Jam sudah menunjukkan pukul 9 malam Angkasa yang masih setia menemani Adisa
"Bos mau kopi?" Tanya Iko sambil memberikan segelas kopi hangat untuk Angkasa
"Boleh.." jawab Angkasa dan mengambil kopi itu
"Bos semua pasti akan baik baik saja.." ucp Iko
"Entah lah,Adisa sudah 2 kali tertembak hanya untuk melindungi gw.." jawab Angkasa
"Saya salut dengan nyonya Adisa dia membahayakan nyawa nya demi anda.." ucp Iko
"Gw juga bersyukur bisa ketemu sama orang seperti dia.." jawab Angkasa
"Bos kalo begitu saya permisi dlu,karna masih ada berkas yang harus di urus.." ucp Iko
"Terimakasih Iko." Jawab Angkasa
"Tidak usah terimakasih bos,saya akan melakukan apa yg harus saya lakukan, saya permisi.." ucp Iko lalu pergi,Angkasa pun masuk ke dalam ruangan ICU itu.
***
Malam pun berganti menjadi pagi,Angkasa yang tak sengaja tertidur di sebelah Adisa ia pun terbangun dan melihat Adisa yang sudah sadar
"Adisa..?" Ucp Angkasa
"Lo siapa?" Tanya Adisa
"Dis,ini aku Angkasa.." jawab Angkasa
"Angkasa?siapa Angkasa?dan gw dimana?" Tanya Adisa
Dan tak lama dokter pun datang
"Nyonya Adisa,apakah anda sekarang suda enakan?" Tanya Dokter
"Dok,saya siapa?knp saya ada di sini?" Tanya Adisa
"Dok bagaimana ini?" Tanya Angkasa
"Tenang tuan Angkasa,saya akan berusaha.." jawab Dokter
"Dan kau siapa?" Tanya Adisa
"Dis,aku Angkasa.." jawab Angkasa sambil memegang tangan Adisa
"JANGAN SENTUH GW!" Jawab Adisa sambil melepaskan genggaman Angkasa
"Perawat tolong jaga dia,tuan Angkasa saya ingin berbicara sebentar.." ucp Angkasa
"Baik dok.."
Angkasa dan dokter pun keluar dari ruangan itu
"Ada apa dok?mengapa sikap Adisa menjadi seperti itu?" Tanya Angkasa
"Sebelum nya saya pernah bilang,nyonya Adisa akan amnesia selama lama nya,karna tembakan yang berada di kepala nya itu sangat lah parah,hingga membuat memory yg berada di kepala nya itu hilang.." jawab Dokter
"Tpi dok,apa bisa di sembuh kan?" Tanya Angkasa
"Bisa,tetapi waktu yg dibutuhkan pun cukup lama.." jawab Dokter
"Bagaimana cara nya?" Tanya Angkasa
"Tuan Angkasa bisa menjadi teman nya,dan jika ia tidak mengingat sesuatu tolong jangan di paksakan karna itu akan membuat nya lebih parah,untuk sementara tuan Angkasa harus bisa menjadi teman baik dari nyonya Adisa,dan saya yakin 100% anda Pati bisa melakukan nya.." jawab Dokter
"Baik dok terimakasih.." ucp Angkasa,lalu ia masuk ke dalam ruangan itu lagi
"Lo lagi Lo lagi.."ucp Adisa
"Hey Adisa,apa kau yakin tidak kenal dengan aku?" Tanya Angkasa
"Tidak.." jawab Adisa
"Oke kalo gitu,mari kita kenalan.." ucp Angkasa sambil menjulurkan tangan nya,dan Adisa pun sama seperti Angkasa menjulurkan tangan nya
"Nama gw Angkasa.." ucp Angkasa
"Dan nama gw Adisa.." jawab Adisa
"Apakah kita bisa berteman?" Tanya Angkasa
"Hemm tentu saja.." jawab Adisa
"Jika harus begini cara nya maka akan ku lakukan demi diri mu istri ku.." batin Angkasa
"Hey,knp lu diem aja?" Tanya Adisa
"Gpp gpp.." jawab Angkasa
"Oh iya lu kan temen baik gw,gw mau nanya nih sama lu.." ucp Adisa
"Nannya apa?" Tanya Angkasa
"Apakah kau sebelum nya pernah kenal dengan aku?" Tanya Adisa
"Kita pernah kenal dalam mimpi,mimpi itu sangat lah indah bagi kita berdua yang dimana dalam mimpi itu banyak kisah cinta kita yg sudah di ukir.." jawab Angkasa
"Maksud Lo apa si?" Tanya Adisa
"Maksud gw,sebelum nya kita pernah kenal .." jawab Angkasa
"Benarkah?coba ceritakan bagaimana diriku pada saat itu.." ucp Adisa
Kali ini Adisa sangat lah berbeda dari sebelum nya,ia tidak mengingat siapa diri nya dan juga tidak ingat akan keluarga nya,namun Angkasa tidak putus asa karena ia akan mengembalikan istri nya itu seperti dulu.
====================
Jangan lupa vote ❤️
KAMU SEDANG MEMBACA
CEO My Husband (SELESAI)
Storie d'amoreApa yang ada di benak kalian jika perempuan berumur 18 tahun menikah dengan CEO yang umur nya 23 tahun? Ya perempuan 18 tahun itu adalah gw,gw masih duduk di bangku sekolah menengah atas atau SMA gw masih kelas 3 SMA ya walaupun udh mau lulus,namun...
