Prolog

3.4K 310 31
                                        


Prolog

"Putus?"

Demi Jupiter dan Yamaha, dari sekian banyak kosakata yang ada di Kamus Besar Bahasa Indonesia, kenapa harus kata putus yang terucap? Oh, kenapa dewa cinta selalu tidak berpihak kepadanya? Ditinggal pas lagi sayang-sayangnya tuh nggak enak. Ibaratnya sudah jatuh, tertimpa tangga. Sakit.

"Apa yang bikin kamu mau putus sama aku?" tanya pria itu dengan intonasi rendah.

"Kamu sibuk. Nggak ada waktu buat aku. Setiap hari cuma sejam doang kita chatting-an, habis itu kamu menghilang gitu aja. Ketemuan pun jarang, bahkan bisa dihitung pake jari. Aku butuh seseorang yang punya banyak waktu buat aku, tapi kamu nggak ngasih itu. Aku capek kalau aku disuruh nunggu terus," jelas wanita diseberangnya panjang lebar hingga membuat mulut pria itu menganga.

Kalo gue nggak kerja, terus tuh kuota lu mau dibeli pake apa? Daun? Batin pria itu gemas.

"Aku begini kan buat masa depan kita, sayang," kata pria berambut klimis itu membela diri.

"Tapi aku juga butuh perhatian dari kamu, dan kamu nggak ngasih itu ke aku."

"Kalo setiap hari kita chatting-an, setiap hari kita ketemuan Yogyakarta-Bandung, ya habis uangku."

Tut tut tut ... pria itu menatap ponselnya yang berubah menjadi hitam. Ketika ia ingin meneleponnya lagi, kalimat 'kamu diblokir oleh kontak ini' sukses membuat hati pria itu terjun bebas. Namun, ia tidak kehilangan akal. Tangannya menekan lambang aplikasi huruf F berwarna biru. Ketika sudah terbuka, hal yang mengejutkan pun terjadi. Perempuan yang sekian detik baru memutuskan hubungannya, kini memasang foto baru bergandengan tangan dengan seorang laki-laki.

Diputusin lewat telepon, diblokir, sekarang melihat kekasihnya bersama pria lain. Triple kill sakitnya.

"Jadi dia cowok yang selalu ada buat kamu? Oke fine, semoga kamu bahagia," gumamnya seraya menatap foto itu.

Perempuan yang tadi memutuskan hubungannya menjadi mantan pacar pria itu yang ke 199.

***

"BIYUNG FBNE NYONG ILANG!"

Teriakan seorang gadis berusia 21 tahun itu menggegerkan seantero rumah. Meski ia sekarang berada di kamar, tetapi suaranya bisa tembus sampai rumah tetangga.

Gadis itu keluar kamar sambil memandang layar ponselnya. Sejak subuh tadi ia tidak bisa log in ke akun Facebook-nya, padahal kata sandi sudah benar. Ia pun bertanya pada teman-temannya di grup WhatsApp. Rata-rata jawabannya, mereka menerima inbox berisi link video dan gambar tak senonoh.

Itu artinya, akun Facebook milik gadis itu sudah diretas oleh oknum asik-asik yang tidak bertanggung jawab.

Demi menyelamatkan mukanya supaya tidak dicap yang iya-iya oleh friendlist Facebook-nya, gadis itu kemudian membuat akun Facebook baru. Sampai tiba di saran pertemanan, gadis itu tidak sengaja meminta pertemanan dari akun bernama Dava Dewantara. Tak lama kemudian, sebuah pesan muncul pada notifikasi ponsel gadis itu.

[Hai. Kamu Nina orang Temanggung, kan?]

❤❤❤

A/N

Yuhuuu prolognya udah tayang.

Selamat menikmati masa repost ❤️

Calon Menteri - [Terbit]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang