Daniel yang sedari tadi sibuk dengan ponselnya dan ternyata dia juga memperhatikan meja yang ditempati dania ,Daniel langsung pergi dan berusaha menyusul Dania.
"Lo mau kemana dan?" Ucap Arkan
Daniel tak menghiraukan ucapan Arkan, dia terus melangkah mengejar Dania.
"Hadeuhhh kebiasaan banget tu bocah, maen nyelonong aja kek kuntilanak;( ehh ngga deng kuntilanak mah cewek kali" Cerocos Arkan kepada diri sendiri
Daniel mengira Dania pergi menuju rooftop.
Dan benar saja disana sudah terdapat orang yang berambut panjang sambil menyenderkan ke tempat duduk yang emang udah disiapin sama anak-anak bandel,maksudnya bandel itu anak-anak yang suka bolos pelajaran.
karena malas berhadapan dengan guru kiler apalagi pelajaran Akuntansi yang menyebalkan itu dan mereka memilih untuk merebahkan tubuhnya di rooftop dibanding mendengarkan guru kiler itu ngoceh-ngoceh gak jelas.
*****
Daniel berjalan menuju Dania
"Hmmm"
Dania yang sedari tadi melamun mendongakkan wajahnya ke sumber suara.
"Eh Daniel ngapain lo kesini"
"Lo kenapa mukanya cemberut gitu?" Tanya Daniel
Bukannya menjawab pertanyaan dania, Daniel mengalihkan pembicaraan yang dania tanyakan mengapa dirinya bisa berada disini.
"Daniel gue itu nanya lo, tapi lo malah nanya gue!" Kesal dania mengerucutkan bibirnya
"Udah gausah cemberut gitu, nanti cantiknya ilang" Ucap Daniel seraya mencubit hidung Dania
"Lo sih nyebelin!"
'Gemesin pengen gue masukin ke karung' batinnya
"Yaudah maaf yaa, gue kesini karena gue tadi dikantin liat lo pergi dengan muka kesel, lo ada masalah?"
"Hmm, nggak kok cuma masalah biasa aja"
"Yaudah gue boleh duduk disini gak?" Ucap Daniel
"Boleh kok"
Tiba-tiba bel masuk pun berbunyi dan semua siswa harus segera masuk kelas untuk melanjutkan kegiatan belajar nya.
"Ehhh udah bel tuhh kita balik ke kelas aja yuk!" Ajak Daniel kepada Dania
"Yukkk! "
Merasa ada yang mencekal tangannya Dania hanya menghembuskan nafasnya dengan kasar. Pasalnya ia bingung Daniel yang notabe nya cowok cuek tapi kalo bersama Dania dia akan bersikap manis kepadanya.
Setibanya didepan kelas Dania.
Daniel membisikkan sesuatu ditelinga Dania.
"Belajar yang bener ya sayang, jangan macem-macem sama cowok lain dikelas!" Bisik Daniel sambil mengacak-ngacak rambut Dania kemudian pergi begitu saja.
dan blush seketika Dania menegang dengan apa yang diucapkan oleh Daniel.
Pipinya blushing gaesss malu digituin pasalnya ini dia pertama kali diperlakukan seperti itu sama cowok!
"Aaaaa tuhkan pipi gue merah anjirrr gara-gara si kudanil, rambut gue juga acak-acakan_-" Kesalnya
Tapi disisi lain Dania senang diperlakukan manis seperti itu oleh Daniel.
Kemudian Dania masuk ke kelas untuk melanjutkan aktivitas belajarnya.
"Dan maapin kita yaa, kita gak bermaksud buat lo marah kok" Ucap Ajeng
"Iya Dania maapin kita bertiga yaa" Timpal Rani dan Indah
"Hmm iya gapapa kok gue udah maapin kalian" Ucapnya
"Lo emang baik dan"
Tak lama kemudian Mereka berempat peluk-pelukan kek teletabis;)
"Awhhh udah yaa udah jangan meluk gue terus,gue susah nafas anjirrr" Ringis Dania
"Hehe maaf, abisnya kalo lo marah kita kan gaada yang ngelawak lagi kaya lawakan lo yang receh dan" Ucap indah
Receh-receh emangnya Dania DUIT apa dikatain receh, emang yaa temennya itu terlaknat sedunia;)))
"Haha bisa aja lo" Ucap Dania seraya tersenyum kearah teman-teman nya
"Btw lo lagi bahagia yaa, hayo abis diapain sama si Daniel sampe-sampe lo ketawa terus" Ucap Rani mengintrogasi
"Cerita gak yaa" Ucap Dania sambil mikir dan meletakan tangannya di dagu.
"Cerita dong ihh gak asik lo mah!" Ucap mereka bertiga bersamaan
"Ebuset biasa aja dong gausah bawa-bawa partai, gue didemo gitu!" Ucap Dania
"Cepetan cerita Dania!"
"Iya iyaa ni gue mau cerita"
Sebelum Dania ingin menceritakan kejadian apa yang membuatnya senyum-senyum sendiri, guru pun datang untuk mengisi kegiatan belajar mengajar nya.
"Yahhh guru nya ngapain dateng sihh,
Dania kan belum cerita!" Ucap indah
"Nanti ceritanya gue lanjut pas free"
"Oke" Jawab mereka bertiga
Guru kiler itu menerangkan berbagai macam pelajaran Akuntansi.
Dan setelah ibu mala selesai menerangkan pelajaran itu,bel pulang pun berbunyi. Dan serempak seisi kelas berteriak.
"Bu udah bel, waktunya pulang!"
"Iyaa anak-anak nanti kita bahas minggu depan yaa!" Ucap bu mala
"Iya bu" Jawab mereka bersamaan
Dan......
Yahhh digantung kek daging sapi;(((
Masih digantung jugaa!
Ihhh kesel dehh gue sama author nya!
Yaa maap sayang:*
Udah lah yaaa kebawah lagi aja teruss ikutin perintah nya🤗
Dan.....
Jangan lupa klik Bintang⭐ dibawah kiri Yap!
Karena satu bintang dari kalian itu bisa ngebangkitin semangat aku buat bisa update terus;)))
Oiyaa aku mau nanya!
Kalian setuju gak sih kalo Daniel jadian sama Dania??
Kalo setuju komen yaa, nanti aku buat ceritanya bakal lebih gereget di hubungan mereka.
Entah berakhir di kesedihan atau di kebahagiaan*
KAMU SEDANG MEMBACA
DANIA
Novela JuvenilBerteman dengan Kenyataan atau Mengabaikan semua Kenyataan itu???~ Dania seorang gadis yang tidak ingin merepotkan kedua orangtuanya, hidupnya bisa dikatakan sangat cukup. Namun dia sangat sederhana, penampilannya tidak pernah mencolok untuk meliha...
