[ᴄᴏᴍᴘʟᴇᴛᴇ]
Di ulang tahunnya yang ke 17 tahun Taehyung mendapat sebuah kado rahasia dari orang yang sama sekali tidak ia kenal. Kado dengan ukuran besar itu membuat Taehyung penasaran dan berniat membuka nya.
❝ Ini patung atau manusia sih? Kenapa m...
Jungkook mengerang pelan, matanya mengerjap perlahan. Pusing itulah yang ia rasakan, dan masih belum menyadari keadaan sekitarnya.
"Oh kau sudah bangun baby?"
Jungkook berjengit kaget mendengar suara berat khas seorang lelaki tua yang menyapa indra pendengaran nya, dengan spontan ia menengok ke sumber suara itu.
Manik boneka nya membulat lucu saat mendapati eksisten seorang pria paruh baya dengan perut yang membuncit.
"Ahjussi? Kau siapa ? Dan aku di mana ?" Jungkook bertanya dengan polosnya
Lelaki paruh baya di depan nya itu mengeraskan rahang nya, ia kesinggung atas ucapan Jungkook yang mengatainya ahjussingomong ngomong. Tidak sadar diri memang, sudah bau tanah juga ckck
"Manisjangan panggil aku ahjussipanggil aku Daddy." ujarnya dengan nada sensual. Jungkook mengerjit jijik melihat itu, ia tahu ini sudah tidak beres karna seingatnya ia tadi di suntikan sebuah cairan bius dan sekarang malah tiba tiba berada di sebuah kamar dengan seorang pria tua berperut buncit.
"Nah berhubung kau sudah bangun, ayo kita mulai bermain, daddysudah tidak sabar bermaindengan mu manis ." ujar Pria tua itu, memandang lapar pada tubuh Jungkook yang hanya mengenakan sehelain kemeja tipis, seolah olah Jungkook adalah hidangan makanan enak baginya.
Jungkook gemetar ketakutan saat pria tua itu menghampirinya, "M-mau apa kau ahjussi ?" gemetar Jungkook ketakutan. "Panggil Daddysayang, dan mauku sudah jelas, yaitu bermain denganmu hingga membuatmu menjerit penuh kenikmatan." seringai mesum itu muncul di wajah pria tua itu, dan sekali tarik ia menyibak selimut yang Jungkook pegang untuk melindungi bagian bawahnya yang tidak memakai apapun.
Pria tua itu bersiul kurang ajar saat melihat paha putih mulus milik Jungkook yang tertampang dengan jelasnya, sedangkan Jungkook sendiri ia gemetar ketakutan saat tangan berkeriput itu menyentuh pahanya, hampir akan meremas penismungil milik Jungkook jika sang empunya tidak menendang nya cepat.
"ARGHHHHH SIALAN! KAU MEMBUATKU MARAH DASAR JALANG!!" teriak murka lelaki tua itu sambil memegang miliknya yang nyunyutan akibat tendangan superduper maut dari Jungkook.
Jungkook tidak menyia nyiakan kesempatan itu untuk kabur, tapi baru beberapa langkah dari larinya ia tiba tiba terjatuh karna tangan gempal milik pria tua itu yang menarik kaki jenjang nya.
"Kau benar benar menguji kesabaran ku!! Dasar jalang! Aku sudah bayar kau mahal mahal dan aku tidak mau tahu kau akan ku hukum!!" seringai pria tua itu
Jungkook meronta ronta minta di lepaskan saat sebuah tali mengikat lengan dan juga kakinya di ujung ujung tempat tidur.
"Yak!! Lepaskan aku!! Lepaskannnnn!!!" kesal Jungkook "Tidak akan sebelum aku puas dan kau mendapat hukuman mu manis." Jungkook bergidik ngeri melihat sebuah gelas yang lelaki tua itu bawa, bisa ia pastikan apapun yang ada di dalam gelas itu bukan lah sesuatu yang baik.
"Minum!" paksa lelaki tua itu, Jungkook menutup mulutnya rapat tanda menolak yang membuat pria itu semakin murka. Dengan kasar tangan keriputnya itu memegang rahang Jungkook hingga terbuka sedikit mulutnya dan memaksakan masuk cairan yang ada di dalam gelas kecil tadi hingga habis isinya. Tanpa mengatakan apapun lelaki tua itu melebarkan paha Jungkook hingga tertampang lubang kemerahan milik Jungkook yang sangat ketat, "Kau akan menerima hukuman mu sekarang." setelah mengatakan itu, lelaki paruh baya itupun mengambil sebuah vibratordan memasukkan nya secara paksa pada lubang Jungkook yang masih rapat itu tanpa pelumas sekalipun.
"Arghhhh!! Sakit!! Keluarkan it!!" erang Jungkook
Tapi pria itu tidak peduli dan malah menekan tombol aktifnya dan menyalakan pada kecepatan max.
"Eughh lepashhkanhh ahh." desah Jungkook tanpa sadar. Ia bingung karna tiba tiba saja badan nya terasa panas dan terangsang.
"Tidak akan, dan selamat menikmati hukuman mu bunny."
'Taehyungtolongaku'
. . . . .
Hoseok dan Taehyung langsung bergegas untuk mencari Jungkook saat sudah mendapatkan alamat yang tepat dari anak buahnya Hoseok..
Selama perjalanan Taehyung nampaj tidak tenang, bahkan ia mengendarai mobil dengan kecepatan di atas ratarata karna perasaan nya tiba tiba saja menjadi buruk saat mengetahui Jungkook berada di sebuah hotel, ia takut dan kalut saat memikirkan tentang Jungkooknya.
"Tenanglah Tae, jangan panik aku yakin jika Jungkook mu baik baik saja, jangan cemas dan fokus saja pada jalanan sana." peringat Hoseok saat melihat Taehyung yang beberapa kali terlihat tidak fokus
"Ya hyung, aku harap Jungkookku baik baik saja, dan juga semoga kita tidak terlambat menyelamatkan nya." gumam Taehyung, tapi sebenarnya ia tidak yakin dengan apa yang di ucapkan nya.