"Oh, astaga!! Apa yang terjadi disini?" Pertanyaan itulah yang keluar saat Renjun memasuki dorm dan berjalan menuju dapur, lalu melihat kekacauan yang terjadi disana.
Bagaimana tidak, bubuk putih bertebaran di lantai, sedangkan diatas kompor sudah penuh dengan adonan aneh yang bahkan Renjun sendiri tak tahu itu apa.
Drrt.
"ASTAGA!!! Kau mengagetkanku!!" Teriak Renjun saat mendapati sesosok yang baru saja menggeser kursi dan berusaha keluar dari bawah meja. "Sedang apa kau sebenarnya, Park Jisung?" Tanya nya pada sosok yang kini berdiri lebih tinggi darinya. Badannya di penuhi bubuk putih seperti yang menghiasi lantai.
"Ehe. Aku sedang membuat kue, hyung. Tapi aku malah kaget saat adonannya menggembung, jadi aku bersembunyi di bawah meja. Kupikir itu akan meledak" Ujar Jisung
Renjun hanya bisa menggeleng, seolah tak percaya dengan apa yang dikatakan maknae di depannya.
"Kenapa kau tiba-tiba memasak?" Tanya Renjun
"Ah itu, aku.. aku.. aku ingin membuatkannya untuk kalian. Tapi aku malah mengacau, harusnya sejak awal aku meminta Jaemin-hyung" Balas Jisung sambil tertunduk dan mempoutkan bibirnya.
"Ya ampun, kau ini. Sudahlah. Sekarang bersihkan saja dirimu. Biar aku yang membersihkan dapur" Ujar Renjun seraya mendorong badan Jisung
.
.
Saat sedang membersihkan dapur, terdengar suara seseorang membuka pintu.
"AKU PULANG!!" Teriak Jaemin yang baru saja kembali dari kegiatan bersepeda bersama Jeno. Tentu saja, Jeno hanya mengikutinya masuk dalam dorm. Jangan harap dia berteriak dengan suara melengking seperti Jaemin.
Merasa tak ada yang menyambutnya, Jaemin berjalan ke arah dapur karena mendengar suara dari arah sana.
"Renjeon-ah, apa yang kau lakukan? Kenapa bisa begini?" Jaemin cerewet mode on.
"Kyak. RENJUN!" Kata Renjun menekankan namanya saat Jaemin selalu dengan sengaja mempelesetkannya.
"Apa yang terjadi disini?" Tanya Jeno dari arah belakang Jaemin
"Tanyakan pada anak kesayanganmu, Jaem. Dia yang membuat kekacauan seperti ini, aku hanya membantunya membersihkan ini semua" Jawab Renjun sambil kembali mengelap beberapa area dapur yang penuh dengan tepung
"Lalu, dimana dia?" Tanya Jaemin
"Sedang membersihkan dirinya sendiri. Beruntung kau tidak melihatnya. Jika tadi kau yang menemukannya, pasti kau terus mengomelinya" Ujar Renjun.
"KYAAK!! APA KAU HANYA AKAN BERDIRI DISANA?" Tanya nya yang melihat tak ada pergerakan dari Jaemin maupun Jeno untuk membantunya
"Aku akan melihat keadaan Jisung. Jeno bantu Renjoen sana" Ujar Jaemin sambil berlalu ke arah kamarnya dan Jisung
"KYAK!! REN~JUN!!" Teriak Renjun lagi dengan penuh penekanan pada namanya.
Jaemin hanya berlalu pergi ke arah kamarnya yang sama dengan Jisung. Sedangkan Jeno, tentu dia membantu Renjun karena tidak mau Jaemin kembali mengomel nantinya.
.
.
"Ya ampun, Uri-Jisungie... sebenarnya apa yang terjadi?" Teriak Jaemin saat menemukan Jisung dengan pakaian yang sama saat bertemu Renjun di dapur, hanya berbeda dengan wajah dan tangannya yang sudah bersih.
Yah, Jisung sedang mencari baju ganti sampai saat hyung nya yang cerewet alias Na Jaemin masuk ke dalam kamar.
"Hyung, aku boleh pakai baju ini?" Tanya Jisung sembari mengangkat tshirt milik Jaemin tanpa peduli dengan pertanyaan Jaemin sebelumnya.
Jaemin memutar bola matanya malas.
"Ya, ya.. pakai saja. Bersihkan dirimu sana" Ujar nya
.
.
.
"Jadi untuk apa kau menghancurkan dapur, Jisungie?" Ujar Jaemin
Mereka kini sudah duduk di sofa, Jaemin, Jisung, Jeno sedangkan Renjun sedang pergi keluar untuk jadwal radio nya.
"Hyung, itu.. hmm.. aku..
.. aku melihat di youtube kalau mereka bisa membuatnya dengan mudah. Tapi ternyata susah sekali" ujar Jisung
"Kenapa tidak memintaku saja untuk membantumu, atau membeli di luar. Kalau tadi sampai terjadi kebakaran atau hal buruk lainnya, bagaimana. Lain kali jangan menyentuh dapur sendiri yah" Jaemin yang mengomel seperti ini sudah biasa, karena itu Jisung hanya diam sambil mengangguk. Lalu, Jeno sejak tadi hanya menonton mereka.
"Jadi, apa sekarang kau masih ingin membuatnya?" Ujar Jaemin kemudian.
"Tidak hyung, aku tidak akan melakukannya lagi" jawab Jisung
"Pintar. Lain kali jika ingin menyentuh dapur katakan padaku atau pada Renjun. Jangan pada Jeno" kata Jaemin lalu melirik ke arah Jeno. Jeno berbalik menatapnya saat namanya disebut dan menaikkan satu alisnya.
"Tapi hyung ... "
"Ada apa lagi?"
"Aku lapar" kata Jisung sambil menggembungkan pipi nya.
"Aowhh.. aigoo-ya.. Hyung akan memasak untukmu" ujar Jaemin dan berjalan masuk ke dapur di ikuti Jisung yang sangat senang dibelakangnya.
________
Pendek yah? Maaf 🥺
Inspirasinya buyar kemana-mana
KAMU SEDANG MEMBACA
JISUNG
FanfictionJisung itu nge gemesin, sumpah. Dia diem aja tuh udah lucu, apalagi kalau udah gugup, panik atau ada maunya. Pen gue gigit saking gemesnya ^-^ Tapi, gak boleh. Gue bukan Haechan *Oneshoot* 😁
