In New Year

783 17 0
                                    

Jangan lupa vote nya gaes !
Semoga kalian suka apapun yang Narie atau Arie tulis di akun ini ataupun akun pribadi kami !

Follow !
Nar_ieStory and Arie_Savage


























Pair ?
How about Crack pair (*´∀'*)



Who ?


















Happy.Reading (」゚ロ゚)」



"Tunggu... Berhenti !" seruku.

Langkah kakinya berhenti.
Aku menahan bahunya, pemuda manis itu menoleh dengan wajah bingung.

"Ada apa ya ?!" tanya pemuda manis itu.

"Ada apa ya ?!" tanya pemuda manis itu

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Wajahku memerah.

"Kau sendirian ?!" tanyaku. Dia mengerjab beberapa kali lalu mengangguk.
"Ya.. Aku sendirian.." Aku melihat matanya yang sedikit sembab.

Apakah dia habis menangis ?!
Keterlaluan sekali yang membuat dia menangis..





"Kebetulan aku sendirian.. Mau bersamaku ?!" tawarku. Dia menatapku bingung. Aku tersenyum menyakinkan agar dia tidak curiga.

 Aku tersenyum menyakinkan agar dia tidak curiga

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Aku tidak terlihat seperti om om mesum, kan ?!

"Namaku Bae Jinyoung, kau ?!" seruku.
"Hyunjin.. Hwang Hyunjin.." Aku mengangguk. Kami berjalan beriringan bersama.

Krryuuuukkk...

Aku menatap Hyunjin terkejut. Wajah Hyunjin memerah seketika.

Aku tebak dia belum makan.
Aku terkekeh kecil, lalu menggenggam tangannya.

Lucunya..
Wajahnya semakin memerah.
"Mau makan malam bersamaku ?! Kebetulan aku belum makan" ajakku. Hyunjin diam.
"Tapi.. Tapi.. Aku ti-"
"Aku yang bayar.. Tenang saja" ujarku. Dia akhirnya mengangguk setuju.

Ah, senangnya...
Mama pasti senang, Jinyoung sudah punya menantu buat Mama..







Narie.POV

Hyunjin menatap makanan di depannya dengan binar matanya.

Jinyoung tersenyum.
"Makanlah.." Hyunjin mengangguk dan segera makan sambil tersenyum lebar. Jinyoung fokus pada makanan, tapi matanya tidak bisa berhenti fokus pada Hyunjin.

Jujur saja, Jinyoung sudah amat menyukai pemuda di depannya.

"Ano.." Jinyoung segera menatap Hyunjin.
"Ya ?! Apakah makanannya tidak enak ?!" Hyunjin tersenyum.
"Tidak.. Enak kok.."
"Benarkah ?! Jika kamu suka, kita bisa makan bersama terus disini.."
Hyunjin terkekeh.

"Itu.. Di dagumu.." Jinyoung melongo. Hyunjin mengambil tisu, lalu mengelapnya dibagian wajah Jinyoung yang kotor.

Jangan tanya keadaan Jantung Jinyoung.

"Terima kasih, Hyunjin..." Senyum Hyunjin merekah. Jinyoung merasa bisa melihat malaikat tercantik.









Mereka selesai makan, segera berjalan bersama menuju sebuah taman.
Kebetulan taman itu sangat ramai, karena malam ini adalah malam tahun baru.
Beberapa orang menunggu kembang api.

"Disini ramai ya.." Hyunjin mengangguki Jinyoung.
"Apa kau mau ke tempat yang lebih sepi ?!" tanya Jinyoung.

"Apakah jauh ?!" Jinyoung menggeleng.
"Tidak.. Kebetulan disitu tempat yang ramai anak muda" Hyunjin mengangguk. Jinyoung segera menggenggam tangan Hyunjin lagi, dan berlari kecil. Hyunjin terkejut tapi, berusaha mensejajarkan dirinya dengan Jinyoung.

Matanya tidak lepas dari Jinyoung.
Hyunjin tersenyum.

"Aku bersyukur bisa bertemu denganmu..." Jinyoung menoleh.
"Kau berbicara sesuatu ?!" Hyunjin terdiam.
"Tidak.. Ak- Aku hanya ingin bilang Cepatlah.. Kembang api pasti akan segera dimulai.." ujar Hyunjin. Jinyoung terkekeh.






Hyunjin menatap Jinyoung yang sepertinya menunggu kembang api.
"Jinyoung- ah.." Yang dipanggil menoleh.
Hyunjin tersenyum.
"Terima kasih mau membawaku kesini.. Terima kasih atas segalanya.." Jinyoung tersenyum lembut.

"Tidak apa- apa..  Aku harusnya bilang minta maaf, aku selalu mengikutimu kemana saja" ujar Jinyoung, sambil menghela napas.
"Aku menyukaimu, sejak.. Kita pertama kali bertemu" ujar Jinyoung.
Hyunjin tersenyum.

"Aku tahu.." Jinyoung terdiam.

Hyunjin tahu...

"Aku tahu kamu mengikutiku.. Kamu di kampus berpura- pura nerd, kan !?!" tanya Hyunjin. Jinyoung jadi malu sendiri.
"Iy- Iya, sih.." Jinyoung nyengir.
"Aku ingin menyapamu, tapi kau malah sudah pergi.. Jadi aku gagal" Jinyoung tidak menyangka jika, Hyunjin hendak menyapanya.

Bodohnya dia malah kabur karena takut ketahuan.
"Maaf.. Kukira kau hendak marah.." Hyunjin menggeleng.
"Aku senang.. Terima kasih bekalnya.."
"Kau tahu juga bekalnya dariku.." ujar Jinyoung.

"Temanku yang melihatmu, hehe.. Jadi aku tahu dari nya" ujar Hyunjin. Jinyoung terkekeh.

Pesta kembang api sudah dimulai.
Lonceng- lonceng berbunyi.

Mari tinggalkan mereka yang kini asyik menyatukan bibir dan cinta mereka.

Doakan cinta mereka menjadi hal baru di awal tahun baru ini.








- In New Year : END -

Semoga kalian suka story Narie di Tahun baru.. Jangan lupa vote and Share nya...

Btw..
Happy 1K 😂😂 Readers hehehe..



Salam.Manis
Narie #Cans 😋

🆁𝗮𝗻𝗱𝗼𝗺 🅞𝗻𝗲𝘀𝗵𝗼𝗼𝘁 (𝐁𝐱𝐁) ✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang