.
.
.
.
.
.
Jangan lupa coment dan ⭐
***
Saat sampai di apartemen Lisa terkejut karena menemui Jungkook yang sudah menunggunya di depan pintu.
"Astaga kau membuatku terkejut. Aku pikir kau tidak akan datang malam ini sayang." Ucap Lisa segera berlalu melewati Jungkook karena Lisa tidak ingin Jungkook tau masalahnya saat ini.
"Kau darimana?"
"Supermarket. Aku membeli beberapa makanan."
"Bersama siapa?"
"Sendiri sayang."
"Kenapa tanganmu?" Tanya Jungkook melihat pergelangan tangan Lisa dibalut perban.
"Tidak apa apa sayang. Pergelangan ku hanya sedikit terkilir akibat kebanyakan latihan." Jawab Lisa.
Jungkook hanya terdiam sambil terus menatap Lisa. Sebenarnya Jungkook tau masalah Lisa sekarang dari manager Lisa. Manager Lisa menelfon Jungkook karena berfikir Jungkook ada di apartemen Lisa saat itu.
"Kenapa kau berbohong?." Tanya Jungkook.
Lisa mendengar itu hanya terdiam tidak menjawab pertanyaan Jungkook.
"Lalisa!!." Panggil Jungkook dan menghentikan Lisa yang sedang menyibukkan diri dengan belanjaannya.
"Aku tidak ingin membahasnya." Jawab Lisa.
"Kenapa? Kau tidak menganggap ku?"
"Bukan begitu Jungkook. Aku hanya tidak ingin melibatkan mu kedalam masalah yang tidak penting ini."
"Tapi aku berhak tau. Kenapa aku harus tau dari orang lain dan bukan dari kamu sendiri?." Protes Jungkook. "Kenapa kau tidak menelfon ku? Apa yang kau lakukan dengan Jaewon Hyung?."
"Jeon Jungkook!! Jaewon Oppa hanya membantuku. Tidak bisakah kau bayangkan kalau tidak ada dia disana kita tidak tau apa yang akan terjadi dengan ku. Aku tidak menghubungimu karena situasi sangat genting dan aku memang harus menghubungi orang yang paling dekat. Aku tidak ingin kau mengambil pusing masalah ini sayang." Ucap Lisa menjelaskan pada Jungkook.
"Maafkan aku."
"Bukan salahmu sayang."
"Harus nya aku yang melindungi mu. Tapi aku malah tidak ada disaat kau membutuhkan."
"Sudahlah. Ini kejadian yang tidak diinginkan terjadi. Jadi bukan salah mu kalau kau tak ada di sisiku saat itu terjadi."
"Tanganmu tidak terluka?"
"Tidak. Hanya sedikit memar. Sudah tidak usah difikirkan."
"Aku akan membunuh lelaki itu kalau dia berani berani menyentuh mu lagi."
"Tenanglah. Dia sudah diurus oleh bodyguardku."
Jungkook masih menatap lengan Lisa dengan tatapan khawatir.
"Sudahlah sayang lupakan. Ini hari ulang tahunku. Tidak bisakah kau membuatku bahagia.?"
Jungkook hanya melamun melihat pergelangan tangan dan pergelangan kaki Lisa yang terlihat membiru. Saat ini di fikirannya hanya ingin memukul lelaki yang berani menyakiti wanitanya itu. Tapi Lisa pasti akan marah kalau Jungkook melakukan itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Past (Lizkook)
RandomSeorang Lalisa Manoban yang merupakan salah satu dari member Girlband K-POP terkenal yaitu Blackpink ternyata memiliki masa lalu yang kelam tentang percintaannya. Yang membuatnya takut untuk memulai jatuh cinta lagi kepada seorang lelaki. Tetapi saa...
