Mendapati dirinya jatuh cinta pada seorang yang seharusnya ia benci
Karena telah merenggut paksa kesuciannya
Hatinya kalah dalam garis takdir kala ia harus menerima kenyataan pria ini yang mampu memporak-porandakan perasaanya
Di buat benci lalu me...
Heejin lemah Tubuhnya terasa sakit Dia terbaring di atas kasur Yang harus di akui terasa nyaman Namun kenyataan ketika ia mencoba menggerakan tangannya , tangan nya terbelenggu oleh tali
Heejin berusaha membuka matanya Kepalanya berdenyut menyakitkan Mengerjapkan berkali-kali retina nya Heejin baru mampu menangkap sosok yang tengah duduk memandangnya dengan senyuman mengerikan
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
" sudah bangun song heejin " jimin masih duduk dengan memandang heejin penuh intimidasi
" apa yang kau ingin kan " suara heejin tercekat
" diri mu ! Kau berhasil kabur dari ku malam itu , tapi tidak dengan hari in, taehyung akan melihat kita bercinta " jimin menyeringai semakin lebar
" lepas ku mohon , berhentilah menjadi jahat jimin oppa " isak heejin
Jimin malah tertawa , bangkit dari duduknya menyisir rambutnya ke belakang Lalu mendekat ke arah heejin Mengukung heejin yang tidak berdaya karena kedua tangan dan kaki nya di ikat
" aku ingin merasakan mu lagi , sekarang tanpa perut mu yang besar " jimin mengelus wajah heejin yang sudah menangis Jimin sudah hampir mendaratkan bibir nya pada bibir heejin kerika mendengar suara pintu di buka paksa dan mendapati taehyung menatap nya penuh emosi
Taehyung menerjang jimin dengan sebuah pukulan kuat di wajahnya Jimin tersungkur , taehyung menindih jimin dan memberikan pukulan kembali
" hentikan " suara wanita itu membuat taehyung menoleh dan mendapati perempuan yang amat taehyung benci tengah mengarahkan pistol pada dirinya
Ketika taehyung lengah jimin mendoring taehyung membalik keadaan Memberikan taehyung pukulan demi pukulan Taehyung tidak diam dia membalas sebisa ia menjangkau jimin
" hentikan atau ku lubangi kepalanya " taehyung dan jimin menoleh ke arah hwang jean yang sudah berdiri tepat di dekat heejin dengan pistol yang berada di pelipia heejin
" jangan sentuh dia jalang " teriak taehyung
Jimin terkekeh akan itu " hei kau ingat sangat menggilai nya hemm hingga kau lupa akan hyemi "
" ini semu masih tentang hyemi chim ? Tidak puaskah kau menghancurkan ku " pekik taehyung
" jangan memanggil ku begitu , memuakan ! Kau menghianati ku , menghamili kekasih ku , membunuh nya kau fikir sudah cukup hah " jimin memegang kerah kemeja taehyung
" lalu kau mau apa lagi ? Kau ingin aku mati maka lakukan , jangan libatkan heejin " taehyung menepis tangan jimin
" tidak akan ku lepaskan karena dia adalah kesayangan mu ! Kau akan menderita sama seperti diri ku kim " jimin berjalan mendekat pada heejin , dengan kepalanya menyuru jean menodongkan pistol ke arah taehyung
Jimin menarik heejin hingga heejin duduk Menarik rambut heejin agar mendongak ke arahnya " kau bermain di belakang ku dengan hyemi , aku akan bermain dengan istri mu di hadapan mu " jimin melumat bibir heejin