Setelah Angkasa sudah siap,Angkasa pun turun dari kamar Adisa menuju ruang tamu,disana sudah ada Adsila dan Angkasa yang sedang menunggu Angkasa
"Papah,apakah papah akan bekerja?" Tanya Adsila
"Iya sayang.." jawab Angkasa
"Angkasa apa kamu akan ke sini lagi?" Tanya Adisa
"Aku usahain akan ke sini lagi,oke baiklah putri papa,papa harus bekerja dlu nanti klo seluruh pekerjaan sudah selesai papa akan kesini lagi dan bermain bersama putri ayah.." ucp Angkasa sambil menggendong Adsila dan berjalan ke dapan rumah
"Papa aku ingin membeli mainan.." ucp Adsila
"Bukankah mainan Adsila sudah banyak..?" Tanya Angkasa
"Iya Adsila,mainan kamu udh banyak,dan itu juga Masi pada bagus kok.." ucp Adisa
"Gpp,papa bakal beliin mainan buat Adsila.." ucp Angkasa
"Aduh Angkasa jangan manjain Adsila trs dong.." ucp Adisa
"Adisa,selagi kita bisa knp harus ga?" Tanya Angkasa
"Papa emang terbaik.." ucp Adsila
"Udh ya sayang,papa harus berangkat kerja dlu,kamu sama mamih jaga diri baik baik ya.." ucp Angkasa
"Angkasa kamu hati hati ya.." ucp Adisa,tanpa basa basi Angkasa pun mencium kening Adisa di depan Adsila,dan itu membuat Adisa terdiam mematung
"Jaga anak kita,dan juga kamu yah,aku berangkat dlu.." ucp Angkasa,lalu menaiki mobil nya
"DADADA.. PAPAPA..." Ucp Adsila sambil melambaikan tangan
"Udh yu sayang kita masuk.." ucp Adisa lalu menggandeng tangan Adsila
"Angkasa udh berangkat?" Tanya Nyonya besar
"Sudah.." jawab Adisa
"Omah,Adsila ingin bermain bersama omah.." ucp Adsila
"Iya ayo sayang.." ucp nyonya besar,lalu Adisa berjalan menuju kamar nya
"Ada barang yg harus aku ambil di rumah sana, sebaiknya aku bersiap siap dlu.." ucp Adisa,lalu ia memutuskan untuk mandi.
Setelah bersiap sekitar 30mnt Adisa pun selesai dengan menggunakan celana jeans berwarna putih dan juga hodie berwarna biru muda,Adisa nampak seperti wanita yang belum mempunyai anak padahal saat ini ada satu malaikat kecil yang sedang singgah di rahim Adisa,Adisa pun turun ke bawah dan izin kepada nyonya besar
"Mah,Adisa ke rumah sana dlu yah,ada barang yg harus Adisa ambil.." ucp Adisa
"Iya sayang,cepet pulang ya.." ucp Nyonya besar
"Baiklah"
Adisa pun keluar rumah dan mengeluarkan mobil nya dari garasi
"Huh udh lama nih ga nyupir mobil.." ucp Adisa sambil menyetir
Sudah hampir sampai,namun ada orang yang mencegah laju mobil Adisa dan itu membuat Adisa sangat binggung, ia pun memutuskan untuk turun dari mobil dan menegur orang itu
"Heh Lo mau gw tabrak atau gimana?ngehalangin jalan aja Lo!" Ucp Adisa
"DAKK.."
Suara itu adalah suara pukulan kayu yang mengenai kepala Adisa bagian belakang,dan itu membuat Adisa pingsan di tempat itu juga.
***
"Bos,hari ini rapat akan dilaksanakan jam 1 siang" ucp Iko
"Baiklah atur jadwal nya.." jawab Angkasa
"Baik bos" ucp Iko
Angkasa pun menelepon Adisa karna ia ingin membicarakan hal penting
Namun hp Adisa tidak aktif pada saat Angkasa mencoba menelpon nya
"Tumben hp Adisa ga aktif.." ucp Angkasa
Ia pun mencoba lagi untuk menelpon Adisa,namun hasil nya nihil tidak ada jawaban dari hp Adisa
"Mungkin Adisa saat ini sedang bermain dengan Adsila.." ucp Angkasa
"Bos ingin saya pesankan kopi?" Tanya Iko
"Tidak usah,Iko sebaiknya rapat bersama pekerja pekerja lain lebih baik di laksanakan skrng.." ucp Angkasa
"Baiklah,kalo begitu saya akan menyiapkan ruangan rapat.." ucp Iko
Angkasa pun keluar dari ruangan nya dan menuju ruangan rapat
"Salam pa.." ucp salah satu karyawan
Wajar Angkasa selalu mendapat salam dari karyawan nya karna ia adalah pimpinan besar perusahaan Subastian jdi hal biasa jika itu sering terjadi
Sesampainya di ruang rapat Angkasa melihat sudah banyak karyawan menunggu di ruangan itu
"Kalian boleh duduk.." ucp Angkasa
"Oke kita Disni akan membahas tentang kenaikan perusahaan belakangan ini,dan sebelumnya saya berterimakasih pada kalian,karna kalian sudah kau bekerja sama bersama saya,tanpa kalian perusahaan ini tidak akan berkembang jadi sekali lagi saya mengucapkan terimakasih.." ucp Angkasa
"Dalam belakangan ini saya mendapat laporan bahwa perusahaan ini______
Poko nya gitu la ya:v
Setelah selesai rapat Angkasa pun keluar dari ruangan rapat itu dan ia pun memutuskan untuk menelpon Adisa kembali,ya seperti tadi hasil nya nihil hp Adisa tidak aktif walaupun sudah di coba beberapa kali
"Bos ada apa?" Tanya Iko
"Hp Adisa tidak aktif" ucp Angkasa
"Mungkin sedang bermain bersama Adsila" ucp Iko
"Ya aku harap begitu.." ucp Angkasa
Angkasa pun berjalan menuju ruangan nya,pada saat masuk ke dalam ruangan nya bertapa terkejut nya Angkasa melihat Della yang duduk di kursi kebesaran nya itu,bagi Angkasa yang berhak duduk di kursi itu adalah orang tua Angkasa dan juga Adisa
"Della,apa yang kau lakukan di sini!" Tanya Angkasa
"Loh ada Angkasa,oh iya kursi ini nyaman sekali.." ucp Della
"Beranjak dari situ atau aku akan____" kata kata Angkasa terpotong oleh Della
"Klo gw ga beranjak dari sini Lo bakal ngapain hah?" Tanya Della,tanpa basa basi Angkasa pun menarik tangan Della dengan keras dan itu membuat Della kesakitan
"Aduh Angkasa sakit dong.." ucp Della
"Lo bilang klo Lo ga beranjak dari kursi gw gw bakal ngelakuin apa?nah ini.." ucp Angkasa
"Angkasa Lo jangan main main sama gw,karna Lo bakal menyesal.." ucp Della
"Della,adanya Lo yg harus hati hati sama gw,karna Lo ngusik hidup gw hidup Lo ga bakal aman!" Ucp Angkasa, mendengar hal itu Della pun langsung pergi dari ruangan Angkasa
"Knp perkataan Della tdi seperti akan terjadi sesuatu..." ucp Angkasa
Jangan lupa vote ❤️
Maaf telat banget update nya);
KAMU SEDANG MEMBACA
CEO My Husband (SELESAI)
RomanceApa yang ada di benak kalian jika perempuan berumur 18 tahun menikah dengan CEO yang umur nya 23 tahun? Ya perempuan 18 tahun itu adalah gw,gw masih duduk di bangku sekolah menengah atas atau SMA gw masih kelas 3 SMA ya walaupun udh mau lulus,namun...
