80. Done

3.9K 420 49
                                        

Jangan lupa vote & coment😍



Apartemen Off

'Ting Tong'

'Ting Tong'

'Ceklek'

"Ngapain lo?"

"A..adek tau abang masih marah sama adek. Tapi Gun bilang abang sakit. Ini adek bawain makanan" ucap New menatap Off dengan sedikit senyuman.

"Gausah, bawa pulang aja" balas Off.

"Tapi abang harus makan" paksa New.

"New, gue bisa beli makan gue sendiri. Lo balik aja udah"

"Abang.. adek ngga suka abang panggil adek kaya gitu" ucap New pelan.

"Lo pikir gue suka kelakuan lo jadi seenaknya gitu? Selama ini gue jagain lo karena gue peduli sama lo, tapi lo nya?!"

"Ma-maaf" ucap New lagi, ia menunduk takut mendengar bentakan Off.

"Mending lo pulang deh, gue bener-bener lagi ngga enak badan. Emosi gue juga lagi ngga stabil" ucap Off mengusir New.

"Adek mau nemenin abang"

"Ngga perlu, gue bisa sendiri. Lo ngga usah peduli lagi ke gue"

'Brak'

"Abang.."

New merasa sesak mendengar ucapan terakhir Off, ia meletakkan kantung makanan yang ia bawa langsung menutup mukanya dengan kedua tangan. Ia tak dapat menahan tangisannya. Walaupun sudah menutup wajahnya tapi suara tangisannya masih terdengar keras.

Bagaimana bisa Off menyuruhnya untuk tidak peduli? New saja kaget melihat penampilan Off tadi, ia tidak tega wajah Off pucat, abangnya pasti sakit karena dia. Ia jadi teringat saat ia sakit Off lah yang menemani, sedangkan sekarang Off sendirian di apartemennya. New merasa sangat bersalah.

Tangisan New masih terdengar, airmatanya tidak berhenti turun. Sudah hampir 1 jam New menangis sendirian didepan pintu. Ia tidak mau beranjak meninggalkan tempatnya berdiri.

Ia menangis sampai nafasnya terasa sesak, perlahan ia mengatur nafasnya dengan memelankan tangisannya setelahnya mulai menangis dengan keras lagi.

'Ceklek'

New kaget ketika pintu terbuka, Off muncul lagi dihadapannya. New bersusah payah menghentikan tangisannya tapi isakannya sangat keras. Bahkan airmatanya masih mengalir, ia berusaha mengusap wajahnya yang merah dengan cepat. Tangannya menggenggam erat kembali kantung makanan yang ia bawa.

Off menghela nafasnya.

"Mau sampe kapan nangisnya?"

New hanya diam, dia tidak menjawab masih berdiri dengan tegak tanpa ada pergerakan, satu-satunya pergerakan adalah caranya mencoba menghentikan tangisannya.

"Kamu mending pulang dulu" ucap Off pelan.

"Ggakh-mau" ucap New menjawab tidak kalah pelan dengan menahan tangisnya.

"Kamu mau ngapain? Nangis disini seharian?" tanya Off.

New menggeleng.

"Terus mau ngapain?" tanya Off lagi.

Happy Sugar Life | TayNew AUCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang