Naila berdiri menatap kearah luar jendela,ia masih enggan untuk percaya dengan penyakit yang ia derita.
Naila:"Kalau aku pergi,siapa yang jagain ibuk?"
Dewi masuk ke kamar Naila.
Dewi:"Pergi kemana?Naila pasti sembuh kok.Kita harus berobat."
Naila:"Nggak buk,nggak usah.Naila ikhlas kok.Naila udah baca dari internet kalau kemungkinan hidup orang yang menderita (.....) Sangat kecil persentase nya."
Dewi memegang tangan Naila.
Dewi:"Yang nentuin itu semua kan Allah."
Naila:"Daripada untuk berobat Naila,mending uangnya ibuk sumbangin ke panti asuhan."
Dewi:"Naakk....."
Naila:"Buk tolong turutin kemauan Naila."
Naila menunduk.
Dewi:"Tiga hari kedepan kamu jangan sekolah dulu ya."
Naila:"(mengangguk pasrah)
-----------------------------------------------------------
Dua hari berlalu,Naila sudah tidak sabar untuk masuk sekolah.
Sore ini ia ingin sekali mengunjungi taman.
Naila:"Buk,sore ini Naila ke taman ya."
Dewi:"Jangan.Kamu gak boleh capek jalan kaki."
Raka datang membawakan Naila coklat.
Raka:"Biar Raka yang anterin Naila tan." (Memberi coklat pada Naila)
Senyum Naila merekah.Ia bergegas mengganti bajunya dan mengambil buku diary kesayangannya.
3 menit kemudian ia sudah siap.
Naila:"(menatap Raka)Ayok kak,kita berangkat.(mengalihkan pandangan pada Dewi)Buk Naila berangkat ya."
KAMU SEDANG MEMBACA
Regret (HISTORIA)
Random"Kita tidak pernah tau seberapa berat beban yang orang lain tanggung. Jika tidak bisa mengerti setidaknya jangan pernah menambah beban dalam hidupnya 🌸" ~herichapurnama Cast Utama: -Rizqi Annisa as Naila -Bagus Wandiro as Keenan -Fahrinalendra Alfa...
