Chapter 4

358 27 4
                                        

"Huftt dah jam 10 nih, kalian ke asrama duluan gih, kita nyusul nanti kalo dah ketemu" Usul Jaehyun karena khawatir dengan para submissive.

"Gada gada, klo Sehun Hyung blom balik gw jg ga mau ke asrama" Tekan Ten.

"Serah lu, Yongie ikutin kata Hyung ya? Balik ke asrama, dah malem" Ucap Jaehyun lembut.

"Dih dih dih, nyari kesempatan di waktu yang salah ya gini ni" Cibir Ten. "Napa? Cemburu? Julid banget sih, idup idup gw, yaga Yongie" Ucap Jaehyun tak kalah sarkas ke Ten. "Udah ih kita cari Sehun Hyung aja" Ucap Taeyong mencoba menengahi membuat Jaehyun menghela napas karena Taeyong tdk ingin mengikuti kata katanya.

"Jungwoo sama Taeyong balik aja, Klo Ten terserah" Ucap Lucas. "Ih tumben ada otak" Canda Jaehyun yg di iringi kekehan nya. "Bukan waktu buat bercanda" Ucap Ten lagi. "Tennie, sini klo masih mau ikut sama Hyung aja" Ajak Johnny karena ia tau Ten tdk akan menurut.

"Gitu kek dari tadi, lets go. Babai Jungwoo Babai Taeyong" Ucap Ten lalu melengos pergi.

"Hyung... Woonie ga mau balik ke asrana, masih mau nyari Sehun hyung" Jungwoo memelas, muka mirip anak anjing yg mengemaskan membuat Lucas terpekik gemas dan langsung memeluk Jungwoo "Aduhhh gemesnya punya ku" Ucap Lucas yg membuat ketiga orang di depannya kaget "Udah official?" Tanya Jaehyun kaget "Ha? Eh? Anjir! Sorry Woo" Lucas salting.

"Eung... Yongie, Woonie nyari Sehun Hyung ya" Ujar Jungwoo dan di angguki Taeyong sebagai jawabannya.

Jungwoo pergi begitu saja meninggalkan orang yg ada di sana "woonie tunggu! Baik Jae!" Ucap Lucas tdk terlalu keras karena takut mengganggu orang yg sudah tertidur pasalnya ini sudah menunjukan jam setengah 11 karena perdebatan Jaehyun dan Ten tadi.

"Hufttt ada ada aja mereka" Taeyong menggeleng kan kepalanya sambil tersenyum manis melihat sahabat sahabatnya yg lucu. "Jangan senyum senyum nanti Hyung diabetes" Taeyong yg mendengar itu salting membuat Jaehyun tertawa dan langsung memeluk Taeyong. "E-eh? Kak" Panik Taeyong.

"Hyung."

"Hah?"

"Panggil Hyung, dengan sebutan itu okay?" Jaehyun tersenyum setelah mengucapkan kalimat itu. "Tapi kita ga cukup dekat buat manggil Hyung kan?". " Sekarang Yongie pacar Hyung titik ga pake koma" Ucap Jaehyun yg membuat Taeyong kebingungan dan gugup, Jaehyun tersenyum dan memeluk Taeyong, yg membuat Taeyong salting.

(Cieee salting saltingan nih, oks lanjut)

"Ayo Hyung" Ajak Taeyong dengan nada gugup. Jaehyun meraih tangan Taeyong dan menggenggamnya membuat submissive itu terkejut dan langsung tersenyum manis.

"Ayok" Jaehyun menarik tangan Taeyong agar mengikutinya.



























"Woonie ga capek? Mau istirahat?" Tanya Lucas ke submissive yg di maksudnya karena mereka sudah mengelilingi sekolah bahkan mereka sempat berlari karena mereka ketahuan oleh penjaga karena melewati jam malam asrama.

"Ga kak, Woonie ga papa kok" Jungwoo tersenyum. Lucas menganggukkan "Kalo capek bilang, kita istirahat, atau mau pulang? Biar Hyung yg nyari" Jungwoo tersenyum lalu menggeleng "istirahat bentar aja abis itu lanjut cari" Mereka pun beristirahat di bangku taman karena kelelahan.










































Saat ini Chanyeol tengah uring uringan(?) di kasur, ia lelah ingin sekali rasanya ia tidur tetapi tidak bisa karena ada sesuatu yg mengganjal di hatinya.

"W knp dah, tidur Chan, tidur" Chanyeol berbicara kepada dirinya sendiri.

"Jaehyun, Johnny, Lucas mana lg lah, masa iya blom ketemu, duh kasi- eittt ga ga, w kek gini karena w Ketos, iya w ketos bkn perhatian" Chanyeol beranjak dari kasurnya, melangkah ke arah pintu keluar kamar asramanya, membuka pintu lalu pergi mencari teman temannya.

"Mana lagi lah" Chanyeol jalan dengan senter dan HP nya, senter digunakan untuk menerangi karena itu sudah malam, sedangkan HP agar ia bisa meminta pertolongan jika di butuhkan sekaligus agar ia tak merasa kesepian. Oh jangan lupa Chanyeol adalah ketua OSIS jadi ia dapat berkeliling di malam hari.

(Kurang tau si OSIS bole ga keliling atau ga, soalnya ga pernah tinggal di asrama)

Selagi berjalan sambil mendengarkan lagu lewat hpnya ia mendengar suara samar samar "shhh shhh" "Paan tu? Suara orang kedinginan?" Chanyeol bkn orang yg percaya akan hal yg berbau mistis makan dari itu ia berfikir positif. "T-tolong, s-siapa pun t-tolong" Rintih suara itu dengan napas tersenggal.

Chanyeol ingin melanjutkan langkahnya karena ia berfikir ia salah mendengar hingga ada suara lagi "hiks hiks s-siapa p-pun t-tolong" Suara itu membuat Chanyeol mensenter-i sekeliling untuk mencari suara tersebut karena ia penasaran

Deg




Huaaaaaa gua bingung mau lanjutin apa engga, di pikiran ada tapi waktu di tulis buyar ╥﹏╥

Sorry aku pub nya mood moodan karena nulisnya susah(┬┬_┬┬)

Aku ga yakin masih ada yg baca, soalnya sebelum hiat jg sepi.

20 Days [ChanHun] (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang