapi Sakura bisa merasakan dengan jelas kemarahan Sasuke.

Menyusul di belakangnya, Sasuke memaksa Sakura masuk ke dalam. "Masuk dan jangan membantahku." Katanya dingin. Kemudian dia masuk ke dalam dan berkata pada sopir untuk kembali ke penginapannya.

Selama 40 menit perjalanan mereka tidak mengatakan apapun. Meski Sakura ingin bertanya bagaimana Sasuke menemukannya di sana? Darimana dia tau? Kenapa dia membawa Sakura pergi? Bahkan Sakura tidak berbicara untuk protes atas tindakan Sasuke.

Sakura melihat Sasuke dari ekor matanya. Sekilas sebelum dia memalingkan wajahnya, dia melihat wajah Sasuke yang menggelap. Kilat amarah jelas sekali terasa di kedua matanya. Dan sekarang suasana begitu tegang

.

.

"Kau yakin sudah mencarinya?!" seseorang memekik. Suaranya melengking tajam. Suara Ino.

Maafkan aku. Aku hanya terlambat 5 menit dan dia sudah tidak ada di manapun di stasiun. Dia tidak menjawab ponselnya. Suara serak Shikamaru terdengar di tlepon Ino. Ada nada khawatir dan penyesalan di sana.

"Ya Tuhan." Ino mendesah berat. Beberapa waktu lalu Sakura mengabarinya bahwa dia sudah sampai dan tak lama setelahnya Shikamaru berkata dia kehilangan Sakura. Firasatnya tidak semakin tidak enak ketika dia mencoba menghubungi Sakura dan mendapatkan hasil yang sama.

"Apa yang terjadi pada Sakura?" tanya Sai.

"Shikamaru tidak bisa menemukannya di manapun." Ino menggigiti jemarinya. Pikirannya kalut sekali. "Bagaimana jika sesuatu terjadi padanya.." katanya. Pandangannya buram. Dia hampir menangis.

FALSE ✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang