🌷Happy reading🌷
Grep
"Sarada! Kumohon jangan menangis.. Maafkan aku Sarada!" ucap Boruto sambil memeluk Sarada
"Hiks.. Boruto! A-aku belum siap untuk hamil! Hiks.. A-aku belum siap menikah.. Hiks.. Hiks.. Aku belum siap memiliki anak, dan aku juga belum siap menjadi seorang istri! Hiks.. " tangis Sarada..
'E-eh jadi.. Dia mengira aku sudah melakukan bagian intinya?.. Huh syukurlah aku belum sempat melakukannya!' batin Boruto mengelus rambut Sarada.. Ia mencoba menenangkannya
Boruto kini menatap Sarada dan menghapus air mata Sarada
"Hei.. Tenanglah aku belum sampai ke tahap itu kok!" ucap Boruto tersenyum
Sarada merasa lega, namun masih sedikit curiga
"Hiks.. Apakah benar?" tanya Sarada
"Tentu.. Apakah bagian ini terasa sakit?" tanya Boruto sambil mengelus-elus titik sensitif Sarada yang masih tertutup celana
"Hm? Tidak sih! Tapi.. Borutoo! Yamettee!" Sarada agak berteriak membentak Boruto
"Go-gomen!" ucap Boruto ia menghentikan aksinya
Sementara Sarada masih bingung, ia tidak tau apa yang harus ia lakukan sekarang
"Kenakan pakaianmu!" pinta Boruto ia segera membantu Sarada memakai pakaiannya itu
.
.
.
.
.Hening
Mereka berdua hanya duduk bersebelahan, Boruto masih belum berani menatap Sarada.. Sementara Sarada sendiri masih campur aduk antara marah, senang, sedih, atau apa itu...
Hingga beberapa saat Boruto melihat Sarada yang hanya menunduk sambil memeluk lututnya sendiri.. Sarada hanya melamun
"Sarada!" panggil Boruto, namun tidak ada respon dari Sarada
"..."
"Sarada!" kini Boruto memegang kedua pundak Sarada supaya mereka bisa bertatap muka
"!!"
Boruto terkejut saat melihat Sarada yang begitu pucat, ia seperti ketakutan
Grep
Dengan lembut Boruto menarik tubuh Sarada dalam pelukannya..
"Sarada! Kumohon maafkan aku.. Aku tau aku salah.. Gomenne... Gomen.. Gomenasai!" ucap Boruto sendu memeluk Sarada erat
Sarada tidak menjawab pertanyaan Boruto, namun Boruto terkejut saat Sarada membalas dekapan hangat Boruto..
Sarada mengalungkan lengannya di leher Boruto..
Yah.. Boruto mengelus rambut panjang dan punggung Sarada naik turun dengan lembut, dan penuh kasih sayang..
Tentu elusan lembut dari kekasihnya membuat Sarada mengeratkan pelukannya..
Boruto tau Sarada hanya butuh ketenangan sebentar, ia butuh pelukan hangat seperti ini dari orang yang ia sayangi..
.
.
.
.
.15 menit kemudian.. Sarada melepas pelukannya namun tidak dengan Boruto, kedua tangan Boruto masih melingkar di pinggang ramping Sarada yang kini menunduk
Boruto masih menatap serius Sarada..
"Boruto!" panggil Sarada pelan dan mendongakkan kepalanya menatap Boruto
"Saradaa! Akhirnya kau mau berbicara.. Aku benar-benar minta maaf datteba... Chu!" mata Boruto membulat saat tiba-tiba..
Sarada mencium bibir Boruto dengan memejamkan matanya.. Kemudian tangan Sarada mengalung di leher Boruto.. Boruto masih bingung dengan apa yang baru saja terjadi..
KAMU SEDANG MEMBACA
BoruSara💗(2) True Love
RomanceHello guys ini adalah Sequel / Lanjutan ceritaku yang satunya yang berjudul BoruSara💗 Ini adalah kejadian setelah perang usai dimana sang pahlawan baru Uzumaki Boruto yang kini menyandang julukan the next yellow flash.. Ada masalah baru dengan hubu...