tujuh puluh.

9.4K 204 9
                                        

Setelah beberapa saat masakan pun sudah jadi,Adisa memasak cukup banyak makanan SOP daging, capcay,ayam goreng,telur goreng dan sosis goreng untuk Adsila

"Wahh Adisa kamu hebat juga yah.." ucp mamah Angkasa

"Ini juga berkat Angkasa dia ngebantuin Adisa.." ucp Adisa

"Angkasa kamu masak?sejak kapan?dlu kamu sebelum kenal Adisa jarang banget yang nama nya ke dapur, sekarang kamu malah bisa masak.." ucp Mamah Angkasa

"Mah Angkasa juga harus bisa masak dong,karna laki laki itu bukan hanya kerja.." jawab Angkasa

"Papah setuju sama kamu.." ucp papah Angkasa

"Loh papah.." ucp Angkasa dan langsung memeluk papah nya itu

"Gimana kabar kamu Angkasa?" Tanya papah Angkasa

"Baik kok pah.."jawab Angkasa

"Sudah ayo kita makan.." ucp Mamah Angkasa

"Wah cucu ku sangat cantik sekali.." ucp Papah Angkasa

"Silahkan makan pah.." ucp Adisa

Semua orang pun duduk di kursi meja makan terkecuali Adsila ia masih terllau kecil dan harus menggunakan kursi khusus untuk balita

"Wahh siapa yang masak ini semua?" Tanya papah Angkasa

"Adisa pah.."jawab Mamah Angkasa

Keluarga itu pun sangat menikmati masakan Adisa begitupun dengan Adsila,walau dia hanya makan sosis goreng saja

"Angkasa kamu ga nge jenguk adik kamu di penjara?" Tanya Papah Angkasa

"Entah lah pah.." jawab Angkasa Ragu

"Pah, mungkin Angkasa blm bisa memaafkan kesalahan Rayhan,beri dia waktu.." ucp Mamah Angkasa

"Iya Angkasa,papah ngerti.." ucp Papah Angkasa

Hampir 1 jam mereka santap hidangan, akhirnya mereka pun selesai,Adisa pun memutuskan untuk menidurkan Adsila karna Adsila rewel

"Adisa Angkasa kalian nginep kan?" Tanya Mamah Angkasa

"Iya mah.." jawab Adisa

"Ywdh tidurin Adsila dlu sana di kamar Angkasa.." ucp Mamah Angkasa

"Iya mah.."

Adisa pun berjalan sambil menggendong Adsila menuju kamar Angkasa

"Adsila kamu jangan nangis trs dong.." ucp Adisa yang mencoba menenangkan Adsila

Adisa pun sampai di depan pintu kamar Angkasa dan masuk ke dalam kamar itu,bertapa terkejut nya Adisa melihat Kamar Angkasa sangat berbeda dengan kamar yang berada di rumah nya itu

"Hah ini beneran kamar Angkasa?" Tanya Adisa

Karna Adisa melihat Kamar Angkasa yang berwarna serba putih sangat berbeda yang dengan yg ada di rumah karna kamar Angkasa saat ini berwarna serba hitam,Adisa pun menutup pintu kamar dan menidurkan Adsila.

Dan tak lama Adsila pun tertidur begitu pun dengan Adisa ia juga ikut tertidur di kamar Angkasa itu,dan tak lama Angkasa datang dan menghampiri Adisa

"Diis..." Ucp Angkasa perlahan

"Hmmm...?" Jawab Adisa yang masih setengah tertidur

"Bangu dlu.." ucp Angkasa

"Aduh apaan si Angkasa?" Tanya Adisa lalu terbangun dari tidur nya

"Udh ikut dlu.." ucp Angkasa dan menarik tangan Adisa keluar kamar

"Ada apa si Angkasa aku ngantuk.." ucp Adisa

"Ya amapun Adisa,ini masih sore masa kamu udh ngantuk.." ucp Angkasa

"Ya trs kamu bangunin aku mau ada apa?" Tanya Adisa

"Aku punya sesuatu buat kamu.." ucp Angkasa dan menarik tangan Adisa menuju loteng rumah,pada saat mereka sampai di loteng Adisa sangat terkejut karna loteng itu sudah di hias dengan bunga mawar berwarna putih dan juga ayunan yg di hiasi oleh bunga berwarna Putih

"Ya ampun Angkasa,ini indah banget.." ucp Adisa yang kagum akan hiasan nya

"Gimana kamu suka?" Tanya Angkasa

"Suka banget.." jawab Adisa lalu memeluk Angkasa

Adisa pun langsung menghampiri ayunan yang sudah di hiasin Bungan mawar putih

"Wah bagus banget.." ucp Adisa

"Adisa kamu kaya anak kecil aja.." ucp Angkasa

"Hehehe,ya karna ini kan bagus jadi aku suka.." ucp Adisa, Angkasa pun perlahan mendorong ayunan itu

"Adisa aku mau Adsila punya adik.." ucp Angkasa yg masih mendorong ayunan

"Apa?!, maksud kamu anak?" Tanya Adisa

"Iya aku mau anak cowo.." jawab Angkasa

Adisa pun beranjak dari ayunan itu dan mendekati Angkasa,tangan Adisa yang berada di leher Angkasa membuat Adisa dan Angkasa sangat dekat saat itu

"Kamu mau anak cowo?" Tanya Adisa

"Ya aku ingin anak kita sepasang.." jawab Angkasa

"Hemm boleh juga.." ucp Adisa

"Apa kamu tau,kamu adalah salah satu karya Tuhan yang sangat istimewa di kehidupan ku.." ucp Angkasa

"Dasar gomball.." jawab Adisa

"Serius deh..." Ucp Angkasa

"Aku dua rius.." jawab Adisa lalu berlari

"Hey Adisa.." ucp Angkasa

"Kejar aku kalo bisa!!!" Ucp Adisa

"Ya ampun Adisa kau seperti anak kecil..." Jawab Angkasa lalu mengejar Adisa pada saat itu juga,Adisa dan Angkasa nampak seperti anak kecil yang baru saja mendapatkan permen lollipop karna sangat bahagia,dan Adisa pun tertangkap oleh Angkasa

"Angkasa kamu tau,kita seperti anak kecil.." ucp Adisa yang berada di pelukan Angkasa

"Biarlah yg penting bahagia.." jawab Angkasa

"Dasar.."

Saat itu dunia seperti milik mereka berdua karna Adisa dan Angkasa sangat bahagia.





















==================
















Jangan lupa vote ❤️



CEO My Husband (SELESAI)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang