Hongjong duduk di atas atap gedung sekolah, memejamkan matanya tersenyum sumringah.
"Apa oppa melakukanya?" ujar gadis berbaju merah yang tengah berdiri di depanya.
"Persis seperti yang kau lakukan pada ku bukan?" hongjoong membuka matanya dan mengisyaratkan gadis itu duduk.
"Dendam bukanlah hal baik, mereka takan kembali, berhenti mencari mereka dan aku yakin ibu mu pasti datang." honjoong mengelus surai kusut gadis bergaun merah itu.
"Eomma...." gadis itu menangis bibirnya berkerut Dan turun kearah bawah.
Hongjoong memeluk gadis tersebut dan berkata "aku juga rindu eomma..." sembari mengusir punggung gadis lugu itu.
#flasback
Seorang wanita parubaya tengah membawa anak perempuannya kesekolah kusus pria,usut punya usut kak dari anak perempuan tersebut tengah tersandung masalah serius di sekolah, alhasil orangtuanya pun di panggil.
Setelah urusan kaknya itu selesai sang kaka kembali kekelas dan ibu anak kecil itu masih berada disekitar sekolah. Karena sang ibu ingin ke toilet anak perempuan itu pun di ajak kesana.
"Sayang tunggu disini ya bentar mama mau masuk toilet sebentar, jangan kemana-mana okey...!" ujarnya menegaskan.
Gadis kecil bergaun merah itu mengangguk kecil, ia menunggu ibunya sambil duduk di lantai karena lelah berdiri.
Segerombolan remaja sma mendatanginya menanyainya dan mengajak anak itu bermain, dengan polos ia pun ikut dan bermain bersama mereka.
Mereka bermain petak umpet dan remaja-remaja itu ada yang jaga dan ada yang bersembunyi. Terdapat 5 remaja pria disana satu berjaga empat bersembunyi. Semua orang bersembunyi di gudang gadis itu pun hanya ikut-ikutan saja dan sedikit cekikikan saat remaja yang jaga berpura-pura mencari.
Saat remaja yang jaga masuk ia mengunci gudang tersebut. Masih berekting mencari mengulur waktu saat jam pulang berdering.
RINGG!!!!!!
Disitulah tangis sang ibu kehilangan anaknya mencari kesana kemari dan akhirnya pulang dengan anak laki-laki nya saja.
Gadis itu telah di amankan dan di bekap saat beberapa orang mencari gadis tersebut.
Hari mulai sore niat buruk mereka terhadap gadis itu dimulai. Gadis itu memberontak dan menangis memukul dan menendang pria-pria besar itu hingga sepatu merahnya terlepas.
Ia hanyalah gadis kecil ia takan bisa melawan 5 remaja yang notabenya lebih besar darinya.
Gadis kecil itu di setubuhi hingga bagian kepunyaanya sobek karena digilir. Darah bercucuran kesadaran gadis berbaju merah itu memudar dan hilang.
Tak ada rasa bersalah atau pun takut pada wajah mereka, yakin bila mereka adalah bajingan di sekolah terlihat dari awal mereka bertindak dan mendapatkan kunci gudang.
"Rasa adiknya ternyata lumayan...heh...kita bereskan ini."
Dua orang memakaikan kembali pakaian gadis itu dan menaruh nya di sebuah kotak plastik besar dan mereka meimbunya dengan tumpukan barang-barang gudang. Darah mereka bersihkan. Malam telah tiba saatnya mereka kabur.
Salah satu orang yang memegang kunci tersebut membuang kunci gudang itu ke sembarang arah diluar kawasan sekolah.
Gudang itu tak dapat dibuka karena kuncinya hilang, namun pak kim guru baru datang satu hari setelah kejadian dan mencoba mengganti kunci pintunya. gudang itu kembali di gunakan dan ganguan itu mulai muncul membuat gudang tersebut terbengkalai kembali.
Itu sebabnya gudang tersebut tak terus dan tak ada siapa pun yang tau bahwa ada jasad manusia di dalamnya yang tengah berproses pembusuka.
"Andai saja kamu tak menggangu pengunjung gudang maka kamu akan segera di temukan..." hongjoong mencubit gemas hidung mungil gadis itu.
"Aku takut bila mereka orang jahat...." ujarnya cemberut.
"Baiklah aku tau trauma mu, Aku dengar tim otopsi telah menemukan hasilnya dan jasad mu akan segera di kremasi." ^^
"Humm!!gomawo oppa hiks...aku mau pergi setelah mengatakan terimakasih ku pada mu hiks...."
"Baiklah permainan usai kau telah di temukan aku pun juga mari kita tenang dan lupakan hal buruk yang sudah terjadi."
Hongjoog mengulurkan tanganya dan gadis itu pun menggapainya cahaya putih menyelimuti dan mereka pun menghiang.
End
#note:
Cerita ni akhirnya lanjoot, dikit sih memang tapi lega rasanya dah tamatkan nie cerita, semoga suka tuggu next cerita kawan^^, terimakasih buat yang udah vote cerita ku ini,meski gak horor² amat tapi jujur nulisnya sepenuh hati^^ Paay saia pamit💕🥰
KAMU SEDANG MEMBACA
Ateez||Horor
Hayran Kurguberisi cerita horor para member Ateez (random story) Tgl publikasi 7 mei 2021 Tamat ~
