06. Period

5.2K 506 111
                                        

Yeonjun merasakan kalau ia mengalami mood swing parah mungkin karena berbagai masalah yang dihadapinya akhir-akhir ini. Jadilah ia tidur terus di kamar dan mengabaikan member lainnya yang sibuk sendiri.

Sampai malam tiba, dan ia masih terjaga padahal ia yakin kalau yang lain pasti sudah tertidur lelap. Ia sesekali menggigit bantalnya untuk melampiaskan rasa kesalnya atau menonton youtube untuk membuatnya ngantuk. Tapi.. yah itu sia-sia.

Soobin tiba-tiba terbangun dan duduk di sofa tempatnya tertidur. Ia menoleh ke arah kamarnya dengan Yeonjun, lalu berjalan ke sana dan membuka pintu kamar itu perlahan. Dapat dilihatnya sosok Yeonjun yang tidur membelakangi namun ada sebuah cahaya yang memancar sehingga ia dapat melihat wajah Yeonjun.

Yups, Yeonjun masih berusaha untuk mengantuk dengan cara menonton youtube.


Soobin tersenyum menatap Yeonjun, menutup matanya dengan sebelah tangannya lalu tersenyum miring. Rasa senang membuncah di dalam dadanya. Degup jantungnya pun cepat dicampur rasa menggelitik di perutnya.

"Yeonjun hyung sungguh indah jika begini" gumamnya masih dengan seringaiannya.

Lalu ia melangkah masuk namun masih belum disadari oleh Yeonjun, "Kau belum tidur noona?"

Yeonjun terperanjat kaget mendengar suara yang tiba-tiba ada di belakangnya lalu menoleh dan mendapati Soobin sudah berdiri di samping ranjangnya. Ia pun merubah posisinya menjadi duduk dan menatap adiknya itu sambil mencebikkan bibirnya ke bawah.

"Kesal ! Aku bahkan tidak tahu kenapa rasanya mood ku cepat berubah sejak tadi, dan efeknya sekarang susah sekali untuk tidur"

Adunya pada Soobin.

Soobin menganggukan kepalanya dan tersenyum menanggapi aduan Yeonjun padanya, "Ah aku paham, maka dari itu kau bermain ponsel agar cepat tidur benar?" Tebak Soobin.

Yeonjun menganggukan kepalanya semangat membuat pemuda dihadapannya itu menggigit pipi dalamnya karena gemas.

Soobin pun menaiki ranjang dan duduk berhadapan dengan yeoja manis itu. Menatap lekat bagaimana tatapan polos itu juga sedang menatapnya. Dengan lancang tangan Soobin mengelus lembut kepala gadis itu lalu mendekatkan wajahnya pada Yeonjun.

Yeonjun yang melihat Soobin semakin mendekat pun reflek memundurkan wajahnya namun buru-buru ditahan oleh Soobin, pemuda itu pun mendekatkan bibirnya ke telinga gadis yang sedang bersemu itu.

"Mau kutemani?" Bisiknya.

Yeonjun menggeleng dengan degup jantungnya yang ribut, "Baiklah, bagaimana jika jus hangat? Itu akan membantumu tidur" Usul Soobin dan tersenyum manis sampai matanya menghilang.

Yeonjun menganggukan kepalanya dan berjalan mengikuti Soobin ke arah pantry, namun ia hanya duduk di meja makan memperhatikan Soobin yang menyiapkan jus hangat untuknya sambil menumpukan dagunya dengan tangannya.

Tak lama, Yeonjun menegakkan tubuhnya saat melihat jus yang dikeluarkan Soobin dari kulkas. Tidak, lebih tepatnya ia mengernyit bingung melihat botol jus yang dikeluarkan itu.

Yeonjun baru pertama kali melihat jus itu karena bentuknya tidak seperti jus biasa yang dibeli untuk stok di kulkas. Namun, ia segera menepis pikiran negatifnya.

"Nah noona ini jus hangatmu"

Soobin menyodorkan jus hangat itu sambil tersenyum manis sampai mata sipitnya terpejam lucu. Yeonjun pun menerima jus itu, sedikit meniupnya sebelum ia menegak habis jus itu.

"Apa enak?"

"Um, seperti jus biasa hanya saja rasanya sedikit asin tapi enak"

Soobin hanya mengangguk dan tersenyum menanggapi Yeonjun. Entah kenapa tapi Yeonjun merasa moodnya sedikit lebih baik dengan rasa hangat yang ia rasakan pada tubuhnya setelah minum jus itu.

[ TXT ] YEONJUN NOONA ✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang