"Chanyeol!."
"Eoh, Rose!." Chanyeol menoleh karena Rose memanggilnya. "Ada apa?."
"Apa lukamu masih sakit?."
"Tidak, jadi hanya bertanya itu?."
"Begini, saat pulang sekolah nanti maukah kau menemaniku?."
"Tentu, mana mungkin aku menolak permintaan Rose." Ucap Chanyeol yang membuat Rose tersenyum. "Tapi... Kita akan kemana?."
"Kerumahku, disana kita akan melakukan sesuatu."
. . . .
"Jadi ini yang akan kita lakukan." Ucap Chanyeol dengan memasang wajah datar.
"Kenapa? Tidak mau menemaniku?."
"Tidak, maksudku mau kita apakan cokelat ini?."
"Akupun tidak tahu."
"Jadi kita akan menatap cokelat cokelat ini seharian?."
"Aku kira saat kau melihat cokelat ini akan terpikir sesuatu, aku bingung mau aku apakan cokelat ini?." Ucap Rose kebingungan.
"Aku tidak terpikir apa apa, yang aku pikirkan saat melihat cokelat ini hanya Junmyeon hyung terlalu berlebihan."
"Ternyata ada yang membicarakan aku dibelakang." Ucap seorang pria menghampiri Chanyeol dan Rose.
"Oppa! Sejak kapan kau disini?."
"Baru saja, ikut aku kita harus melanjutkan pembicaraan yang kemarin."
"Kalau begitu, aku pulang saja." Ucap Chanyeol yang merasa tidak enak.
"Kau ikut saja Chanyeol kebetulan aku juga memerlukan bantuanmu."
"Baiklah."
Kini Junmyeon, Joohyun, Chanyeol, dan Rose telah berkumpul.
"Aku akan bertunangan dengan Joohyun."
"APA!!." Ucap Joohyun, Chanyeol, dan Rose bersamaan.
"Kau serius?." Tanya Joohyun pada Junmyeon.
"Aku serius, lihat wajahku saja tidak kelihatan bercanda."
"Kenapa tiba tiba oppa?."
"Saat aku di Australia eomma dan appa menyuruhku untuk cepat menikah."
"Jadi kau mau bertunangan denganku bukan kemauan hatimu?." Tanya Joohyun
"Bukan seperti itu sayang, aku sangat ingin menikahimu, tapi jika aku menikahimu di saat kau masih kuliah pasti kau tidak mau."
"Aku mau."
"Jika kita menikah sekarang aku akan menyuruhmu untuk berhenti kuliah Joohyun."
"Kalau aku harus berhenti aku tidak mau, aku mau kuliah sampai lulus, jika kau tidak mau menikahiku di saat aku kuliah seperti ini kenapa mau bertunangan denganku?"
"Kalau kita bertunangan sekarang saat kau lulus kita dapat langsung menikah, kita lewati masa tunangan kita dulu hhmm... Jangan cepat menikah."
"Baiklah." Senyum Joohyun.
"Rose."
"Iya oppa?."
"Nanti malam kita akan menemui orang tua Joohyun."
"Aku ikut?."
"Tentu saja, kau ini adikku."
"Baiklah."
"Chanyeol, bisakah besok kau pergi bersama Rose ke Grand Elly Motel? Aku sudah memesan sebuah aula untuk pertunanganku aku ingin kalian melihat ruangan itu, dan jangan lupa perhatikan dekorasinya."

KAMU SEDANG MEMBACA
CONTRITION || Chanrose
Fanfiction"lupakan tanggung jawabmu Chan! aku bisa menjaganya! aku bisa menjadi 2 peran! pergilah!" "bagaimana pun dia anak ku!" "tolong tinggal kan aku! nikahi Jennie! jagalah sepupuku itu dengan baik! Jangan pernah temui aku atau menghubungi ku! baiklah aku...