Tak lama Angkasa pun sampai di rumah orang tua Adisa,ia pun langsung masuk dan mengetuk pintu rumah keluarga itu
TOK...TOK..TOK..
Angkasa terus mengetuk pintu itu,dan tak lama pintu itu dibuka oleh Adisa,yang langsung memeluk Angkasa
"Angkasa aku takut sekali.." ucp Adisa sambil memeluk Angkasa di palang pintu
"Kamu tenang aja yah,ada aku kok di sini,ayo masuk ini sudah malam.." jawab Angkasa,mereka pun masuk ke dalam rumah dan langsung berjalan menuju kamar Adisa, sesampai nya di kamar Adisa langsung memeluk Angkasa lagi karna merasa sangat ketakutan
"Angkasa plis jangan pergi dari sini.." ucp Adisa memeluk Angkasa
"Ga Adisa,aku tetep di sini kok.." ucp Angkasa yang sama memeluk Adisa
"Angkasa aku jadi ingat kejadian pada saat Adsila masih bayi,bukan kah ini sama persis?" Tanya Adisa
"Iya aku juga ingat kejadian itu.." jawab Angkasa
"Apakah ini ulah Lisa dan Rayhan lagi?" Tanya Adisa
"Tidak mungkin mereka saat ini sedang berada di jeruji besi.." jawab Angkasa
"Lalu siapa Angkasa?" Tanya Adisa
"Aku tidak tau Adisa,lebih baik untuk saat ini kau jangan pulang dlu,karna ini sangat berbahaya.." jawab Angkasa
"Baiklah.." ucp Adisa
"Lebih baik sekarang tidur,karna ini sudah malam.." ucp Angkasa
Dan di balas dengan anggukan kepala Adisa,Angkasa dan Adisa tidur di kasur yang cukup untuk mereka berdua dengan posisi Adisa sambil memeluk Angkasa.
Malam pun berganti menjadi pagi Adisa yang lebih awal bangun melihat Angkasa yg ada di hadapan nya,Adisa memperhatikan wajah Angkasa yang tampan itu pada saat sedang tertidur
"Ganteng banget sii.." ucp Adisa,lalu ia pun beranjak dari tidur nya dan turun ke bawah untuk melihat buah hati nya itu
"Good morning mamih.." ucp Adsila yang sudah duduk manis di meja makan
"Good morning sayang.." jawab Adisa dan mencium Adsila
"Adisa,nih nasi goreng buat kamu,mamah yang bikin.."ucp nyonya besar
"Taroh situ dlu mah,Adisa pengen ke toilet dlu.." ucp Adisa lalu berjalan menuju toilet
Setelah selesai dari toilet Adisa pun kembali lagi ke meja makan dan duduk di sebelah Adsila yang sedang sarapan
"Adsila pelan pelan dong makan nya.." ucp Adisa,sambil membereskan remehan yang jatuh ke meja,tak lama Angkasa pun turun dari kamar Adisa dan sontak membuat mamah Adisa dan Adsila terkejut karna ada nya Angkasa
"PAPA?!..." Ucp Adsila yang langsung turun dari kursi dan berlari ke arah Angkasa dan memeluk Angkasa
"Papa,kapan papa ke sini.." ucp Adsila yang masih memeluk Angkasa
"Kemaren malem.." ucp Angkasa sambil menggendong Adsila menuju meja makan
"Benarkah,mengapa papa tida membangunkan ku?" Tanya Adsila
"Adsila,kamu kan tidur nanti klo papa bangunin takut kamu ga bisa tidur lagi.." jawab Angkasa
"Loh Angkasa,knp kamu bisa disini?" Tanya Nyonya besar
"Cerita nya panjang mah, mungkin nanti Adisa cerita.." jawab Angkasa yang masih menggendong Adsila
"Baiklah kalo begitu,ayo kita sarapan mamah sudah bikin nasi goreng untuk kalian.." ucp nyonya besar,Angkasa pun duduk berhadapan dengan Adisa
"Adsila kamu udh besar duduk sebelah mamih sini.." ucp Adisa
"Ga mau,Adsila mau duduk di sebelah papa saja.." jawab Adsila
"Baiklah baiklah..." Ucp Adisa,Angkasa pun meletakan Adsila persis di sebelah nya duduk saat ini
"Nah ini dia nasi goreng nya.." ucp Nyonya besar sambil memberikan sepiring untuk Adisa sepiring untuk Angkasa,Adsila tidak di berikan karna ia sudah mendapatkan roti bakar
"Kalian makan dluan aja ya mamih mau ada urusan penting dlu.." ucp nyonya besar lalu pergi dari dapur
"Papa kapan Adsila dan mamih pulang ke rumah?" Tanya Adsila
"Sayang,untuk saat ini Adsila dan Mamih Adisa di rumah omah dlu yah,nanti kalo waktu nya sudah cukup baik kalian bisa pulang lagi.." ucp Angkasa
"Tapi kenapa?" Tanya Adsila
"Karna rumah kita sedang di renovasi.." jawab Angkasa berbohong
"Wahh,apakah rumah kita akan menjadi bagus?" Tanya Adsila
"Iya sayang.." jawab Angkasa
"Wahh aku sudah tidak sabar ingin pulang.." ucp Adsila
"Angkasa apa kamu hari ini ke kantor?" Tanya Adisa
"Iya,tpi aku harus pulang untuk mengambil jas kerja ku.." jawab Angkasa sambil memakan nasi goreng buatan nyonya besar
"Kamu ga usa pulang,aku di sini punya jas kerja kamu kok..." Ucp Adisa
"Oke,aku akan bersiap dlu.." ucp Angkasa yang beranjak dari duduk nya
"Apa kamu tau letak jas kamu dimana?" Tanya Adisa
"Tidak.." jawab Angkasa
"Sebentar aku akan bereskan ini dlu.." ucp Adisa
"Papa papa gendong aku dan antar kan aku pada omah.." ucp Adsila
"Omah?" Tanya Angkasa yang langsung menggendong Adsila seperti pesawat dan itu membuat Adsila tertawa sangat girang,setelah Adisa membereskan bekas yang ada di meja makan Adisa pun berjalan menuju kamar nya untuk menyiap kan pakaian kerja untuk Angkasa.
Pada saat Adisa menyiapkan pakaian untuk Angkasa,secara tiba tiba ada yang memeluk Adisa dari belakang dan itu adalah Angkasa
"Aduh Angkasa apaan si,aku lagi nyiapin baju buat kamu.." ucp Adisa
"Sebentar saja,kita sudah lama tidak seperti ini.." jawab Angkasa yang masih memeluk Adisa,Adisa pun berbalik badan,dan saat ini Adisa dan Angkasa sedang bertap tatapan
"Angkasa,apa kamu ingin seperti ini?" Tanya Adisa sambil memegang leher Angkasa
"Apa kamu tau,kamu sangat cantik.." bisik Angkasa
"Udah nanti ada yang liat.." ucp Adisa
"Siapa?" Tanya Angkasa
"Anak kita.." jawab Adisa
"Adsila?" Tanya Angkasa
"Bukan,tpi yang di perut.." jawab Adisa sambil memegang perut nyaa,Angkasa pun langsung berlutut di hadapan Adisa untuk mendengarkan pergerakan anak nya yang masih dalam kandungan
Angkasa pun menempel kuping nya ke perut Adisa
"Angkasa apa yang kau lakukan?" Tanya Adisa
"Mendengar pergerakan anak ku.." jawab Angkasa
"Ya Tuhan Angkasa,kamu ga bakal denger apa apa,karna usia kandungan baru beberapa Minggu.." ucp Adisa
"Apa?benarkah?" Tanya Angkasa dan langsung berdiri
"Iya,udh sana mandi.." ucp Adisa sambil memberikan pakaian jas Angkasa
"Oke baiklah.." jawab Angkasa lalu keluar dari toilet
Jangan lupa vote ❤️
KAMU SEDANG MEMBACA
CEO My Husband (SELESAI)
RomanceApa yang ada di benak kalian jika perempuan berumur 18 tahun menikah dengan CEO yang umur nya 23 tahun? Ya perempuan 18 tahun itu adalah gw,gw masih duduk di bangku sekolah menengah atas atau SMA gw masih kelas 3 SMA ya walaupun udh mau lulus,namun...
