Happy reading guys....
******************
"Melody hanya berterima kasih karena aku telah menolong nya saat ulangan fisika" kata Tio memberi penjelasan.
Laura memandang melody dengan pandangan tidak suka.
"Aku tak suka kau beri dengan cewek lain, tio" kata Laura ketus.
"Maaf, aku benar-benar cuma berterima kasih kepada tio" ucap Laura menyela perkataan Laura.
"Ayolah, Laura kau bersikap sangat kekanak-kanakan" kata Tio sedikit kesal.
"Pokoknya mulai besok, saat istirahat kau harus langsung menemui ku" kata Laura ketus.
"Bukan nya setiap istirahat kau selalu nongkrong dengan geng mu" tanya Tio tak terima.
"Pokoknya mulai besok aku mau istirahat bersama mu" kata Laura memelas.
"Yaudah deh, besok saat jam istirahat aku akan mencari mu" kata Tio yang membuat Laura tersenyum.
"Nah itu baru pacar ku" ucap Laura manja sambil menarik Tio untuk keluar kelas.
"Mel kami berdua pergi dulu ya" ucap Tio sambil berlalu.
Melody tersenyum miris melihat kemesraan antara Tio dan Laura. Yang bisa dilakukan oleh melody
Hanya menutup luka. Menahan api cemburu. Memendam rasa kecewa. Karena mau marahpun ia sadar, 'siapa aku?'."
************
Next..
KAMU SEDANG MEMBACA
MELODY
Teen FictionDia begitu sempurna sangat tak mungkin untuk ku capai.Dia bagaikan bulan yang selalu dikelilingi oleh bintang-bintang, sedang kan aku bagaikan matahari yang terang namun kesepian. ~MELODY~
