“Kamu yakin udah diijinkan pulang, Mas?”
Mungkin ini sudah yang ketiga kalinya Clara menanyakan hal yang sama. Tentu saja Clara ragu karena baru saja Kaivan selesai memakan makanan yang dibawanya, laki-laki itu langsung mengatakan bahwa dia akan pulang ke rumah sore ini. Padahal sebelumnya laki-laki itu tidak menyinggung sama sekali tentang jadwal kepulangannya.
“Yakin, Ra. Aku hanya perlu kontrol beberapa kali hingga waktu jahitannya sudah bisa dilepas. Jadi tidak dirawat dirumah sakit pun tidak akan jadi masalah.”
Clara menyipitkan mata dan memperhatikan Kaivan dengan seksama setelah membereskan semua barang-barang. Laki-laki itu sudah mengganti pakaiannya sehingga sudah benar-benar terlihat siap untuk pulang kerumah walaupun ada luka di wajah dan kepalanya yang diperban itu terlihat cukup mengganggu.
Kaivan tersenyum sebelum memasukkan ponselnya ke dalam saku. Laki-laki itu memang belum dianjurkan Dokter untuk pulang hari ini. Tapi tidak dilarang juga asalkan laki-laki itu bisa merawat luka di kepalanya yang dijahit itu dengan baik.
Lagi pula tidak terdapat infeksi sekunder ataupun gangguan pembekuan darah yang dialami Kaivan sehingga kemungkinan luka jahitannya akan membaik dalam satu hingga empat minggu lamanya. Jadi tidak akan ada masalah jika dia meminta untuk pulang hari ini.
Dan Kaivan memang akan kembali ke rumah sakit untuk kontrol beberapa kali sebelum jahitannya dilepas. Kontrol pertama akan dia lakukan pada hari ketika setelah usai penjahitan yang berarti hari minggu. Tidak masalah dia akan kembali kesini hari minggu asalkan dia bisa pulang kerumah sekarang.
Kaivan memencet hidung Clara karena terlalu gemas dengan gadis itu. “Kamu kenapa tidak percaya aku begini, Ra?”
“Habisnya kamu bilang udah bisa pulang setelah aku menolak ketika kamu minta aku pulang dan gak usah menemani kamu dirumah sakit malam ini. Siapa yang bisa percaya begitu aja ketika kamu bilang sudah boleh keluar dari rumah sakit, Mas?”
Tentu saja penolakan Clara menjadi salah satu alasan Kaivan memilih pulang sore ini. Kaivan tadi meminta Clara untuk pulang dan tidak perlu menemaninya malam ini dirumah sakit. Tapi gadis itu bersikeras untuk tinggal.
Jika saja hanya dia yang berada didalam ruangan ini sebagai seorang pasien, tentu saja Kaivan akan lebih memilih untuk menetap malam ini dan pulang besok saja.
Percayalah! Suasana hati Kaivan memang sudah tidak beres sejak dia tau bahwa laki-laki dewasa yang kini terlihat sedang berkomunikasi dengan putri laki-laki itu melalui ponsel ternyata atasan Clara yang pernah meminta gadis itu menjadi istrinya.
“Kamu itu sangat manis ketika tertidur, Ra. Tentu saja aku tidak ingin berbagi momen seperti itu dengan laki-laki yang ternyata tertarik dengan calon istriku. Jadi memutuskan untuk pulang adalah pilihan yang terbaik untuk saat ini,” bisik Kaivan. Posesif memang, tapi seperti itu lah Kaivan.
Clara melototkan matanya sebelum memukul lengan Kaivan. “Alasan kamu gak masuk akal, Mas. Pak Revino gak mungkin begitu. Lagi pula, sofa disini gak akan terlihat dari sana,” ucap Clara berbisik.
Lagi pula untuk apa Revino masih melihat Clara sementara ada Hani yang bisa jadi pemandangan indah bagi laki-laki itu. Lihatlah bagaimana setianya Hani yang masih menemani laki-laki itu. Bahkan sekarang dia ikut berkomunikasi dengan Bunga. Benar-benar seperti keluarga kecil yang harmonis sekali.
Bibir Kaivan tersenyum miris. Gadisnya ini entah kelewatan tidak peka atau memang tidak ingin terbawa suasana sehingga apa yang terjadi tidak akan menjadi bahan pemikiran yang panjang baginya. Termasuk perasaan Revino kepadanya.
Kaivan saja sudah beberapa kali melihat laki-laki itu curi-curi pandang dan menatap Clara dengan pandangan sendu. Apalagi saat Clara tertawa karena Kaivan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Welcome My Love [Tamat]
RomanceWelcome My Love merupakan cerita lengkap dari Back (Oneshoot) dengan judul yang berbeda. Clara mengenal Kaivan sebagai tetangga barunya, sekaligus laki-laki yang paling tampan menurut versinya, mengalahkan Ayah, Brian dan Justin yang pernah mendapat...
![Welcome My Love [Tamat]](https://img.wattpad.com/cover/231815955-64-k546407.jpg)