[ᴄᴏᴍᴘʟᴇᴛᴇ]
Di ulang tahunnya yang ke 17 tahun Taehyung mendapat sebuah kado rahasia dari orang yang sama sekali tidak ia kenal. Kado dengan ukuran besar itu membuat Taehyung penasaran dan berniat membuka nya.
❝ Ini patung atau manusia sih? Kenapa m...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
. . . . .
Taehyung langsung berlari memasuki sebuah hotel yang di dalamnya terdapat Jungkooknya, setelah bertanya di kamar nomer berapa Taehyung langsung bergegas menuju kamar itu dengan membawa kunci cadangan dan juga Hoseok yang ikut serta bersamanya di belakang.
Klek
"BAJINGAN TENGIK SIALAN!!"
BUGH
BUGH..
BUGH..
BUGH..
Taehyung memukul dengan membabi buta pria tua yang tadi hampir saja akan memasukkan penis keriputnya itu pada hole Jungkook, tanpa memperdulikan ringisan lelaki tua itu Taehyung tetap melanjutkan memukulnya. Sedangkan Hoseok, ia membantu membuka ikatan tangan dan kaki Jungkook lalu menyelimuti tubuh yang hampir telanjang seutuhnya itu..
"BAJINGAN TENGIK!! TUA BANGKA BIADAB!! BERANI SEKALI KAU MENODAI MILIKKU!!! AKAN KU BUNUH KAU SIALAN!!" murka Taehyung dengan tangan yang siap akan menusukkan pisau yang entah sejak kapan berada di gengaman nya tepat pada jantung pria tua itu.
"Sudah cukup Taehyung! Jangan menjadi seorang pembunuh hanya demi menghabisi pria tua itu, biar hyung yang urus pria tua itu juga Tuan nya Jungkook yang sebelum nya, sekarang kau bawa saja Jungkook pulang. Dia sepertinya sangat ketakutan." perkataan Hoseok mampu membuat tangan Taehyung yang tadinya terayun akan menusuk jantung pria tua itu pun terhenti, dan seketika netranya langsung menatap Jungkook yang sudah terlihat begitu kacau dengan banyak nya air mata yang berjatuhan di pipi mulusnya, hati Taehyung sakit melihat itu, cinta nya menangis, dan ini semua karna kesalahan nya yang jika saja tidak membiarkan Jungkook menunggu seorang diri untuk pulang bersamanya.