"Kya! Rosie! Bangun! Ini sudah jam berapa?." Ucap Emma yang membangunkan Rose.
"Aku masih mengantuk eomma, lima menit lagi." Ucap Rose masih terlelap dari tidurnya.
"Kau sudah telat Rose."
"Memangnya jam berapa sekarang?."
"7:30."
"Apa! Kenapa eomma tidak membangunkanku dari tadi? Harus bagaimana sekarang aku pasti di hukum."
"Aku sudah membangunkanmu, dasar pemalas."
Saat Rose berlari di gerbang kampus, benar ia telat. Karena Rose telat ia di hukum berlari lapangan kampus sepuluh putaran dan juga ia harus membersihkan toilet.
"Huh... Huh... Ini melelahkan." Rose berhenti berlari karena kelelahan.
"Rose! Siapa yang menyuruhmu untuk berhenti berlari!." Ucap guru yang sedang mengawasi anak anak yang terlambat masuk kuliah.
"Jika kau bukan dosen akan aku sumpahi kau." Kesal Rose.
"Sudah berani mengumpat?." Ucap Chanyeol yang tiba tiba berada di samping Rose sambil berlari.
"Chanyeol! Kenapa kau bisa ada disini?."
"Aku terlambat."
"Jimin juga? Dimana dia sekarang?."
"Dibelakangmu." Ucap Chanyeol dan Rose menoleh kebelakang.
"Kalian sudah berapa putaran?."
"Baru 5, kau?."
"Kita sama, huh... Ini melelahkan."
Setelah mereka berlari 10 putaran Rose, Chanyeol, dan Jimin melanjutkan hukuman mereka yaitu membersihkan toilet.
"Pantas saja kita di suruh membersihkan toilet ini lihatlah sangat jorok eeuuww...." Rose menatap jijik pada Toilet yang akan ia bersihkan.
"Sudah, ayo bersihkan jika hanya menatapnya tidak akan selesai." Ucap Jimin masuk ke toilet itu lalu membersihkannya.
"Huek... Huek...." Rose muntah saat ia membersihkan kloset.
"Rose kau tidak apa apa?." Tanya Chanyeol ia sangat khawatir dengan Rose.
"Aku tidak tahan dengan baunya Chan hiks... Ini sangat bau." Rose menangis.
"Kita bertukar tempat, biar aku saja yang membersihkan kloset kau mengepel." Jimin langsung mengambil sikat yang berada di tangan Rose lalu membersihkannya.
Chanyeol pun membawa keluar Rose dari toilet.
"Sudah kau disini saja biar aku yang melakukan semua hukumanmu."
"Tidak, itu akan menambah pekerjaanmu."
"Kau bilang tadi tidak kuat dengan baunya? Lihat wajahmu merah karena muntah sambil menangis."
"Aku tidak apa apa Chan mengepel tidak terlalu bau sekarang aku merasa bersalah pada Jimin. membersihkan kloset sangat bau, apa dia kuat dengan baunya? Aku menciumnya saja ingin pingsan." Ucap Rose.
"Apa sebau itu?."
"Iya, ayo kita kembali membersikan toilet kasihan Jimin dia sendirian di toilet."
Chanyeol dan Rose kembali masuk dan membersihkan toilet itu lagi.
"Aahh... Selesai." Ucap Rose.
"Aku kekelas." Ucap Jimin berjalan menjauh.
"Jimin tunggu!." Cegah Rose.
"Iya?."
Rose mengeluarkan sesuatu dari kantung roknya lalu menyemprotkan ke seluruh tubuh Jimin.

KAMU SEDANG MEMBACA
CONTRITION || Chanrose
Fanfiction"lupakan tanggung jawabmu Chan! aku bisa menjaganya! aku bisa menjadi 2 peran! pergilah!" "bagaimana pun dia anak ku!" "tolong tinggal kan aku! nikahi Jennie! jagalah sepupuku itu dengan baik! Jangan pernah temui aku atau menghubungi ku! baiklah aku...