06° - Berangkat Bareng

649 76 13
                                        

Raffa
Dimn pan?

Naufan
Otw

Naufan kembali melajukan motornya dengan kecepatan diatas rata rata, kembali membelah jalan yang baru saja ia lewati bersama sang pacar.

Naufan memarkirkan kembali motornya diparkiran yang sama, beberapa motor sejenis dengan motornya pun sudah ikut berjejer disana.

"Eh fan, lama banget lo!"pekik Reno saat melihat Naufan datang, melakukan tos ria ala cowok jantan.

"Lama banget lo anjir nganterin siapa si?"tanya Raffa yang tengah sibuk dengan skateboard nya.

"Cewek,"jawab Naufan mendudukan bokongnya disamping Derren yang  juga sibuk dengan ponselnya.

"Ah tai cewek cewek, palingan bencong pengkolan sekolah,"celetuk Reno langsung dihadiahi tampolan Naufan.

"Sialan, itu mah temennya siDerren."

"Gue diem ya nyet,"sahut Derren.

Naufan terkikik. Reno menendang kaki Raffa hingga cowok itu hampir jatuh dari skateboardnya.

"Adek Reno pengenn gw tendang Anu lo ya?,"ucap Raffa membuat Derren dan Naufan terbahak.

"Lah nanti adek gak ada masa depan bang,"jawabnya.

"Emang gak ada kayaknya, cewek aja gak ada,"ucap Derren.

"Plis ya tante Derren kamu ngaca dulu sebelum ngatain adek Reno,"balas Reno menoel dagu Derren membuat cowok itu memasang ekspresi mualnya.

"Gak perlu ribut kalau lo semua pada gak ada pacar!"sahut Raffa.

"Sadar nyet, lo juga sama Rena udah putus kan gara gara tu cewek selingkuh,"ucap Naufan. Reno dan Derren tertawa puas.

"Jangan bawa bawa tu cewek lagi, najis gue! jijik gue jijik sama dia,"ujar Raffa mengkuti nada salah satu artis disinetron tv yang entah apa judulnya.

"Sama ih Adek juga jijik sama dia yang diem diem merhatiin adek, adek Reno emang ganteng tapi gak usah sampe dia jadi penganggum rahasia  juga,"ikut Reno memasang wajah cemberut manjanya.

"Najis ew muka lo jelek banget Ren amit amit,"ucap Derren yang selesai dengan gamenya.

"Gue juga mikir gitu cong,"ikut Naufan bertos ria dengan Derren pada akhirnya.

Oke kini Reno kembali jadi korban pembullyan pada pembahasan kali ini. Karena jika bukan Reno pasti Derren.

"Reno gobl*k, mual gue tai,"Raffa duduk di skateboardnya dengan kedua kaki menahan agar benda itu tidak bergerak.

"Lo kira gue gak mual apa?! Gue juga mual kali setiap ngeliat muka gue dicermin, Saking gantengnya gue yatuhan. Harusnya yang main film Terlalu Tampan itu gue bukan Ari Ilham ya gak sih?

Raffa kembali pada ekspresi mualnya, mendapati teman yang begitu Narsis.

"Muka lo ganteng sebelas dua belas sama mimiperi,"ejek Derren.

"Lo mirip banget sama lucinta luna."

Derren melotot, "Lo kira gue cewek?"

Reno tertawa puas, mendapati Derren yang gobl*k dari lahir.

"Pokoknya gue ganteng banget banget banget,"ucapnya lagi membuat Ketiganya jengah.

"Ngomong sekali lagi gue depak dari Galaksi,"jawab Naufan membuat Reno langsung mingkem.

Raffa dan Derren tertawa puas melihat Reno yang membisu.

"Eh fan, tadi lo kenapa nyuruh kita balik lagi?"

SentimentalTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang