Kondisi Aqila semakin memburuk . Aisyah terus menangis . Ari mencoba menenangkan orang yang di cintainya itu .
Aisyah melihat dari jendela kamar aqila .
" Bangunlah sayang ... Bunda disini " ucap Aisyah
" Sayang .... Kita harus yakin Aqila akan sembuh " ucap Ari
" Aqila pasti sakit dengan semua alat yang ada di badannya mas . Aku ga bisa liat Aqila menangis dan aku ga bisa liat Aqila pergi " ucap Aisyah
" Sayang .... Umur Allah yang menentukan kita hanya bisa berdoa untuk kesembuhan Aqila " ucap Ari
" Bahkan aku rela melawan malaikat maut untuk membawa putri kita kembali mas . Aku tidak bisa hidup tanpa Aqila " ucap Aisyah
" Sst jangan bilang begitu . Kita percayakan semuanya sama Allah " ucap Ari
Aisyah kembali menangis di pelukan Ari .
Lalu dokter yang sedang memeriksa Aqila ke luar dari ruangan itu dan menghampiri Aisyah dan Ari.
" Dokter gimana keadaan anak saya " ucap Ari
" Qila baik baik aja kan dok " ucap Aisyah .
" Aqila memanggil anda berdua Bu pak " ucap dokter
Aisyah dan Ari langsung masuk ke ruangan itu.
Aisyah melihat putri kecilnya yang berusaha bertahan hidup . Aisyah melihat tubuh kurus dan pucat Aqila .
"Bun.... Da..... A.....yah " ucap Aqila serak
" Kenapa syang ini bunda ... Ayah juga di sini " ucap Aisyah
" A....yah ...." Ucap Aqila
" Iyya sayang . Kenapa sayang " ucap Ari sambil mengelus pucuk kepala sang putri
" Ja.... Ga... In Bun.....da .... Ja....Ngan tinggal.....in Bu.....nda " ucap Aqila
" Ayah janji akan jaga bunda kamu . Sekarang kamu harus sembuh yaa biar kita bisa jalan jalan lagi . Aqila mau sembuh kan sayang " ucap Ari
Seorang ayah juga manusia . Begitupun dengan Ari yang tak sanggup melihat putrinya yang terbaring lemah di atas kasur rumah sakit .
" Bun....da " ucap Aqila
" Iyya sayang bunda disini " ucap Aisyah
" Ja....Ngan me....na....ngis " ucap Aqila lemah
" Mangkanya qila harus sembuh harus sehat lagi biar bunda ga nangis . Aqila janji yaa jangan pernah tinggalkan bunda dan ayah ... Bunda sayang banget sama Aqila " ucap Aisyah sambil mencium kening sang putri
" sa....ya....ngi aku Bu....nda . Ja....Ngan Ben....ci a....ku la...GI " ucap Aqila serak
" Bunda tidak akan melakukan hal itu lagi syaang 😘 . Bunda janji akan menyayangi Aqila . Aqila harus sembuh yaa .... Katanya setelah Aqila sembuh kita mau jalan jalan kan.... Mangkanya Aqila sembuh yaa " ucap Aisyah
Aqila tersenyum kearah kedua orang tuanya . Aqila meninggal setelahnya dengan keadaan tersenyum
Aisyah menangis histeris akan hal itu . Ari pun juga ikut menguatkan istrinya namun ia juga hanyalah seorang ayah yang juga merasa terluka karena kehilangan putrinya .
"Qila sayang banguun yaa.... Jangan tidur terus . Qila dengar bunda kan " ucap Aisyah
" Sayang istighfar " ucap Ari
" Mas .... Aku mau bangunin Aqila .... Dia kan harus sekolah ... Nanti telat gimana " ucap aisyah
" Sayang relakan Aqila . Anak kita sudah meninggal " ucap Ari
" Aqila belum meninggal mas dia masih hidup . Liat lah dia sedang tertidur pulas " ucap Aisyah .
.........

KAMU SEDANG MEMBACA
Bunda
RandomSetelah kehilangan sang putri kecil karena kecerobohannya . Aisyah dan Ari di karuniai sepasang bayi kembar dalam hidup mereka . Sanggupkah Aisyah menjadi orang tua yang sesungguhnya ?? . Ataukah ia akan memperlakukan kedua anaknya sama dengan saat...