Pekerjaan Yuna telah selesai, kini sudah waktunya ia akan segera berangkat ke London. Yuna sudah memasukkan baju ke dalam koper miliknya dengan sangat rapi.
Sesuai dengan tawaran dari sean, Yuna akhirnya setuju untuk pergi bersama Sean ke London. Awalnya Yuna tidak ingin merepotkan sean, tetapi karena mereka satu tujuan Yuna pun pasrah dan menyetujui nya.
Sean meminta Yuna untuk segera datang ke lapangan utama. Disana Sean sudah menunggu di helikopter miliknya.
>>>>
Kini mobil Yuna sudah tiba di lapangan utama. Para bodyguard pun akhirnya turun dari mobil. Mereka terlihat akan mengantar Yuna hingga naik ke atas helikopter.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Sementara itu, di lapangan utama sudah terlihat Sean berdiri di depan pintu helikopter. Sean tampak melihat Yuna akhirnya datang juga.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Akhirnya kamu datang juga Yun" Sean lalu mengulurkan tangannya untuk meraih tangan Yuna masuk kedalam helikopter.
"Maaf ya Sean, aku sedikit terlambat" ujar Yuna yang merasa tak enak.
"Gapapa kok, aku juga belum lama nunggu disini" Sean tidak mempersoalkan nya.
Sean mempersilahkan Yuna duduk di tempat khusus yang telah disediakan nya.
Beberapa menit setelah itu, helikopter pun akan segera terbang. Suasana canggung mulai terjadi di antara mereka berdua. Sean tampak ingin mengatakan sesuatu kepada Yuna.
"Hmm, Yun apakah kamu ingin makan sesuatu?" Tanya Sean memecah keheningan yang terjadi.
"Ga usah Sean, makasih" tolak Yuna.
"Oke baiklah" ucap Sean lagi.
<<<
Sebelum berangkat Sean Rupanya sudah mempersiapkan segalanya. Sean berencana ingin melamar Yuna di atas helikopter. Di belakang kursi helikopter sudah terpampang gantungan pita yang bertuliskan " Will You Marry Me?". Sean mempersiapkan semuanya dibantu dengan beberapa bodyguard nya.