Bab 13
“Aku sudah mendapatkan barang miliknya, kapan kau akan menjalankan rencana itu?”
“Apakah selir sudah pasti?”
“Tidak usah basa-basi, aku ingin kau cepat menghilangkan perempuan itu!”
.
.
.
BRAKKK!!!
“Yang Mulia, ada situasi mengenai selir Alphira. Saat Yang Mulia menyuruh saya untuk menjaga Ratu dari belakang, ada keanehan dengan pelayan selir Alphira, seharusnya Ratu yang berjalan di depan dan Lili yang seharusnya mengikuti Ratu dari belakang. Akan tetapi pelayan selir Alphira, mengambil posisi Lili dan menghalangi penglihatan saya, jadi saya tidak melihat situasi selanjutnya.”
“Sudah aku duga bakal ada yang tidak beres, sekarang aku ingin kau menjadi pengawal sementara Ratu, jika ada situasi yang baru langsung laporkan!”
“Baik, Yang Mulia”
(Lili yang sedang berjalan menuju istanaku, dan bertemu dengan Ansen)
“Sedang apa kau di sini?”, tanya Lili.
“Mulai hari ini aku mendapat perintah dari Yang Mulia untuk menjadi pengawal sementara Ratu.”
“Apa?! Mengapa Yang Mulia menjadikan kau pengawalku?” (Kaget)
“Hormat kepada Ratu, sekarang saya akan melaksanakan tugas dengan baik dan melindungi Ratu dari serangga-serangga yang mengganggu Ratu.”
“Tetapi mengapa Yang Mulia menyuruh pengawal untuk mengawalku, lagian aku juga sudah ada Lili.”
“Awww.... Ratuuu”, jawab Lili (terharu)
“Ini merupakan perintah Yang Mulia, jadi sebaiknya Ratu tidak usah menolak.”
“Kalau begitu baiklah”
.
.
.
(Huh... Bosan, apa yang bisa dilakukan ya...)
“Ratu, ini ada biskuit yang baru saya buat, Ratu silahkan mencoba, kalau enak saya akan buatkan lagi.”
“Ansen, waktu-waktu sekarang apa yang dilakukan Yang Mulia?” (bertanya sambil memakan biskuit)
“Di waktu waktu sekarang Yang Mulia sedang menulis laporan, Ratu. Apakah Ratu ada kepentingan dan ingin mencari Yang Mulia? Saya bisa menanyakannya secara langsung.”
“Tidak perlu, bukan masalah yang penting juga.”
“Apakah Ratu bosan?”, tanya Lili.
“Ah, bagaimana kalau kita keluar istana?”
“Jangan Ratu, sebagai seorang Ratu, hendaknya tidak...#$*&#”$_*...”, kalau Ratu ingin keluar istana pun harus di jaga oleh beberapa pengawal dan setidaknya ditemani oleh Yang Mulia juga”, jawab Ansen (cerewet)
(Huh... Keluar istana sebentar saja sudah merepotkan sekali...)
“Kalau Ratu bosan bagaimana kalau Ratu membuatkan Yang Mulia sesuatu sebagai tanda terima kasih?”, Jelas Lili.
“Hm... Ide bagus, baiklah kalau begitu”
KAMU SEDANG MEMBACA
I Became A Queen In One Night
FantasyAku orang yang hidup dalam keluarga yang kaya raya akan tetapi tidaklah bahagia. Ketika bertemu seorang nenek tua yang memberikanku gelang, ternyata dalam satu malam aku telah berada di tempat lain dan memiliki kedudukan dan status yang tinggi
