N (Nanti)

2.1K 202 53
                                        

Kata orang cinta itu rumit, tetapi dimana letak kerumitannya mereka tidak mengerti. Kata orang cinta itu keajaiban, tetapi apa yang telah mereka alami ingin mereka lupakan. Kata orang cinta bukanlah tentang memiliki, tetapi tak satupun dari mereka rela pergi.

Jadi siapa yang berhak disalahkan atas keserakahan ini?

°

°

°

Not Me •
Bukan Aku •

Chapter 10 : N (Nanti)

Chara : Masashi Kishimoto
Created : ku_mi_ko_rin_7
Pairing : Boruto x Sarada

Happy Reading^^

°

°

°

Author POV

"Kamu harus jadian denganku!" katanya menatap onyx Sarada penuh harapan.

Gadis itu terperangah. Baru saja lorong-lorong sekolah ia lewati dengan pelan. Lalu tiba-tiba dicegat olehnya.

"Yamanaka-san jangan bercanda pagi-pagi!" Sarada menyenggol lengan laki-laki pucat itu.

Seringai lebar terpampang di wajahnya, walaupun Sarada rasa sempat mendengar Inojin mendecih. "Aku tidak pernah bercanda sekejam ini Sarada. Jadi, apakah kamu mau?"

"Gue gak ngerti maksud pikiran lo. Permisi!" seru Sarada

Seakan tak puas dengan jawaban si Uchiha itu, Inojin menahan pergelangan tangannya. Dia menyeret Sarada hingga kembali ke hadapannya.

"Apakah kamu menolak karena kamu mencintai Boruto?" pertanyaan itu akhirnya terlontar dari mulut manisnya.

Sarada gugup. Apa yang akan dia jawab? Sungguh ini dilema!

"Gue gak ada urusan lagi sama lo, kan?" Dia menghempas tubuh Inojin hingga hampir terjungkal. Bersyukur saja berkat perawakannya dia mampu menahan berat badannya.

"Lo bisa menepis kenyataan bahwa lo suka sama Boruto, tapi perasaan itu beda! Justru karena pecundang kayak lo ada hati yang tersakiti." Inojin berucap menaikkan nada bicaranya satu oktaf.

"Jaga ucapan, Yamanaka-san! Gue gak mencintai Boruto ataupun menjadi pecundang!" sanggah Sarada mendelik tajam.

"Itu benar, Inojin. Sa-sarada gak mungkin suka sama gue."

Sarada dan Inojin yang sedang berbicara pun menoleh ke suara baritone milik Boruto itu. Bola matanya sekilas redup, namun tak disadari oleh Sarada.

"Bo... ruto," lirih Sarada semakin merasa bersalah.

"Jadi kalian gak saling suka, kan?" Inojin menyela di suasana yang bercampur aduk ini.

Boruto hampir tak bisa berkata-kata, begitu juga Sarada. Sepasang manik mata mereka hanya bertemu dan bertatapan dalam. Mereka mencoba menggali perasaan mereka sendiri, apa yang disebut dengan mundur atau kalah sampai akhir. Tetapi bagaimana mereka bisa berpikir begitu karena pandangan dari satu sisi saja?

Not Me : Bukan Aku [BoruSara]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang