Bagian tak berjudul 17

1.7K 44 45
                                        


Azhar baru saja tiba di sekolah dan sekarang tengah memarkirkan sepeda motornya.Ia belum bisa mengontrol perasaannya setelah apa yang terjadi padanya tadi,sungguh itu tidak pernah terbayangkan sebelumnya.

Saat baru selesai memarkirkan motornya,ia terlonjat kaget saat tiba-tiba ada yang menepuk bahunnya dari belakang,Azhar menoleh kebelakang untuk melihat siapa yang telah mengagetkannya.Ia memutar bola matanya malas saat melihat siapa pelakunya.

"Sialan lo Rez,bisa nggak sih lo nggak ngagetin gue mulu!.Untung gue nggak ada riwayat jantung!",ucapnya kesal.

"Lebay lo.lagian lo masih pagi-pagi udah ngelamun aja,baek-baek kesambet lo",

"Siapa juga yang ngelamun", elak Azhar

"Dih,si abang malah nggak ngaku",

"Berisik lo!,minggir gue mau lewat", katanya ketus sambil sedikit mendorong tubuh Reztu agar menjauh dari hadapannya.

Karena posisi Reztu saat itu tidaklah baik, jadi hanya di dorong sedikit saja oleh Azhar ia langsung jatuh terduduk,."Sialan lo Har!, pantat gue sakit nih nyium tanah"

"Bodo!", balas Azhar dan mulai melangkah pergi meninggalkan Reztu yang masih setia dengan posisi jatuhnya.

Namun, baru dua langkah berjalan, ia menghentikan langkahnya ketika mendengar ucapan Reztu yang sedikit membuatnya penasaran atas apa yang diucapkannya sahabatnya itu.

"Widih.Abang Asdar gercep juga yaa,pagi-pagi udah boncengin cewek aja",ucap Reztu saat melihat Asdar yang tengah melintas dihadapan sedang berboncengan dengan perempuan.

"Tapi kok,itu kayak murid baru cantik deh?", lanutnya lagi.

Sontak itu membuat Azhar membalik badannya untuk melihat apakah benar yang di bilang Reztu barusan.Sebab ia tahu nama orang yang disebut murid baru cantik oleh Reztu tadi adalah Chia istrinya.

Dan benar saja,saat ia membalik badannya dan melihat dimana Asdar memarkirkan motornya ia dengan jelas melihat keberadaan wanita itu disana yang baru saja turun dari motor Asdar.

Ia juga sedikit kaget melihat pemandangan itu,sebab ini kali pertama ia melihat Asdar membonceng seorang perempuan kesekolah.Sebelum-sebelumnya ia selalu menolak jika ada yang ingin nebeng kepadanya walaupun itu cewek cantik sekalipun tetap ia tolak.

"Kok bisa?", monolognya tak percaya.

"Ngapain lo duduk disitu?",tanya Asdar saat tiba dihadapan Reztu,di ikuti Chia dibelakangnya.

"Lagi nyantai mas broo", jawab Reztu disertai dengan cengirannya.

"Kurang kerjaan banget lo nyatai beralaskan tanah",

"Biasa , anak sultan mah bebas". balasanya dengan songong."bantuin gue berdiri dong", lanjutnya lagi meminta bantuan.

"Suruh aja pengawal lo, kan lo anak sultan", balas Asdar lalu pergih meninggalkan Reztu begitu saja.

"PENGAWAL GUE PADA LIBUR!!', teriaknya namun tidak dihiraukan oleh Asdar.

Cowok itu malah merangkul bahu Azhar dan mengajaknya untuk masuk ke kelas bareng. Azhar melirik kearah Reztu dan kemudian ia memberi senyum mengejek kearah sahabatnya itu.

Melihat itu,membuat Reztu kesal dan menyumpah serapahi kedua sahabatnya itu.Saat akan berusaha bangun sendiri,tiba-tiba saja ada sebuah tangan yang terulur dihadapannya. Ia tersenyum tat kala melihat pemilik tangan ternyata adalah Chia, yang dengan senang hati mengulurkan tanganya untuk membantunya berdiri.

"Sini aku bantu",tawar Chia sambil tersenyum.

Reztu meraih tangan Chia untuk berdiri." makasih yaa murid baru cantik udah bantuin gue", ucapnya saat telah berdiri.

PERJODOHAN DINITempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang