Selesai makan...
"Alhamdulillah kenyang. Gimana udahan yang?" tanya bang wildan
"Udah dong, dah yu pulang" ajak umi ricis
"Kuy" ucap bang wildan sambil bangkit dari tempat duduknya
Sampai di rumah...
"Alhamdulillah sampe" kata umi ricis
"Iya udah aku pulang ya" ucap bang wildan
"Laa kok pulang" sedih umi ricis
"Sayang..kamu harus istirahat ya. Nanti kalo aku sampe rumah ngabarin kamu" peringat bang wildan
"Iya udah ati ati yang" kata umi ricis
"Iya, assalamualaikum" salam bang wildan
"Waalaikumsalam" jawab umi ricisMode chat on
Bang Wildan
Assalamualaikum, aku udah sampe ini. Kamu udah tidur yang?
Umi Ricis
Waalaikumsalam, belum. Oh iya katanya besok papa mau ke Jakarta yang
Bang Wildan
Alhamdulillah dong sekalian aku mau ngomong sesuatu😄😄
Umi Ricis
Mau ngomong apaan lu?😂😂
Bang Wildan
Heleh so ga tau nih nyak😂😂
Umi Ricis
Bercanda bang😂😂
Bang Wildan
Do'ain aku ya sayang, dukung aku selalu❤🙏
Umi Ricis
Selalu, apapun yang akan terjadi jangan tinggalin aku tolong❤😊
Bang Wildan
Iya selalu, ya udah kamu istirahat ya.
Love you❤assalamualaikum
Umi Ricis
Kamu juga
Love you too❤waalaikumsalam
Mode chat offSkip
"Pah, kita udah sama sama dewasa kok. Insyallah kita bisa jalaninnya" kata umi ricis dengan mata berkaca - kaca
"Jangan gitu cis, bagaimanapun seorang ayah pasti menginginkan yang terbaik untuk anaknya" ucap bang wildan menenangkan umi
"Sayang kamu anak bontotnya papa, bener apa yang dikata wildan seorang ayah pasti menginginkan yang terbaik untuk anaknya. Untuk sekarang papa belum bisa melepaskan anak papa yang kecil ini, papa perlu bukti dari wildan kalo kamu emang pantes buat ricis" kata papa ricis tulus
"Insyaallah pa, wildan akan buktiin kalo wildan pantes buat ricis pa" ucap bang wildan tulus
"Papa harap kalian mengerti ya keputusan papa, papa masuk kedalem dulu. Assalamualaikum" ucap papa ricis
"Waalaikumsalam" jawab umi ricis dan bang wildan
"Aku ke kamar dulu ya bang, permisi assalamualaikum" pamit umi pada bang wildan
"Yang kuat aku disini dideket kamu dan aku juga dikantor, waalaikumsalam" ucap bang wildan mencoba mencairkan suasana dibalas senyuman oleh umi
Yaps...ujian berat sedang melanda hubungan sepasang kekasih ini, mereka belum mendapatkan ijin untuk melangkah ke jenjang selanjutnya oleh Papa Suliyanto tepatnya papa ricis."Ya allah aku tau Engkau tidak akan menguji hamba-Mu diluar kemampuannya, tapi untuk sekarang aku tidak bisa menahan tangis ini. Aku tau pasti dibalik ini semua ada sebuah balasan yang luar biasa" kata umi ricis
Disini, dikamar umi menangis mengingat apa yang baru saja terjadi, mengingat hubungannya yang belum direstui oleh ayahnya.Tring....tring....tring....
Umi ricis melihat handphonenya yang berbunyi, ternyata kekasihnya yang menelpon. Segera ia mengangkatnya
"Hallo assalamualaikum" salam umi dengan suara khas orang menangis
"Waalaikumsalam, kamu dikamar pasti lagi nangis. Aku mohon jangan nangis ya sayang, kita akan lewatin ini semua sama - sama. Aku akan tetap ada buat kamu, kamu harus kuat ya, tetap berdo'a jangan putus do'a sayang" kata bang wildan berkaca - kaca
"Iya aku akan tetap berdo'a. Aku mau nenangin diri dulu ya, nanti malem keluar ya yang" kata umi ricis diseberang telp dengan tangisnya
"Iya aku temenin, yaudah istirahat dulu. Assalamualaikum" kata bang wildan
"Waalaikumsalam" ucap umi ricis sambil mematikan telpnyaSkip habis isya...
"Assalamualaikum, mi kita jadi keluar" tanya bang wildan masuk dapur
"Waalaikumsalam, jadi dong. Ijin dulu sama papa" kata umi ricis
"Iya udah ayo" kata bang wildan sambil menghampiri papa ricis"Pa kita ijin keluar cari makan ya nanti sama mas anggi juga" kata umi ricis mencium papa
"Iya udah hati - hati ya" ucap sang papa
"Aku ijin pa" kata bang wildan sambil mencium tangan papa dibalas anggukan oleh papa
"Assalamualaikum" salam bang wildan dan umi ricis
"Waalaikumsalam" balas papaSkip ditaman (bingung dimana😂), tiba - tiba umi ricis menangis sesegukan
"Hey kenapa? Aku tau kamu perempuan kuat, sekarang silahkan kamu keluarin semuanya gapapa. Kita bisa jalani ini semua, aku bakal berjuang buat ini semua. Insyaallah kita bisa" ucap bang wildan tulus
"Kamu tau kan papa" ucap umi sambil terisak
"Kamu harus yakin, dibalik ini semua Allah udah nyiapin sesuatu yang indah. Kamu mau berjuang sama sama kan?" Ucap bang wildan sambil tersenyum dibalas anggukan oleh umi
"Alhamdulillah aku udah mulai tenang, kamu harus selalu ada disamping aku ya kuatin aku" kata umi ricis dengan tangisnya yang mulai mereda
"Sekarang kita jalanin semuanya dulu sayang" kata bang wildan tulus
"Iya, Allah selalu bersama kita" ucap umi ricis
"Udah ya aku mau liat kamu nangis lagi gara - gara ini, ngga akan ada apa - apa hanya ada kebahagiaan" ucap bang wildan
"Iya udah aku mau makan yang" rengek umi
"Ya allah kasiannya calon istriku ini sampe matanya merah" goda bang wildan
"Ihhh...ayo dah cepet dah bang" umi ricis salting sambil bangkit dari tempat duduknya meninggalkan bang wildan"Ya Allah berikan aku jalan untuk dapat menghalalkannya, berikan aku jalan untuk melengkapi ibadah kepada-Mu. Jaga dia selalu, berikan keberkahan untuk hubunganku dengannya" batin bang wildan menatap umi ricis sambil tersenyum
Gimana gess????🙏🙏🙏
Terimakasih yaa❤❤❤jangan lupa koment & vote❤❤

KAMU SEDANG MEMBACA
Dalam Ingatan
Teen FictionPertemuan menumbuhkan cinta, cinta menumbuhkan patah hati. Tergantung Tuhan ingin menentukan jalan takdir bagaimana terhadap yang menjalani, bahagia atau bersedih