Disuatu hari entah mengapa Rama kembali kesifat awal bertemu dengan mereka sebagai laki-laki pemalu. Rama benar-benar dingin kepada Sarah.
Sarah bertanya-tanya, ada apa dengan diri Rama, mengapa dia seperti saat pertama kita bertemu lagi.
Sarah hanya bisa berpikir positif, 'ah sudah lah, mungkin Rama sedang tidak mood hari ini.'
Masih dihari yang sama, pada malam hari, Rama beranjak dari kasur nya, ia pergi menuju atap tempat tinggalnya bersama buku, matcha & tembakau nya. Namun, niat hati ingin membaca buku, pikiran Rama berpaling kepada Sarah, semalaman ia hanya memikirkan Sarah.
Rama bertanya-tanya kepada dirinya
'Sepertinya aku merasakan kecocokan dengan Sarah. Tapi bagaimana dengan Arin di Jakarta. Ah sial aku dilema! Sebaiknya aku tidur saja.'
Mereka kembali bekerja seperti biasa. Rama yang masih dengan sifat dinginnya. Sarah kembali bertanya-tanya,
'sebenarnya ada apa dengan Rama ?'
Sarah menghampiri Rama untuk memulai obrolan, disitu Rama benar-benar sangat cuek, Sarah pun kesal dan membalas sikap Rama terhadap dirinya.
Sebenarnya, saat Rama dihampiri oleh Sarah ia sangat ketakutan, gemetaran, sampai-sampai ia tak sanggup menjawab pertanyaan Sarah. Mungkin sebab perasaan jatuh cinta telah tumbuh dalam dirinya.
Selama di kantor, Rama selalu mencuri pandang kepada Sarah, Sarah belum menyadari jika Rama memiliki perasaan yang amat mendalam kepadanya.
Setiap hari Rama tak pernah libur mengirim pesan kepada Sarah dan Rama pun tak pernah libur untuk mencuri pandang kepada Sarah ditempat kerjanya. Sampai saat itu Sarah masih bertanya-tanya kepada dirinya,
'ada apa dengan Rama?, ditempat kerja ia tak pernah lagi mengajak ku berbincang, bahkan sifatnya sangat cuek, tapi ia selalu memandang ku dengan tatapan yang amat tajam, dan juga anehnya ia tak pernah libur mengirim ku pesan setiap malamnya'
Sarah sungguh terheran-heran...
Sarah pun akhirnya menanyakan hal ini kepada Indi dan Agatha, setelah Sarah bercerita semuanya kepada temannya, temannya memberi jawaban yang sangat mengejutkan untuk Sarah, teman Sarah menjawab
"sepertinya Rama jatuh cinta kepadamu."
Sontak, Sarah sangat berpikir keras atas jawaban temannya.
Keesokan harinya ditempat kerja Sarah tiba-tiba berubah, dia seolah-olah menjaga jarak dengan Rama, meskipun Rama sangat cuek. Sejak saat itu mereka benar-benar saling tak kenal satu sama lain, entah Sarah memiliki rasa yang sama terhadap Rama, atau Sarah ternyata tidak menyukai Rama, karena Rama benar-benar jatuh hati padaku.
Semenjak saat itu mereka benar-benar tak acuh satu sama lain. Rama sangat dan selalu merindukan Sarah, namun, apa daya. Sarah membalas perlakuan Rama yang cuek itu.
Akan tetapi ada sedikit kejanggalan dari Sarah, Sarah diam-diam pun sama seperti Rama, ia suka mencuri pandang kepada Rama, bila Sarah tertangkap mencuri pandang oleh Rama, Sarah melarikan pandangannya, begitu pun sebaliknya, pada intinya mereka berdua kerap bertatap mata. Dan juga, ada lagi kejanggalan lainnya. Di suatu waktu saat jam pulang kerja, Rama melihat Sarah di hadapannya, mereka berdua sama-sama berada di atas kendaraan, dan mereka saling tatap dari arah yang bersebrangan di atas kendaraan, namun tiba-tiba ada laki-laki menghampiri Sarah dan menumpangi kendaraannya, disana Rama benar-benar geram melihat lelaki yang menumpangi kendaraan Sarah. Rama langsung menancapkan gasnya sebagai bentuk kekesalan dia, entah bagaimana tanggapan Sarah setelah kejadian itu. Tak lama dari kejadian itu, handphone Rama bergetar, ternyata ada pesan dari Sarah, Rama bertanya-tanya,
-ada angin apa, tumben sekali Sarah memulai obrolan di pesan-
saat itu Rama benar-benar berpikir keras mengenai Sarah memulai obrolan dipesan tadi. Rama sangat senang, ia tersenyum-senyum sendiri saat itu, dengan cepatnya ia mengalihkan rasa kesal ke rasa senang. Yang tadinya Rama memikirkan hal negatif terhadap Sarah ia langsung menghilangkan pikiran negatif itu terhadap sarah, lalu memikirkan hal-hal positifnya,
'apa Sarah merasa bersalah terkait kejadian tadi?,
apakah Sarah memiliki perasaan yang sama terhadapku ?,
ah sudahlah jangan berharap lebih terhadap manusia, karena yang ku tahu, kesalahan terbesar menjadi manusia adalah, saat manusia berharap kepada manusia. Tunggu saja besok ditempat kerja apakah Sarah merubah sifatnya seperti saat awal?'
Semoga...
Mereka kembali bekerja, ternyata Sarah masih bersifat sama, Rama sedikit kecewa meskipun ia tidak terlalu mengharapkan sifatnya akan berubah. Namun Rama teringat kepada Sarah
'oh iya dia itu penulis, dia banyak membaca buku, dan banyak mengonsumsi teori-teori hidup, dia sama sepertiku. Dia pasti sangat pandai menutupi segala halnya.'
Hari berlalu, hubungan mereka masih tidak ada perkembangan, mereka berdua masih seolah-olah menjaga gengsi nya masing-masing dan menunggu siapa yang akan memulai membuka obrolan diantara mereka, entah hal baik atau hal buruk yang ingin disampaikan Sarah, namun jika Rama sudah pasti ia akan menyampaikan hal baik bagi dirinya dan tentunya untuk Sarah.
Pada akhirnya Rama memutuskan untuk menjadi pengagum rahasia Sarah. Selama berbulan-bulan tak ada pergerakan dari Rama tentang perasaannya kepada Sarah, sampai pada akhirnya Rama memutuskan untuk mencintai Sarah dalam diam.
KAMU SEDANG MEMBACA
Distorsi Arah
RomanceSebuah novelet dari Goresan palamara, yang semoga, bisa meluluh-lantahkan hati para hadirin semua. Selamat membaca 🌹 ... Ke-tidak pedulian-nya Rama di bandara, saat mereka berjumpa pertama kali. Tak disangka mereka dipertemukan kembali dalam satu k...
