Happy Reading...
Sekarang So Hyun dan Chanyeol lagi ditaman, karena setelah pulang sekolah So Hyun minta ke taman tapi Chanyeol larang katanya "Bentar malam aja, kan suasana bagus" dan sekarang mereka di taman.
Suasananya semakin dingin tak lupa Chanyeol ngasih jaketnya buat So Hyun.
"Chan buat loh aja, pasti loh juga dinginkan." Saat So Hyun lepas jaket dari pundaknya Chanyeol megang tangan So Hyun dan berkata
"Loh lebih pantas daripada gue." Jawab Chanyeol enteng.
So Hyun tersipu malu. Chanyeol bisa bisanya buat So Hyun blushing nanti kalo orangnya baper kan berabe.
"Em--Chan mau es cream." Ucap So Hyun malu malu tapi pelan.
"Tunggu sini jangan kemana mana."
"Saat Chanyeol membawa 2 es cream tiba-tiba ada bayangan hitam di pikirannya, dan melihat sosok anak perempuan, persis kayak sekarang.
So Hyun panik, dipikirannya kembali ke masa lalunya.
Apakah ini tandanya ingatan loh akan kembali Chan. Batin So Hyun panik.
"Chan... loh kenapa." Panik So Hyun.
"Aarrggghhh."
Semua orang natap mereka, tak ada satupun yang mau bantu mereka.
"Aarrggghhh, sakit..."
tak lama kemudian, sosok paruh baya mendekatinya.
"Nak, pacarnya kenapa?" Tanya bapak itu megang pundak Chanyeol.
"Gak tau pak, tiba-tiba saja begini , tolong pak bantu saya bawa ke rumah sakit." Minta tolong So Hyun kepada bapak itu, bapak itu mengganguk kepalanya.
Saat di Mobil, Chanyeol tak hentinya teriak kesakitan dan bayangan itu terus saja menghantuinya.
"Chan sabar kita hampir sampe."
"Suster..... dokter.... tolong bantu oppa saya." Panggil So Hyun panik.
Dan muncullah dokter dan suster, dan keduanya segera bawa Chanyeol ke ruang UGD. So Hyun hanya mengikuti mereka, tak lupa ia mengabari Xiumin.
"Oppa.. hiks... Chan... yeol.. oppa.." So Hyun nangis tersedu sedu.
"Chanyeol kenapa Hyun." Panik Xiumin berdiri dari duduknya.
"Chanyeol masuk rumah sakit oppa hiks..."
"Sekarang oppa kesana, kasih tau alamatnya."
Setelah mengabari Xiumin, So Hyun nyusul ke ruang UGD.
"Dok... gimana keadaan oppa." So Hyun langsung berdiri.
"Tuan Chanyeol baik baik saja, dan ingatannya mulai kembali." Ucap Dokter itu.
"Makasih dok, apakah kami bisa liat Chanyeol." Ucap Suho yang disamping So Hyun.
Ya mereka sudah datang, 5 menit sebelum dokter keluar.dokter itu mengganguk dan pergi.
Mereka semua masuk, dan mereka melihat keadaan Chanyeol yang di infus.
So Hyun langsung duduk di samping Chanyeol yang terbaring dan mengenggam tangan Chanyeol.
"Chan gue seneng saat ingatan loh sedikit kembali, tapi gue juga sedih saat liat loh tidur di kasur ini. Tolong bangun Chan." Tangis So Hyun makin pecah.
"Dek... udah ya, loh gak kasian sama diri loh sendiri apa?" Tanya Xiumin khawatir saat liat muka So Hyun pucat.
So Hyun menghiraukan ucapan Xiumin, dan tetap berbicara sama Chanyeol, ya walaupun Chanyeol belum sadar.

KAMU SEDANG MEMBACA
Friend
Teen Fiction[BUDIDAYAKAN FOLLOW AKUN SEBELUM MEMBACA] "Hyun janji ya jangan ninggalin oppa sendirian." "Iya oppa,emangnya oppa mau kemana?" "Oppa gak kemana mana kok." Saat dua insan itu berjanji seorang dewasa menghampirinya.dan membawa salah satu anak itu...