Hai teman teman setia Yonhun, di cerita ini aku sengaja mengubah nama Sehun dari Reyhan menjadi Sean. Karena menurut aku pengucapan nama Reyhan susah buat diingat, hehe... Jadi Disni Sehun berperan sebagai SEANyaaaah
Author POV
Karena kejadian tadi malam, Ressya sangat takut terjadi sesuatu yang buruk terhadap Yuna, jadi Ressya memutuskan untuk mencarikan nya seorang bodyguard yang bisa merawat Yuna dengan baik. Beberapa hari lalu Yuna telah memilih daftar nama nama pelamar yang akan menjadi bodyguard Yuna. Mereka semua tampak akan melakukan wawancara pagi ini. Yuna menyetujui ide dari Ressya karena menurutnya ia memang harus memiliki seorang bodyguard.
Beberapa pria tampak sudah berada di dalam rumah Yuna. Mereka kini sedang melakukan wawancara. Setelah wawancara berlangsung tak satupun dari pelamar yang masuk kriteria menjadi bodyguard Yuna. Ressya sampai kewalahan mencarikan pria yang cocok untuk kepribadian seorang Yuna Valerie.
Sean mengamati rumah Yuna. Dan kini mobil nya sudah memasuki mansion mewah Yuna didalam. Sean heran melihat rumah yang dipenuhi dengan para pria berseragam setelan jas. Tak ingin berlama lama Sean langsung saja masuk kedalam rumah Yuna. Sean hanya berniat ingin mengembalikan mobil Yuna yang pernah dipinjam kan Ressya padanya waktu itu.
Di dalam, Ressya baru saja mencoret nama pelamar yang baru saja pergi. Ressya membalikkan halaman berkas yang berada ditangannya, tetapi ternyata sudah tidak ada lagi nama pelamar yang tersisa.
"Bahkan pelamar terakhir pun kamu sia siakan Yun" Ressya mulai kewalahan dan bingung harus berbuat apa lagi.
"Aku tidak bisa mempekerjakan seseorang yang tidak bisa mengasuh seorang anak" Yuna mulai kesal dengan para pelamar karena tidak bisa menjawab pertanyaan Yuna pada saat Wawancara berlangsung.
Ya memang Yuna membuat aturan dalam sesi wawancara nya, Yuna menyebutkan bahwa seseorang yang ingin menjadi bodyguard nya harus siap untuk menginap di rumah miliknya. Tentu saja para pelamar menolaknya ,karena mereka tidak ingin terkurung di dalam rumah mewah milik Yuna itu. Yuna membuat aturan yang sangat ketat jadi banyak diantara para pelamar yang tidak akan sanggup.
Kini Sean sudah berada di dalam, ia melihat Yuna tengah berdebat dengan Ressya. Kebetulan Sean mengenakan setelan jas yang senada dengan para pelamar yang telah ditolak tadi.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Permisi" Sean tiba tiba saja muncul di sela sela perdebatan Ressya dan Yuna.
"Kamu telat, bagaimana bisa seorang pelamar bisa telat" Yuna langsung saja sedikit membentak Sean yang bermaksud tidak ingin melamar. Mood Yuna memang sedang tidak bagus.
"Kamuuu..." Tunjuk Ressya karena ia mengenal Sean.
Disaat mereka sedang berkumpul, tiba tiba saja Kelvin menghampiri Sean dan memeluk nya. Yuna tampak heran melihat putra sulung nya yang terlihat sangat lengket bersama Sean.