"ADISA...!!!!"
peluru itu tertembak dan mengenai kepala Adisa yang mencoba melindungi Angkasa dan adsila
Semua orang di tempat itu syok melihat kepala Adisa yang bersimpahan darah begitu pun dengan Angkasa ia berlari sambil menggendong Adsila menuju Adisa
"Dis,lu harus kuat dis..!!!!" Ucp Angkasa,lalu polisi pun membawa Adisa ke rumah sakit terdekat,dan tak lupa Adsila yang di bawa oleh polisi wanita
"Kurang ngajar kau!!" Ucp Angkasa lalu memukul Jordan
"SEMUA INI GARA GARA LO!! ADISA TERTEMBAK GARA GARA LO!!.." ucp Angkasa dengan nada tinggi sambil menarik kerah baju Jordan
"DASAR BRENGSEK..!!!"
Angkasa pun langsung pergi meninggalkan Aleta dan Jordan yang di tanggkap oleh polisi, Adisa pun di bawa ke UGD karna keadaan nya sangat darurat
"Dis,aku mohon kamu harus baik baik aja.." ucp Angkasa sambil mendorong kasur rumah sakit
"Maap pa,untuk pemeriksaan pasien bapa tidak bisa masuk.." ucp suster lalu menutup pintu UGD tersebut
Dan secara tiba tiba Asisten nya yaitu Iko datang
"Iko?.." ucp Angkasa
"Bos,semoga nyonya Adisa tidak apa apa bos.." ucp Iko
"Ya gw juga berharap seperti itu.." jawab Angkasa
Iko dan Angkasa menunggu dokter keluar dari ruangan,dan hampir 1 jam pemeriksaan akhirnya dokter pun keluar,dan sontak membuat Angkasa langsung beranjak dari duduk nya
"Dok gmn dok?" Tanya Angkasa
"Begini,peluru yang berada di kepala Istri anda sudah saya keluarkan,tapi...."jawab dokter
"Tapi?tapi apa dok?.." tanya Angkasa penasaran
"Tapi istri anda akan hilang ingatan untuk selama lama nya.." jawab Dokter
Mendengar hal itu Angkasa sangat syok
"Apa?.."
"Tetapi apakah bisa di sembuhkan?" Tanya Iko
"Bisa saja,namun butuh waktu yang sangat lama.." jawab Dokter
"Oke klo begitu terimakasih dok.." ucp Iko
Angkasa yang masih terduduk diam karna syok mendengar perkataan Dokter tadi
"Bos,anda harus sabar semua ini akan berlalu dengan sangat cepat.." ucp Iko
Namun Angkasa tidak merespon perkataan Iko,Angkasa pun berjalan menuju ruangan UGD,ia pun masuk dan melihat Adisa yang tertidur dengan berbagai alat medis di badan nya
"Dis,apa kau akan lupa dengan ku?.." ucp Angkasa di dekat Adisa,dan itu membuat Air mata Angkasa keluar dengan perlahan
"Knp harus kamu yg tertembak dis?!.." ucp Angkasa
Dan tak lama dokter beserta perawat pun datang
"Tuang Angkasa,saya akan pindahkan istri anda ke ruangan ICU.." ucp dokter
"Baiklah dok.." jawab Angkasa,lalu ia keluar dari ruangan itu
"Bos saya sudah menghubungi semua keluarga anda dan keluarga nyonya Adisa.." ucp Iko
"Terimakasih Iko.." jawab Angkasa
"Dan satu lagi bos,Jordan dan Aleta sudah tertangkap polisi dan mereka sudah di masukan ke dalam jeruji penjara.." ucp Iko
"Bagus klo begitu,lalu dimana Adsila?" Tanya Angkasa
"Adsila saat ini sedang di urus oleh asisten rumah tangga anda,dan sebaiknya bos pulang terlebih dahulu.." jawab Iko
"Tidak,gw akan menemani Adisa.." ucp Angkasa
"Baiklah bos,klo begitu saya akan mengambil kan pakaian untuk anda.." jawab Iko
Dan tak lama dokter berserta perawat nya mendorong kasur yang di tiduri oleh Adisa,Angkasa melihat Adisa yang masih terbariing lemah di kasur dengan alat medis yg tertempel di badan nya,Adisa pun di bawa ke ruangan ICU dan begitu pun dengan Angkasa,Angkasa sangat setia kepada Adisa ia selalu berada di samping Adisa.
========================
Jangan lupa vote ❤️
Maap ya guys bikin kalian penasaran heheheh:v
KAMU SEDANG MEMBACA
CEO My Husband (SELESAI)
Roman d'amourApa yang ada di benak kalian jika perempuan berumur 18 tahun menikah dengan CEO yang umur nya 23 tahun? Ya perempuan 18 tahun itu adalah gw,gw masih duduk di bangku sekolah menengah atas atau SMA gw masih kelas 3 SMA ya walaupun udh mau lulus,namun...
